RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
persiapan Arkana


__ADS_3

Jet yang membawa Atalia dan Italia akhirnya lepas landas setelah banyaknya drama antara David dan Atalia dan juga antara Italia dan Pitter yang saling mengucapkan salam perpisahan sementara.


Pitter dan David masih berdiri di posisi dan melihat ke atas dimana jet yang membawa Atalia dan Italia masih belum begitu jauh bahkan masih terlihat besar.


''sejak kapan kau berpacaran dengan Italia?"tanya David pada Pitter tanpa menurunkan pandangan nya.


"Apa itu penting untukmu?",tanya Pitter dengan sinis.


"bukankah kau sudah berjanji pada bibi kau tidak akan menikahi wanita Eropa selain wanita Asia!?"tanya David membuat Pitter langsung menoleh ke arahnya.


''aku tahu itu,tapi apa boleh buat aku sudah mencintainya,lagi pula aku tahu alasan ibu tidak membiarkan ku menikahi wanita Eropa!"ucap Pitter dengan nada suara pelan membuat David menurunkan pandangan nya dan melihat Pitter,selama ini ia memang tidak tahu alasan di balik itu semua.


"kenapa?",tanyanya.


Pitter menghela nafas panjang,memang benar ia belum pernah menceritakan pada siapapun alasan di balik larangan ibunya termasuk kedua sahabatnya, ia hanya memberitahu mereka kalau ia di larang menikahi wanita eropa oleh ibunya,


"itu karna kedua adik laki-laki ibuku di habisi oleh kekasih mereka sendiri,kedua wanita itu berasal dari Eropa entah kenapa mereka tanpa alasan membunuh kedua pamanku dan lari begitu saja entah pergi kemana!",Pitter menceritakan pada David sesuai yang di ceritakan oleh ibunya dulu saat ia masih kecil.


David cukup terkejut mendengar itu,ternyata itu adalah alasan larangan Pitter mengenai tidak akan menikahi wanita Eropa.


"tapi aku yakin,tidak semua wanita Eropa seperti itu terlebih Italia dia adalah wanita yang lemah lembut dan sangat terbuka!,...dan lagi pula...aku sangat mencintai nya!",ucap Pitter tersenyum tipis.


David memukul pundak nya,"kau benar!"ucapnya kemudian berbalik dan masuk kedalam mobil kemudian di ikuti oleh Pitter.


***


"yang mulia,saya sudah menyiapkan mahar sesuai yang anda minta,juga ada beberapa set perhiasan dan hadiah lainnya!",ucap sang asisten melaporkan semuanya pada Arkana.


''baiklah,selanjutnya tunggu Atalia dan Italia mengatakan apa yang akan di berikan lagi!"ucap Arkana.


''baiklah yang mulia,saya permisi mengurus yang lainya dulu!",ucap sang asisten kemudian keluar dari ruangan itu meninggal kan Arkana sendiri.


Arkana mendegus pelan,ia sebenarnya khawatir kalau Cherly akan menolak lamaran nya mengingat bagaimana Cherly menolak nya saat mengatakan akan menikahinya.


setelah beberapa menit terdiam,ia akhirnya bangkit dari duduknya mengingat kalau adik-adiknya akan pulang tentu saja ia sangat bahagia akan melihat kedua adiknya itu,ia meminta kepala koki istana menyiapkan makan malam kesukaan Atalia dan juga Italia.


***


"aku menemukan tempat terakhir nona di Inggris yaitu di kerajaan tuan,dan nona juga keluar dari gerbang istana dengan menangis tersedu-sedu!dan tidak ada yang mengejar nya sama sekali!"

__ADS_1


"mungkinkah orang dari kerajaan yang sudah merusak nama baik adik ku?"tanya Zen kakak Cherly ataupun asisten tuan Albert.


",mungkin saja tuan Zen,karna kondisi nona saat di rumah sakit masih baik-baik saja dan tidak ada yang terjadi apa-apa padanya,saya yakin karna itu adalah tempat terakhir nona setelah itu ia langsung kembali ke negara Z ini!",ucap kepercayaan Zen itu.


"terus cari tahu lebih dalam,siapa orang istana yang sudah melakukan hal itu pada Cherly,"ucap Zen.


''tapi itu akan membutuhkan waktu beberapa hari tuan,karna ini menyangkut orang-orang di dalam kerajaan!,"jelasnya.


''aku tahu,jika memang pria itu tidak di temukan setelah papa menemukan pria yang akan menikahi Cherly apa boleh buat,tapi kau harus tetap mencarinya!",jelas Zen kemudian pergi dari sana untuk


***


sore hari di kerajaan Atalia dan Italia baru saja kembali,setelah membersihkan diri,Italia memilih untuk beristirahat sebentar sedangkan Atalia pergi ke sebuah kamar besar yang kini tak di pakai lagi,itu adalah kamar Ratu Fingie dan raja Charles.


tempat itu kini di jadikan penyimpanan barang,tapi dalam ingatan Atalia masih jelas tata letak barang-barang di kamar itu saat kamar itu masih di pakai oleh ibunya dan juga ayahnya.


langkah nya berhenti tepat di posisi lemari dulu namun sekarang sudah tak ada lemari lagi di posisi itu tapi sebuah meja,bayangan dirinya saat kecil di masukkan oleh ratu fingie ibunya kedalam lemari lagi-lagi menghantuinya dan mengingat semua mimpi buruk itu lagi.


mungkin semua itu tidak akan pernah terhapus dari ingatannya,dan akan selalu menjadi mimpi buruknya seumur hidup.


"ibu ayah aku sudah menjadi wanita kuat sekarang,aku untuk seterusnya tidak akan membiarkan hal yang sama terulang kembali,aku akan melindungi kerajaan dan kakak juga Italia aku bersumpah meskipun itu akan mempertaruhkan nyawaku sendiri!"Ucap Atalia dengan lirih,pada dasarnya ia hanyalah seorang wanita yang lemah dan mudah rapuh jika mengingat ibunya lagi dan masa kecilnya yang kelam.


''mungkin!"ucapnya dengan tertawa sinis,terlahir dan menjadi mafia adalah pilihan nya dan ia sudah siap mempunyai banyak musuh dan menyelesaikan masalah dengan jalur mafia,ia memang sangat ingin hidup bahagia dan tenang seperti orang biasanya tapi jika musuh Masih ada tidak mungkin juga ia bisa diam saja.


bulir bening mengalir dari pelupuk matanya,tidak ada yang tahu sebenarnya wanita ini sangat mudah rapuh dan menangis tetapi ia mempunyai kekuatan untuk selalu bisa mengendalikan diri."Aku juga ingin mempunyai keluarga kecil Ayah,aku juga ingin menikah dan mempunyai anak bu memberikan kehidupan yang baik untuk mereka dan melindungi mereka!",ucap Atalia merosot di dinding,beberapa waktu yang lalu ia sangat bahagia memikirkan ia akan hidup bahagia dan mempunyai keluarga kecil karna tak mempunyai musuh dan penyakit kanker lagi,tapi setelah mendengar musuhnya keluar harapan itu begitu saja perlahan-lahan meredup,entah kenapa ia yang biasanya tidak pernah takut dan khawatir terhadap musuh,namun seorang musuh ini mampu membuatnya khawatir.


hingga pintu terbuka dan memperlihatkan sosok Arkana,melihat Atalia yang duduk di lantai dengan memeluk lututnya dan menangis,tiba-tiba hatinya bergetar sedih ia fikir sosok adiknya yang kuat tidak akan pernah seperti itu tapi sekarang ia melihat sosok Atalia yang selama ini ia tidak tahu tampak menyedihkan.


Ia berjalan mendekati Atalia yang sepertinya belum menyadari kedatangan nya,bayangan-bayangan Atalia yang sangat berani melawan musuh dan kuat melawan kanker kini pecah berkeping-keping di pikiran nya setelah melihat Atalia sekarang.


"Atalia!"panggilnya seketika membuat Atalia sangat terkejut dan dengan cepat bangkit dan membuang tatapannya untuk menghapus air matanya kemudian baru melihat Arkana yang memanggilnya.


"kenapa kakak ada disini?",tanya nya dengan memperhatikan senyumnya.


"Atalia kenapa kau selalu berpura-pura kuat?dan tidak pernah menunjukkan dirimu yang rapuh?"tanya Arkana dengan mata yang tak berkedip melihat adiknya itu.


"hah apa maksudmu kak?"tanya nya seolah tak mengerti.


"aku tahu,sebenar nya kau sama hal nya dengan wanita biasa yang mudah menangis dan berhati rapuh!"ucap Arkana mencoba agar Atalia tidak selalu berpura-pura kuat.

__ADS_1


wajah Atalia berubah datar,"kakak salah aku bukanlah wanita biasa!",ucapnya kemudian langsung melewati Arkana,ia tidak akan pernah mengakui hal itu.


***


malam hari di keluarga Cherly


"Papa sudah menemukan calon suami yang tepat untukmu!",ucap sang papa dengan serius.


memang bukan hal yang sulit untuk mencari pasangan untuk wanita seperti Cherly,terlebih orang-orang tahu putri wali kota itu sangat cantik dan berbakat juga wanita yang mengasikkan.


"Besok kita akan makan malam bersama keluarga nya,untuk membicarakan lebih serius lagi termasuk membicarakan kapan pernikahan yang cocok untuk kalian karna papa sudah mengatakan kalau pernikahan kalian akan di percepat!", jelas sang papa.


Cherly hanya menundukkan kepalanya,ia hanya akan menerima apa yang di putuskan papanya dan tidak akan bisa menolak.


sang mama dan Zen melihat ke arah nya dan ikut sedih tapi mereka juga tidak bisa melakukan apapun untuk membantunya.


sang papa menoleh sekilas kearah Cherly,sebenarnya ia juga tidak tega jika memperlakukan putri satu-satunya seperti itu,tapi itu juga untuk kebaikan nya dan tak lupa juga untuk keluarga,ia menarik nafas panjang bangkit dari duduknya.


"semua sudah di putuskan,besok kita semua akan pergi!",ucapnya kemudian berjalan keluar dari sana.


setelah beberapa saat sang papa pergi,Cherly langsung bangkit dan berjalan cepat keluar dari sana Bahkan saat sang mama dan kakaknya memanggil ia seolah tidak mendengarnya,bukan karna dia marah pada mereka tapi karna ia marah dan benci pada dirinya sendiri.


***


ke esokan paginya,Atalia dan Italia turun dari kamar mereka masing-masing sudah dengan pakaian rapi dan kedua nya tampak sangat cantik,sedangkan di bawah Arkana dan yang lainnya sudah menunggu dengan persiapan yang sangat banyak.


beberapa Mentri kerajaan dan pengetua akan ikut ke negara Z,bersama mereka.


Arkana tampak gugup,membuat Atalia menepuk pundaknya dan tersenyum,"tidak perlu ada yang di khawatirkan kak,semua akan berjalan dengan baik!,meskipun kakak sudah melakukan kesalahan tapi aku bangga pada Kakak yang mampu bertanggung jawab!"Ucap Atalia memberi semangat untuk Arkana.


"ya terimakasih!"ucap Arkana membalas senyum Atalia.


"yang mulia,pesawat sudah di siapkan dan kita bisa berangkat sekarang!!",ucap asisten nya itu,pada akhirnya mereka semua keluar dari kerajaan itu dan berangkat ke tempat dimana pesawat kerajaan.


"Ayah Ibu doakan aku,semoga semuanya lancar!!dan dia menerima ku!",gumam Arkana melihat ke atas ia seperti merasakan kedua orang tua mereka ada di dalam kerajaan itu dan sekarang berdiri di atas tangga dan tersenyum padanya.


bersambung.....


jangan lupa like komen vote ya makasih.

__ADS_1


__ADS_2