RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
Aku bukan putra kandung mu


__ADS_3

"Ayah,kenapa kau menangis?"tanya Atalia membuat Tuan Albert terkejut tidak tahu sejak kapan Atalia berada di sana,ia mencoba menghapus air mata nya tapi ia tak bisa bergerak.


Atalia menghela nafas panjang,orangtua mana yang tidak akan sakit hati jika melihat anak yang di besarkan bersikap jahat padanya bahkan ingin mencelakainya,sebagai orang tua dia pasti merasa sangat gagal mendidik putranya.


"kenapa kau menangis?"tanya Atalia menghapus air mata tuan Albert dengan tangannya.


"tidak apa-apa"jawab Tuan Albert dengan memperlihatkan wajah tenangnya,namun dari matanya yang merah tidak bisa berbohong.


"Ayah tidak perlu berbohong aku sudah tahu semuanya dan hal itu ingin ku beritahu,melalui cara ini ayah bisa melihat sendiri sifat Jayn yang sebenarnya"ucap Atalia dengan berkata serius.


"aku juga tidak tahu kenapa Jayn bisa tiba-tiba berubah seperti itu,dia bukan seperti ini dulu dia adalah anak penurut meski seringkali membuat masalah"ucap Tuan Albert dengan mata yang kembali merah dan berkaca-kaca.


"sebenarnya bukan itu suprisenya"ucap Atalia menje ucapanya.


"tidak boleh beritahu sekarang!"ucap Atalia menahan diri.


"apakah ada hal yang mengejutkan lagi?aku takut jantung ku yang sudah berusia 47 tahun ini tidak kuat lagi"ucap Tuan Albert dengan wajah serius dan datar tapi matanya masih merah.


"Sebenarnya ini bukan hal yang membuat ayah sedih nanti"ucap Atalia kembali menahan ucapannya.


"Ya baiklah,ayah ingin istirahat kau boleh keluar dulu"ucap Tuan Albert dengan menutup mata,membuat Atalia murung dan terdiam berdiri sebentar kemudian berbalik dan keluar.


''maafkan aku ayah,aku tidak ingin yang mengatakan nya lebih dulu,tapi aku ingin Jayn yang mengungkapkan nya sendiri''ucap Atalia dalam hati berjalan di koridor rumah sakit.


***


di sisi lain Pitter masuk ke dalam ruangan David dengan sangat tergesa-gesa.


"David!David!"ucap Pitter dengan nafas ngos-ngosan berdiri di depan meja David.


"bukan kah aku sudah bilang jangan ganggu aku siang ini!!"geram David menghentikan pekerjaan nya dan menatap Pitter kesal.


"maafkan aku,tapi ini adalah hal yang sangat penting!"ucap Pitter dengan wajah serius.


"benarkah,apa lebih penting dari pada proyek ini!"ucap David yang memang benar adanya,mereka mendapat proyek besar kali ini dan ia sedang mengerjakan dokumentasinya.


Pitter langsung menunjukkan layar gawainya di depan mata David,"lihat ini!"ucap Pitter menunjukkan berita terpanas di asia dan di luar Asia sekarang.


David sangat terkejut bahkan tak bisa berkata-kata apa lagi,"perusahan Jhon berubah nama?"ucapnya tak mampu percaya.

__ADS_1


"benar nama perusahan Jhon telah di ganti sekarang yaitu perusahan DAV!"ucap pitter dengan lantang dan tatapan serius.


"bukan hanya itu,pemilik perusahan Jhon sekarang juga sudah berpindah tangan,perusahan itu bukan lagi milik keluarga Jhon dan juga seluruh harta dan aset-aset keluarga Jhon semua nya juga sudah berpindah tangan!"ucap Pitter lagi membuat David semakin tak percaya.


"bagaimana bisa?"tanya David pada Pitter.


"Aku juga tidak tahu pasti"jawab pitter yang memang benar adanya.


''David lihatlah apa yang dikatakan orang-orang"ucap Pitter melihat komentar di bawah berita itu,David melihat Pitter.


"mereka mengatakan kalau kau merebut perusahan itu dan mengubah nama nya menjadi awalan nama mu,dan merebut semua harta keluarga Jhon bahkan dengan tega menjobloskan seluruh keluarga Jhon ke penjara"ucap Pitter setelah membaca kebanyakan komentar-komentar.


"apa yang sudah terjadi pada mereka"ucap David dalam hati,ia cukup khawatir dan tidak bisa tenang,ia sama sekali tak peduli dengan pendapat orang-orang mengenainya karna ia merasa tak melakukannya.


''bukan kah yang di katakan oleh mereka memang benar Dav adalah awalan nama mu''ucap David.


''apa mungkin sesuatu telah terjadi pada keluarga jhon''ucap Pitter.


"apa ingin aku menghubungi keluarga Jhon?"ucap Pitter lagi yang langsung mendapat tatapan dari David.


"Aku saja yang menelfon mereka!"ucap David mengambil ponsel dan menghubungi nomor Qania tapi sama sekali tak ada jawaban,ia mencoba menghubungi justin dan juga kakek Jhon tapi juga tak ada yang menjawab bahkan tidak aktif lagi hal itu semakin membuat nya semakin tidak tenang dan khawatir apa yang telah terjadi paa mereka.


Pitter juga khawatir,"mereka sama sekali tidak mengangkatnya?"tanyanya.


"halo!"sambar David cepat.


📞"halo tuan David!"ucap seseorang di balik telfon dengan nada tertegun.


"dimana kakek dan yang lainnya?"tanya David cepat.


📞"kakek dan yang lainnya berada di penjara tuan!!"ucap pria itu.


David yang mendengarnya sangat terkejut bahkan membelalakan matanya.


"bagaimana bisa masuk penjara?"tanya David,membuat Pitter yang mendengarnya terkejut dan langsung mendekati David dan mendekatkan telinga ke ponsel David.


📞"saya juga tidak tahu jelas kronologinya tuan,saya juga baru mengetahuinya hari ini waktu itu saya diberi cuti oleh kakek dan saya pergi ke luar negri menemui keluarga saya"jelas sang asisten yang memang benar adanya.


"mereka berada di kantor polisi mana?"tanya David dengan nada serius dan dingin.

__ADS_1


📞"di kantor polisi pengadilan tinggi tuan"jawab pria itu.


"baiklah!"ucap David.


"Apa kau akan pergi kesana?"tanya Pitter setelah David memutuskan telfon.


"Iya,tapi setelah aku menyelesaikan proyek ini"ucap David menekan rasa khawatirnya dan melihat kembali proposal dokumentasinya.


"Bukankah itu akan memakan waktu lebih dari satu minggu?"Pitter berbicara dengan pelan.


"Sudah jangan ganggu aku,kau bisa keluar sekarang"ucap Davib berbicara dengan wajah datar dan dingin,membuat Pitter mendegus kemudian berjalan keluar dari sana.


David benar-benar kembali fokus bekerja menyelesaikan proposal nya.


***


Ke esokan harinya saat Tuan Albert sedang tertidur,Jayn masuk kemudian menutup pintu dengan tak sopan alis dengan keras sehingga membuat istirahat Tuan Albert terganggu.


Tuan Albert menoleh ke arah pintu ia sangat tertegun melihat Jayn kembali lagi dia fikir Jayn benar-benar tidak akan datang lagi,ia juga menyiap kan hati entah apa lagi yang akan di lakukan Jayn nantinya.


"selamat pagi menjelang siang ayah ku"ucap Jayn dengan tersenyum mendegus dan melipat tangan menatap nya dengan tatapan nanar dan mengejek.


"bagaimana,bukankah menyenangkan kau tidak perlu lagi bekerja hanya tidur,makan di layani mandi juga hanya di lap itu benar-benar kehidupan yang bahagia bukan?"ucap Jayn kemudian membuka dokumen yang di bawanya tadi.


"besok adalah hari dimana aku akan benar-benar di sahkan menjadi pemilik perusahan Albert,seluruh pemilik saham di perusahan dan juga direktur-direktur sudah setuju dan akan menetapkan ku besok"ucap Jayn mengatakannya dengan bangga nya.


Tuan Albert tak bisa berhenti untuk kembali bersedih ia masih sangat tidak bisa terima dengan perubahan sikap Jayn yang sangat besar,ia menatap Jayn dengan mata berlinang.


"kau tidak perlu sesedih itu,mereka meminta ku membawa mu besok kepelantikan itu tanda bahwa kau memang memberikan nya padaku secara sukarela"ucap jayn sembari mengambil stempel dan meletakkan dokumen di depan Tuan Albert.


Jayn mengambil tangan Tuan Albert dan meletakkan tiga jari tuan Albert di stempel kemudian meletakkan nya di bawah nama Albert dalam dokumen itu.


setelah mendapatkan stempel jari tuan Albert pengalihan harta dan seluruh aset-aset Tuan Albert,Jayn sangat bahagia ia mencium kening Tuan Albert.


"terima kasih Ayah ku tercinta"ucap jayn menutup dokumen dengan baik-baik.


"karna aku sudah mendapatkan semuanya,aku ingin mengatakan sesuatu yang sangat penting..."ucap Jayn dengan misterius.


"kau harus tahu Aku bukanlah putra kandung mu!"ucap Jayn dengan serius dan lantang,ia menoleh ke arah Tuan Albert yang sekarang sangat tertegun.

__ADS_1


"aku tidak berbohong,aku memang bukan putra kandung mu"ucap Jayn tanpa peduli lagi ia berjalan keluar dari sana meninggal kan tuan Albert.


bersambung....


__ADS_2