
"bunuh?bunuh apa maksudmu!?"tanya pria tua yang bernama Tang Lin itu bertanya pada istrinya dengan sangat terkejut.
"Lin Ji...dia di bunuh seseorang pa!"ucap Dian dengan mata yang sudah sangat merah dan berair,mendengar itu Tang Lin sontak memegang jantung nya yang tiba-tiba sesak dan sakit membuat Dian menjadi panik.
Lin Ji adalah satu-satunya lagi harapan Lin tang,karna Putra nya yang bisa di andalkan tidak bisa di temukan lagi entah kemana pergi setelah kasus pembantaian keluarga kerajaan itu terungkap hingga diketahui seluruh dunia,dan sekarang lin Ji juga sudah meninggal.
''nanti aku menelfon mu lagi,besok aku akan sampai disana!"ucap Dian kemudian langsung memutuskan telfon.
"cepat pergi kerumah sakit sekarang!"ucapnya pada supir.
setelah sampai dirumah sakit,Dian kembali menelfon menantunya itu sedangkan Tang Lin sudah di rawat dokter.
"katakan bagaimana bisa dia di bunuh?",tanya nya dengan nada di tekan.
📞"aku juga tidak tahu ma,saat aku keluar gerbang aku menemukan satu peti dan satu koper di depan itu,dan pada saat aku membuka peti itu aku terkejut melihat kalau itu adalah mayat Xia yang sudah bersih,tapi pada saat koper itu terbuka....hik..."rasanya wanita itu tidak sanggup mengatakan nya,ia kembali menangis dengan tersedu-sedu dan menutup mulutnya dengan hati yang sangat hancur.
📞"didalam koper itu aku menemukan mayat Lin Ji ma,!!!"tangisnya semakin keras.
Dian menutup mulut nya tak percaya dan sangat syok dengan itu,air matanya lolos begitu saja saat mendengar bagaimana nasib cucu kesayangan nya.
"siapa yang berani melakukan nya!!aku pasti akan membunuhnya!!"ucapnya dengan suara bergetar karna menangis dan penuh kebencian.
📞"aku tidak sanggup ma,Suamiku juga hilang entah kemana sekarang putra ku juga meninggal!aku lebih baik mati saja ma!"tangisnya dengan pliu dan menyayat hati.
"Jangan melakukan tindakan bodoh!!aku aka segera berangkat kesana!"ucap Dian terdengar marah dan langsung menutup telfon.
"lihat saja aku tidak akan membiarkan orang yang membunuh cucuku lolos begitu saja,cucuku tidak akan bisa tenang sampai yang membunuh juga mati!"Garis-garis wajahnya terlihat menonjol meski pun sudah tua,bahkan kerutan wajah nya tidak terlihat karna setiap tahun ia melakukan perawatan dan bahkan sering kali melakukan operasi wajah sehingga ia terus terlihat muda dengan garis wajah yang jelas.
***
__ADS_1
Italia benar-benar tidak bisa berhenti untuk bahagia karna menghabiskan beberapa waktu bersama Pitter,entahlah ia juga tidak tahu kenapa bisa sebahagia itu.
ia menjatuhkan tubuhnya di atas kasur dan menatap lurus ke langit-langit kamarnya,''apa mungkin aku sudah jatuh cinta dengannya?aaaakh kenapa begitu deg-degan..."ia langsung menutup wajah nya dengan guling,dan menguling-guling di atas tempat tidur yang luas.
tiba-tiba ia berhenti dan memikirkan sesuatu,''apakah mungkin dia juga menyukaiku,karna itu mengajak ku makan sushi!!''memikirkan nya wajahnya langsung memerah bak tomat.
tiba-tiba ponselnya berdering,saat melihat siapa yang menelfon jantung nya berdetak lebih keras lagi,jangan tanya lagi Tentu saja Pitter yang menelfon ya,ia langsung duduk dengan gelisah,"tunggu-tunggu apa yang harus ku katakan,mm bagaimana aku akan berbincang dengan nya,aakh jangan begitu gugup angkat saja!",ucapnya pada diri sendiri kemudian mengangkat nya dengan perasaan yang gugup.
"ha..halo!"sapa nya dengan grogi.
📞"aku ada di depan rumah mu"
mendengar itu Italia langsung syok dan duduk dengan secepat kilat,''di depan rumah ku?untuk apa dia ada didepan rumah ku?"
📞"aku menemukan sebuah dokumen di mobilku dan menyadari kalau itu milikmu,dan tampaknya sangat penting karna itu aku putra balik untuk mengantarkan nya!apa perlu aku memberinya saja pada penjaga gerbang?",jelas Pitter agar Italia tidak salah paham dan berfikir yang macam-macam.
"akh tidak perlu jangan menganggu mereka aku,aku akan turun sekarang!"setelah mendengar nya Italia langsung merasa tenang dan dengan cepat turun dari tempat tidurnya dan berlari keluar kamar.
Ia cukup kesusahan membuka gerbang itu hingga penjaga melihat dan membantunya dan baru menyadari ada sebuah mobil di depan.
Pitter turun dari mobilnya dan memberi kan dokumen berwarna biru itu,"lain kali jangan begitu pelupa!"ucap Pitter membuat Italia langsung merona dan hanya bisa menjawab nya dengan anggukan kepala dan menerima nya.
Pitter meras begitu aneh dengan sikap Italia saa ini,biasanya selalu banyak bicara tapi sekarang menjawabnya saja tidak,heh aneh sekali pikirnya.
"kalau begitu aku pulang dulu!"ucapnya kemudian langsung masuk kedalam mobil meninggalkan lokasi itu.
"apakah anda baik-baik saja nona?"tanya Penjaga gerbang yang memang masih berada di belakang Italia karna takut orang asing baginya itu adalah orang jahat.
"aku baik-baik saja!"ucap Italia kemudian langsung berlari masuk kembali kedalam rumah.
__ADS_1
***
"aku ingin kalian menyelidiki keluarga Lin!"ucap Atalia pada Zacky yang berada di balik telfon sekarang.
📞"keluarga Lin?apakah maksud anda keluarga Lin Ji nona?",tanya Zacky memastikan.
"ya benar,aku ingin informasinya lengkap!"ujar Atalia.
📞_baiklah nona!"jawab Zacky kemudian sambungan telfon terputus.
Atalia duduk di tempat tidurnya dan memikirkan kembali ucapan Yoria yang mengatakan kalau marganya adalah Lin,ia yakin kalau Yoria ada hubungan nya dengan keluarga Lin Ji.
"Apa yang kau pikirkan?",tanya David yang tiba-tiba muncul dari balik pintu dengan membawakan air putih dan obat untuk Atalia.
"Tidak ada,aku hanya sedang memikir sesuatu saja"ucap Atalia kemudian menerima obat yang diberikan David padanya.
"Kau harus memikirkan kesehatan mu,jangan memikirkan hal-hal lain dulu!"ucap David memberikan air putih yang ada di tangan nya setelah Atalia selesai minum obat.
"Aku tahu!"jawab Atalia kemudian meneguk air yang ada di dalam gelas itu hingga habis.
"Semakin mengetahui tentang mu!aku semakin mengerti dirimu!"gumam David dengan tersenyum melihat Atalia.
keesokan harinya,Atalia dan David sudah bersiap-siap untuk berangkat membuat Yoria sangat sedih dan tidak rela jika harus berpisah dengan putranya dan juga Italia,tapi bagaimana pun ia tidak boleh ikut karna menemani suaminya.
"kalian jaga diri baik-baik!mama akan sangat merindukan kalian"ucapnya memeluk David dan Atalia bergantian.
"mama juga jaga diri baik-baik dan juga papa!",ucap David pada Yoria dan Albert.
bersambung...
__ADS_1
esps selanjutnya tunggu sebentar lagi ya guys