
Seorang pria paruh baya dan seorang wanita yang tak lain adalah Raja dan Ratu di kerajaan itu,memasuki kerumunan itu dengan langkah santai.
Namun saat melihat siapa yang menjadi publik figur yang sekarang di pertonton kan oleh banyak orang di sana,kedua nya sangat terkejut.
"Mommy daddy....hiks...hiks!!"tangisnya.
"Zahra!!!!!!"teriak sang ratu dengan suara melengking keras,tubuh nya bahkan bergetar melihat kondisi tubuh putri nya di pertonton kan orang.
Sedangkan sang raja hampir saja serangan jantung,tubuh nya bergetar karna amarah sampai ubun-ubun,karna tak bisa menahan amarah lagi iya berjalan ke arah putri nya itu.
Plak!!!!!!!....
Tamparan yang sangat keras mendarat di wajah putih mulus Zahra,bahkan membuat wanita itu tersungkur dari tempat tidur ke lantai,hingga membuat lutut nya memar dan sudut bibir nya mengeluar kan darah.
Semua orang berbibisik-bisik melihat kejadian itu.
"Zahra!!!!yang mulia!!!"teriak sang ratu itu lagi langsung berlari dan berjongkok ke arah putri nya itu,kemudian menarik kain yang melekat pada pakaiannya dan memakaikan pada Zahra.
"Mommy!!"isak nya memeluk sang mama dan menyembunyikan wajah nya di dada sang ratu,iya tak berani melihat orang-orang di sana yang seperti nya merekam nya.
"Mommy hiks...mereka merekam ku ini sangat memalukan...ha...hiks!!"tangis nya terisak-isak.
"Apa yang kalian lakukan di sini!!keluar!!!"teriak Ratu itu sangat marah dan emosi.
Namun tak ada yang bergerak,mereka masih melihat pertunjukkan itu bahkan sbagian dari mereka tetap merekam nya.
"Bukan kah ini tontonan yang sangat menarik!!kenapa menyuruh kita keluar!!"
"Benar,melihat tubuh putri Zahra mungkin sekali seumur hidup!"
"Tidak mungkin,lihat saja dia berani bermain di pesta istana,mungkin saja kita juga bisa membeli nya dan meniduri nya sampai puas haha!!"
__ADS_1
"Haha benar-benar!!"
Ucap orang-orang di sana yang kebanyakan pria namun juga banyak wanita,karna kamar itu juga cukup luas.
"Keluar!!!!"teriak Sang raja dengan sangat marah,dan meraih Vas bunga yang ada di samping nya dan melempar nya ke arah pria yang mengatakan untuk membeli putri nya tadi dengan sangat keras,sehingga membuat vas itu pecah di dahi nya hingga membuat pria itu langsung pingsan dengan mengeluarkan banyak darah di dahi nya.
Wanita-wanita di ruangan itu yang melihat nya sangat ketakutan sampai berteriak,melihat sang raja yang sangat marah membuat mereka semua berhamburan keluar dari kamar itu.
"jangan sampai aku mendengar kalau hal ini tersebar,kalau tidak kalian semua akan tahu akibat nya!!"teriak sang raja dengan menggema di ruangan itu dan suara nya penuh penekan.
Setelah semua orang keluar hanya tinggal 4 orang di ruangan itu,sang raja berbalik kembali ke arah tempat tidur di mana seseorang yang masih setia bersembunyi di dalam selimut.
Sementara sang ratu dan Zahra masih berpelukan dengan menahan malu yang amat besar.
"Masih ingin bersembunyi di sana!!"ucap sang raja dengan suara yang menyeram kan,bahkan membuat dua wanita itu merinding.
"Mo..mo..mohon yang mulia...jangan bunuh hamba mu ini...dia lah yang menggoda sa..ya"ucap Pria itu dengan ketakutan namun masih menyembunyikan tubuh nya di dalam selimut.
"Ba***an!!"teriak Sang raja dengan penuh emosi menarik selimut itu dengan kuat,sehingga selimut itu tertarik semua meninggal kan tubuh pria yang gemuk,buncit,beruban dan tua,yang tidak memakai sehelai benang pun.
"Diam!!!!!"teriak sang raja pada putri nya itu.
Sang ratu memeluk putri nya dengan erat,yang sekarang bergtar sangat hebat.
"Kau!!!berani nya melakukan itu pada putri ku!!!!!akan ku habisi kamu!!!!"teriak Sang raja menarik pedang yang di tubuh nya,yang tadi nya hanya untuk figuran pakaian dalam acara.
"Jangan!!!!!aku adalah.....!!"belum sempat pria itu melanjutkan ucapan nya,pedang sang raja sudah berhasil masuk ke dalam dada nya,hingga membuat pria itu langsung mati.
Tanpa mereka ketahui seseorang yang berada di balik kaca,akan menjadi mimpi buruk selaNjut nya.
Kebetulan Zahra yang melihat ke arah kaca jendela diam sejenak,memperhatikan lekat bahwa orang di balik kaca itu adalah manusia yang menonton mereka,namun iya terkejut saat melihat sosok Atalia yang iya kenal,bahkan orang itu nampak tersenyum mengejek ke arah nya,kemudian berbalik.
__ADS_1
Zahra bahkan tidak bisa bersuara karna melihat hal itu yang membuat nya sangat syok dengan semua kejadian hari ini.
...
Atalia melompat ke pagar pembatas balkon,kemudian berdiri dengan mengatur keseimbangan tubuh nya,tanpa ragu iya melangkah kan kedua kaki nya ke udara membuat nya langsung terjun,dari lantai 2 yang cukup tinggi itu.
Tepat saat itu seseorang yang berdiri di luar isatana,membeku saat melihat seperti seorang peri turun dari langit yang begitu indah,pria itu tak lain adalah Clark yang memang sedang menelfon seseorang hingga iya keluar untuk menghindari suara yang berisik di dalam istana.
Namun karna dalam kegelapan dengan hanya sedikit cahaya,hingga tak bisa melihat wajah wanita yang turun dari langit itu,namun saat wanita itu semakin turun ke bawah dan mendarat tak jauh dari nya,iya sangat terkejut.
Atalia mendarat dengan baik tanpa sedikit pun lecet,Iya menepak-nepak tangan nya yang sedikit kotor karna membantu nya mendarat,dan langsung berbalik,namun langkah nya terhenti mendapati pria yang berjalan semakin dekat ke arah nya.
"Siapa kau!!"ucap Clark melangkah kan kaki nya mendekati Atalia yang sekarang juga melihat ke arah nya.
"Apakah itu kau... Atalia?"tanya Clark ragu-ragu terlebih karna wajah Atalia yang benar-benar berbeda dari biasa nya, namun karna tadi nya dia melihat wanita di depan nya itu berjalan masuk bersama dengan David dan Pitter,dan juga sempat bertanya pada David kalau itu benar-benar Atalia tadinya.
Atalia melihat ke sekitar nya,dan sedikit mendegus halus,iya membuat gerakan isyarat tubuh,"Seseorang mendorong ku dari lantai atas,untung saja aku sedikit tahu cara meringan kan tubuh"ucap Atalia melalui gerakan isyarat tubuh.
Atalia melihat ke sekitar nya,dan sedikit mendegus halus,iya membuat gerakan isyarat tubuh,"Seseorang mendorong ku dari lantai atas,untung saja aku sedikit tahu cara meringan kan tubuh"ucap Atalia melalui gerakan isyarat tubuh.
Clark sedikit sulit menerima alasan Atalia,apalagi iya melihat ke lantai atas dimana Atalia terjun bebas iya hanya tau kalau Atalia gadis biasa yang tidak bisa apa-apa, kalau di sana tidak ada siapa-siapa.
Atalia kembali membuat gerakan isyarat tubuh,"sebenar nya aku tidak ingin mengatakan nya,kalau ada 3 orang wanita yang tadinya bersama Zahra mereka yang mendorong ku"ucap Atalia melalui gerakan isyarat tubuh lagi.
Clark mendegus,"mereka?pantas saja karna mereka adalah teman Zahra jadi mereka selalu sesuka hati nya,maafkan atas kejadian ini aku pasti akan memperingati mereka dan menyuruh mereka minta maaf"ucap Clark berbalik,iya ingin bertanya langsung pada 3 orang wanita itu dan jika benar iya pasti akan menghukum mereka dengan berat,namun jika mereka memang benar-benar tidak melakukan nya,Clark menoleh kembali pada Atalia ada rasa yang mengganjal di hati nya melihat ekspresi Atalia.
Atalia hanya berwajah tanpa ekspresi saat melihat Clark semakin menjauh,''mungkin kau tidak akan bisa bertanya pada mereka''gumam Atalia,kembali melangkah kan kaki nya ke dalam istana.
###
like
__ADS_1
komen.
vote...