RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
membeli topi


__ADS_3

Atalia memukul jidatnya,pria-pria yang tampan dengan model rambut mereka sekarang sudah botak,ia melihat mereka satu persatu rasa terharu dan kesedihan nya tiba-tiba berubah menjadi ingin tertawa.


"pffft hahaha!!"tawanya memegang perutnya yang sakit karna tertawa.


mereka semua melihat Atalia dan tersenyum,Atalia terlihat begitu lepas.


"huh...haha kenapa kalian begitu lucu sekali!"ucapnya menyeka air di bawah matanya masih tidak berhenti tertawa,tapi ia langsung berhenti saat merasakan sesuatu menutupi kepalanya.


"berhentilah tertawa,itu tidak lucu sama sekali!"ucap David setelah memakaikan topi rajut pada Atalia,kemudian menarik kursi roda Atalia untuk keluar dari ruangan itu.


"aku akan membawa Atalia keluar jalan-jalan menghirup udara segar!"ucap David kemudian mendorong kursi roda Atalia keeluar.


"ya baiklah,berhati-hatilah!"ucap Paul mengingatkan.


"ya tentu!"ucap David kemudian keluar dari ruangan itu meninggal kan semua orang yang tampak mulai berdiskusi terkait perkembangan kesehatan Atalia.


***


didalam mobil


"apakah aku sangat tampan?"tanya David menyadari Atalia yang sedari tadi menatapnya.


"Kau tahu kau sangat mirip dengan aktor Hollywood yang juga berkepala botak,terlihat sangat seksi dan maskulin!apa lagi jika di tambahkan minyak maka akan terlihat kinclong persis seperti seorang yang baru saja selesai berkelahi"jelas Atalia membayangkan aktor Hollywood asal Afrika yang pernah ia temui.


"benarkah aku sangat mirip dengannya jadi kau menyukai ku seperti ini?"tanya David menoleh ke arah Atalia dengan tatapan devilnya.


"sebenarnya tidak juga,bedanya dia berkulit cukup sedikit cokelat berotot sangat besar sedangkan kau berkulit putih dan tampak langsing meskipun sebenarnya sangat berotot di dalam uhuk...!"jelas Atalia tiba-tiba berubah menjadi merona.


mata David menyipit seperti sedang menggoda Atalia,"kau pernah melihat tubuhku?"tanyanya tersenyum.


"bukankah aku pernah melihat mu tidak memakai pakian....maksud ku hanya memakai handuk sampai pinggang saja saat selesai mandi waktu itu!"ucap Atalia langsung memalingkan wajahnya.


David berubah bersemangat menggoda Atalia,"benarkah aku tidak ingat itu,lalu apa kau menyukai tubuhku?biasanya wanita paling suka otot perut apakah otot perut ku sesuai selera mu?"tanya David dengan suara menggoda membuat wajah Atalia memerah dan berdebar kencang.

__ADS_1


"tentu saja!!"jawabnya spontan tapi langsung menutup mulutnya saat menyadari apa yang baru saja ia katakan.


"aakh maksudku tidak!!!"ucapnya lagi dengan mengutuki kebodohannya.


"aku sangat senang kau menyukai nya!"ucap David menahan tawa saat melihat Atalia yang memejam kan mata kuat dan tampak dengan wajah yang sangat merah.


"diam!dan menyetirlah dengan baik!"pungkas Atalia tanpa melihat kearah David.


"baiklah-baiklah ngomong-ngomong kau terlihat sangat cantik,dengan kulit putih bersih dan mata biru yang indah!!bagaimana kalau selamanya tidak punya rambut saja!"ucap Atalia spontan membuat Atalia langsung menoleh ke arahnya.


"aku tidak akan pernah setuju dengan itu!"bantahnya cepat.


"jangan marah begitu,aku hanya bercanda!"ucap David menghentikan mobil dan turun,Atalia terheran kenapa mereka berhenti di mall.


David membukakan pintu untuk Atalia kemudian mengangkatnya dan menundukkannya di kursi roda yang sudah di keluarkan dari bagasi.


"aku tidak mau duduk disini!"Atalia berdiri tidak mau duduk di kursi roda.


"sudah tiga hari aku tidak menggunakan kakiku,kaki ku akan mati rasa jika tidak di gunakan!"ucap Atalia dengan nada tak bisa di bantah,David menghela nafas dan pada akhirnya setuju,ia kembali melipat kursi roda itu dan memasukkan nya ke bagasi.


***


David menarik tangan Atalia ke toko topi rajut yang paling mahal di mall itu,keduanya tidak tahu kalau itu adalah mall milik tuan Albert.


"kenapa kau menarikku kemari?"tanya Atalia setelah mereka sampai.


"tentu saja membeli topi untuk mu!"jawab David tanpa melihat ke arah Atalia,ia melihat topi rajut untuk wanita yang ada disana,semuanya terlihat sangat bagus ia bingung memilihnya.


"ambil yang ini saja!"ucap Atalia mengambil topi rajut hitam polos yang sangat lembut.


David melihat topi yang di pilih Atalia,"baiklah aku mau semua topi yang seperti ini!"ucap David menunjukkan topi yang di pakai Atalia pada pelayan toko itu.


"baiklah tuan!"ucap pelayan itu kemudian memasukkan topi-topi yang bermodelan sama dengan yang di tangan Atalia kedalam paper bag yang berjumlah banyak.

__ADS_1


"tunggu dulu kurasa itu tidak akan cukup!aku mau semua topi yang ada disini!"ucap David setelah memikir-mikirkan sampai kapan Atalia akan memakai topi.


Atalia sangat terkejut mendengarnya,ia tak mengedipkan mata mendengar ucapan David,''hei apakah pria ini kehilangan akal,apa dia fikir aku akan menjual topi!"ucap nya dalam hati.


bukan hanya Atalia saja yang terkejut,begitupun dengan para pelayan toko itu,tapi mereka terkejut bahagia karna barang di toko mereka habis dalam sekejap.


"aku tidak butuh sebanyak itu!"ucap Atalia menghentikan para pelayan toko itu,membuat mereka kembali murung.


"tapi setiap model topi di toko ini aku ingin dua dengan warna yang sama!"ucap Atalia membuat pelayan toko itu kembali merasa bahagia,dan dengan cepat langsung membungkuskan nya.


"dua dengan warna yang sama?"tanya David bingung menoleh ke arah Atalia.


Atalia tersenyum kemudian mengambilkan topi yang belum sempat di masukkan kedalam paper bag,kemudian memakaikan nya ke kepala David kemudian mengambil topi dengan model dan warna sama kemudian memakaikan padanya sendiri.


David langsung tersenyum sempurna saat sudah mengerti maksud Atalia.


"kau terlihat cukup lucu memakai topi seperti ini!"ucap Atalia tiba-tiba mencubit pipi David,tapi dengan cepat menarik tangan nya.


"ku pikir nona itu tidak akan membeli banyak ternyata dia juga sangat loyal!"


"lebih tepatnya mereka pasangan yang loyalitas!"bincang-bincang kedua pelayan itu mengikuti David dan Atalia dari belakang dengan membawa paper bag yang berisi topi untuk di bawa sampai mobil.


tidak jauh dari depan mereka terlihat Xia yang sangat terkejut melihat Atalia,tapi dengan cepat ia berbalik agar Atalia tidak melihatnya.


"bukankah dia mengidap kanker stadium akhir dan sedang terbaring di rumah sakit dan sebentar lagi akan mati!"gumam nya dengan sangat tidak percaya kemudian berjalan ke toko yang tidak jauh di sebelah nya.


tanpa diketahuinya ternyata Atalia memperhatikan nya,"gerak-gerik orang ini sangat aneh!"gumamnya memperhatikan punggung Xia yang berjalan cepat.


"kau ingin membeli sesuatu lagi?"tanya David memperhatikan ke arah yang di lihat David,tapi dengan cepat Atalia menggelengkan kepalanya.


"tidak"ucap Atalia kemudian kembali melihat lurus kedepan.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2