
"Ma,apa mungkin dia benar-benar menghawatirkan ku?atau apakah dia hanya menghawatirkan anak yang di dalam kandungan ku?",tanya Cherly pada sang mama yang sekarang duduk di samping nya.
"kalau mama lihat-lihat,dia tidak hanya memperhatikan anak di dalam kandungan mu dia juga perhatian sama kamu nak,dia adalah pria yang baik,mungkin juga suatu saat nanti dia akan mencintai mu!",ucap sang mama.
''akh aku tidak yakin ma,aku pernah dengar seorang raja tidak akan cukup dengan satu wanita,dia memiliki selir ataupun simpanan,aku hanyalah wanita yang tidak sengaja di tiduri ma tidak akan pernah ada cinta!",ucap Cherly terdengar suara nya sedih.
''kamu jangan bicara seperti itu,itu adalah raja jaman dulu sekarang tidak ada yang seperti itu lagi,sayang kamu harus menerima takdir mungkin kalian akan bisa saling mencintai nanti!",ucap wanita paruh baya itu meyakinkan putrinya.
***
📞"kenapa mama tiba-tiba ingin mereka menikah secepatnya?",tanya tuan Albert mendengar permintaan istri nya itu.
"apa papa tidak tau hari ini penyusup datang ke kerajaan dan diam-diam ingin menembak Cherly untung saja Cherly tidak tertembak,dan apa papa tahu Atalia melakukan hal yang begitu nekat Bahkan membahayakan nyawanya sendiri tadi,dan mama sangat khawatir padanya jadi mama ingin mereka menikah sehingga David bisa menjaga Atalia agar tidak melakukan hal-hal yang berbahaya!",jelas Yoria panjang lebar.
"lagi pula apa papa tidak mau menggendong cucu secepatnya kalau aku sih benar-benar sangat menantikan dan tidak sabar lagi pa!",tambah Yoria lagi.
📞,"benar juga,kita akan mengaturkan nya secepatnya tapi Setelah pernikahan Arkana dan Cherly!",ucap Tuan Albert membuat Yoria sangat senang mendengarnya.
"Terimakasih pa!",ucap Yoria kemudian langsung memutuskan telfon dengan perasaan yang sangat bahagia.
"akhirnya aku akan menggendong cucu!",gumam nya kegirangan.
***
pukul 10.35 malam di kamar Atalia
Ia sedang melakukan panggilan video dengan David yang tampak sedang bekerja,tapi menghentikan pekerjaannya dan sekarang melihatnya dengan tatapan khawatir dari layar ponsel.
"Apa kau terluka?kenapa kau sampai melakukan hal yang membahayakan nyawamu sendiri?",tanya David.
"karna itu adalah tugasku!",jawab Atalia dengan wajah tanpa dosa.
"sudah jangan di bahas lagi,kau sendiri kenapa baru sampai langsung bekerja kenapa tidak istirahat saja!?",tanya Atalia balik dengan menatap David tajam.
__ADS_1
"Aku ada pertemuan dengan klien penting besok,jadi harus mengerjakan proposal nya lagi pula di sini juga masih jam delapan malam,ini sebentar lagi juga sudah selesai,setelah ini aku akan langsung istirahat!,kenapa kau belum tidur padahal disana sudah sangat larut malam!",ucap David dengan memicingkan matanya.
",tidurlah sekarang!",ucapnya lagi.
"hm baiklah,kalau begitu aku akan tutup telfon nya sekarang selama malam!",ucap Atalia ingin memutuskan telfon tapi David langsung menghentikan nya.
"tidak jangan dimatikan! biarkan saja terus begini aku ingin melihatmu tertidur!",ucap David dengan kebiasaan nya.
"tidak bisa,aku tidak akan bisa tidur kalau begitu!",tolak Atalia dengan wajah bersemu merah, meskipun mereka sudah pernah melakukan hal itu sebelum nya tapi tetap saja.
"ayolah,waktu itu kau juga bisa tidur begitu!",ucap David dengan nada memohon.
pada akhirnya Atalia mengalah dan tidur dengan Panggilan video yang tidak dimatikan.
David senyum-senyum sendiri melihat Atalia yang memejamkan mata dengan ragu-ragu,ia kembali melakukan pekerjaan nya sesekali melihat Atalia yang tampak memaksakan matanya untuk tutup,tapi pada akhirnya Atalia benar-benar memejamkan matanya dan tertidur dengan nyenyak.
setelah beberapa saat David akhirnya menyelesaikan pekerjaan nya,ia tak berhenti tersenyum melihat wajah Atalia yang begitu menggemaskan saat tertidur,ia menghela nafas dan membaringkan tubuhnya di tempat tidur masih belum bisa mengalihkan pandangan nya dari Atalia,sampai ia tertidur dengan tersenyum Terasa seperti tidur bersama saling berhadapan.
***
Ia tersenyum melihatnya,kemudian keluar dan menutup pintu dengan pelan agar tidak menganggu nya.
kemudian ia pergi ke kamar Atalia melihat Atalia yang sudah tertidur,ia menghela nafas panjang padahal ia ingin mengatakan sesuatu yang penting tapi juga tidak ingin mengganggu Atalia,jadi ia memutuskan mengatakan nya besok saja.
"yang mulia,untuk apa ponsel ini?",tanya asisten nya yang tiba-tiba saja datang.
''entahlah tapi aku merasa itu akan berguna untuk Atalia?",ucap Arkana kemudian mengambil ponsel itu dari tangan asisten nya dan berlalu pergi menuju kamarnya.
sang asisten bingung mengangkat kedua bahunya kemudian berlalu pergi dari sana.
***
hingga setelah pagi hari,Atalia membuka matanya dan melihat kalau panggilan video masih berlangsung,sudut bibirnya tertarik saat melihat wajah David di layar ponselnya,pria itu masih tertidur dengan pulas nya karna waktu di sana memang berbeda.hingga suara ketukan pintu membuatnya tersadar.
__ADS_1
"Atalia apa boleh kakak masuk?",tanya Arkana dari balik pintu.
"akh ia masuklah kak!!",ucapnya meletakkan ponselnya tanpa memutuskan panggilan.
Arkana masuk setelah ijin Atalia.
"kau baru saja bangun?",tanya nya duduk di sofa.
"Iya,aku baru saja bangun ada apa kakak pagi-pagi sekali datang ke kamarku?",tanya balik Atalia dan menghampiri Arkana yang duduk di sofa.
"Aku menemukan ponsel penyusup itu,tidak tahu kau membutuhkan nya atau tidak!",ucap Arkana memberikan ponsel pada Atalia.
Atalia mengerutkan kening nya sembari menerima ponsel itu."Dia membawa ponsel?'',tanya nya cukup tertegun.
"iya,ponsel itu memakai pin tapi aku sudah membukanya hanya ada dua nomor disana!",jelas Arkana seketika membuat Atalia terkejut dan langsung membuka ponsel itu.
''mungkin dia ada menghubunginya?",gumam nya mencari riwayat panggilan.
hingga setelah melihat riwayat panggilan,benar saja ada riwayat panggilan terakhir,buru-buru ia berlari mengambil ponselnya dan melihat nomor asing yang semalam menelfon nya kemudian mencocokkannya.
nomor nya memang berbeda tapi Atalia tahu itu adalah nomor yang sama di gunakan oleh orang Tiongkok itu,ia tersenyum smrik.
kemudian mengotak-atik ponsel itu,ternyata ia meretas keamanan ponsel itu dan hasilnya menemukan dimana lokasi-lokasi yang pernah di kunjungi oleh si penyusup.
Arkana bingung yang sibuk mengotak-atik ponsel itu dalam waktu beberapa menit bahkan seperti tidak menyadari keberadaan nya disana.
"ada apa dengan ponsel itu?",tanya nya dengan penasaran.
"akh..maaf kak,ponsel ini sangat berguna!",ucap Atalia.
"benarkah?baguslah!",ucap Arkana,kemudian tiba-tiba terdiam.
"mm...Atalia sebenar nya apa yang kau sembunyikan dariku?,siapa sebenarnya penyusup yang datang semalam?, apakah mereka masih bagian dari orang yang membunuh orang tua kita?",Tanya Arkana tiba-tiba membuat Atalia tertegun.
__ADS_1
bersambung....
jangan lupa like komen vote rate terima kasih banyak semua atas dukungan kalian.