
Atalia langsung berlari ke lemari pakaian nya.
David duduk di sisi kasur dengan jantung yang berdebar dan tubuh yang memanas,bayangan tubuh basah Atalia yang hanya di lilit handuk kecil sehingga memperlihatkan Kulit putih segar nya.
ia berusaha mengatur nafas nya dan menetralkan tubuh nya yang tidak nyaman.
"kenapa kau tiba-tiba berada di rumah ku dan berada di kamar ku!!",Tanya Atalia keluar dari lemari pakaiannya dan sudah lengkap memakai pakaian tidur nya, sekarang berdiri di depan David melipat tangan di depan dada menunjukkan ekspresi kesal.
"Aku...aku tidak bisa tidur sendiri di apartemen ku!",jawab David dengan enteng nya.
"lalu Kenapa kau tidak pergi ke apartemen Pitter atau kau mengajak nya menginap di apartemen mu? kenapa harus datang ke rumah ku dan membuat ku terkejut,kau tahu itu tidak sopan!", ujar Atalia memperingati David dengan tegas.
David tiba-tiba menunjukkan wajah sedih nya dan mata yang berkaca-kaca melihat wajah Atalia,"kau tidak menyukai ku?apa kau mengusir ku?", tanyanya dengan ekspresi bayi yang menggemaskan sedang di marahi.
Melihat Atalia yang memalingkan wajahnya,David mengambil kesempatan menarik Atalia lebih dekat dengan nya dan langsung memeluk pinggang ramping itu tentu saja hal itu membuat Atalia Sangat terkejut.
"David kau kenapa kekanakan sekali",ucap nya menoleh ke bawah dimana David menempelkan wajahnya di Perut ramping milikinya dengan mengangkat wajah ke atas sehingga tatapan mereka bertemu.
"Aku mohon,ijinkan aku tidur di sini aku tidak akan bisa tidur tanpa memeluk mu!", ucap David lagi dengan mata berbinar penuh harap.
Atalia tidak percaya dengan wajah David yang begitu lucu seperti anak anjing berwarna hitam dan sedang mengeluarkan lidahnya.
"pria ini benar-benar tidak waras!",gumam nya tak tahan dengan keimutan David bak anjing kecil.
"huft...mm!",jawabnya dengan wajah kesal melihat ke arah lain tidak ingin melihat wajah David.
__ADS_1
"benarkah? terimakasih sayang!!",ucapnya dengan sangat senang tiba-tiba berdiri dan mengangkat Atalia ala bridal style.
"David kau mau membawa ku kemana?!!",Tanya nya dengan wajah merona saat David mengangkat nya dan berjalan keluar dari kamar.
David menurunkan pandangan nya melihat wajah merona Atalia yang selalu ia sukai,ia tidak menjawab pertanyaan Atalia Hanya tersenyum saja sembari terus melangkah menuruni tangga.
...
hingga saat mereka sudah berada di lantai utama David masih tidak menurunkan nya bahkan membawanya ke taman belakang,dan baru menurunkan nya.
seketika ia menutup mulutnya karena terkejut melihat lampu berwarna-warni yang menghiasi pohon-pohon di sana,"ini? apakah ini kencan",Tanya tidak mengerti saat melihat di tengah-tengah taman itu ada sebuah meja dan dua kursi dan bunga mawar merah di atas meja itu,ia pikir David memang ingin berkencan dengan nya.
David terkekeh mendengar ucapan Atalia,ia tidak menjawab pertanyaan Atalia tapi melihat jam tangan nya yang sudah menunjukkan tepat pukul 12.00 malam."selamat ulang tahun!",ucapnya dengan suara pelan,tapi Atalia yang mendengar itu sangat terkejut dan langsung berbalik melihat David yang berdiri di belakang nya.
"selama ulang tahun",ucap David sekali lagi dengan tersenyum saat melihat Atalia hanya diam saja namun dengan mata berkaca-kaca.
David menghapus air mata atalia dengan kedua ibu jarinya,"bagaimana bisa kau melupakan ulang tahun mu sendiri!",
"terima kasih!",ucapnya dengan menangis langsung memeluk David dengan sangat erat.
selama ini ia tak pernah sekalipun merayakan ulang tahunnya dari tahun ke tahun membuatnya perlahan-lahan melupakan hari kelahiran nya dan menganggap nya tidak penting,tapi hari ini David merayakan ulang tahun nya yang bahkan ia tidak tahu ulang tahun ke berapa.
"sudah jangan menangis lagi!",David melepaskan pelukan Atalia dan memegang bahu nya, kemudian kembali menghapus air mata Atalia.
"ayo ikut aku!",ucapnya kemudian menggenggam tangan Atalia dan menarik nya ke tengah taman dimana sudah di siapkan meja dan kursi dengan suasana yang sangat romantis.
__ADS_1
David menarik kursi itu dan mempersilahkan Atalia duduk,"tunggu sebentar!",ucapnya pergi meninggalkan Atalia yang sudah duduk.
"ini benar-benar indah,apa dia sendiri yang mendekorasi nya?",gumam nya memperhatikan ke sekeliling yang sangat indah dengan lampu-lampu kecil yang berwarna-warni.
"aku ingat terkahir kali merayakan ulang tahun ku di usia 3 tahun bersama dengan Itali,di rayakan oleh banyak orang dengan kue princess yang sangat besar", ucapnya dalam hati dengan menghapus air matanya yang masih mengalir.
"selamat ulang tahun Istriku!",ucap David tiba-tiba muncul dengan membawa kue ulang tahun dengan lilin yang berangka 24.
Atalia menutup mulut masih tak percaya kalau ia merayakan ulang tahun setelah sekian lamanya.
David kemudian meletakkan kue ulang tahun itu di depan Atalia,"sebelum meniup lilin nya,kau harus membuat berdoa meminta sesuatu di usia mu yang ke 24 tahun!",ucap David terkekeh saat Atalia akan meniup lilin tanpa membuat permohonan dan itu lah yang memang di lakukan semua orang sebelum meniup lilin nya namun Atalia tampak nya melupakan hal itu.
"aku sampai lupa!",ucapnya dengan mata merah dan hidup merah karna menangis, kemudian ia membuat permohonan.
"di usia ku yang ke 24 tahun ini,aku ingin kehidupan yang tenang tanpa ada musuh lagi,aku juga ingin memulai hidup baru menikah dengan pria di depan ku dan memiliki keluarga yang bahagia, begitu pun dengan orang-orang terdekat ku agar mereka juga bahagia!aku sangat mencintai pria ini jadi tolong jaga dia selalu untuk ku!",ia berbicara dalam hati membuat permohonan.
kemudian ia meniup lilin nya membuat David langsung bertepuk tangan bahagia saat melihat Atalia yang tersenyum dengan cerah setelah meniup lilin itu.
"kau tahu,aku bahkan tidak ingat kalau hari adalah hari ulang tahun ku,aku tidak pernah merayakan nya lagi selama ini karena itu aku lupa, terimakasih sudah membuat semua ini untuk ku!", ucapnya berterima kasih dengan sungguh-sungguh.
"aku akan melakukan semua hal agar kau bahagia, aku sangat mencintai mu Atalia aku bahkan akan memberikan kehidupan ku padamu jika kau mau,tapi satu hal aku tidak bisa melihat mu menangis dan bersedih aku juga tidak ingin kau mempunyai beban pikiran aku ingin menanggung semua itu",ujar David memegang tangan Atalia yang terletak di atas meja.
"terimakasih,tapi aku akan bersedih dan menangis jika kau kenapa-napa jadi aku minta kau harus menjaga diri mu juga jangan biarkan terjadi apa-apa padamu agar selalu bisa melindungi dan membahagiakan ku!",ucap Atalia mengangkat jari kelingking nya.
David menyatukan kelingking nya di jari kelingking Atalia,"aku janji!",ucapnya kemudian berdiri tapi kemudian membungkuk mengangkat wajah Atalia dan mencium nya.
__ADS_1
bersambung....