
Asisten Arkana yang akan mengetuk pintu kamar Raja seketika terkejut melihat Cherly yang tiba-tiba keluar dengan menangis dan pakaian yang berantakan,Cherly sama sekali tidak memperdulikan nya di pikiran nya sekarang ingin bersembunyi di bawah tanah yang paling dalam.
Cherly melewati nya dengan menyenggol bahunya tanpa sengaja tapi ia juga tidak peduli dengan itu,ia terus berjalan dan berlari menaiki tangga masih tak berhenti menangis.
Asisten itu melihat kepergian Cherly dengan rasa bersalah tapi,karna ingin Arkana baik-baik saja ia sudah mengorbankan seorang wanita yang tidak tau apa-apa,"maafkan saya,saya benar-benar minta maaf!"gumam nya tak.
tiba-tiba Arkana keluar dan langsung menoleh ke arah Cherly yang berlari di atas tangga.
"yang mulia..,"ucap Asisten itu menyapa Arkana dengan menundukkan kepalanya.
"Aku ingin menikahinya!",ucap Arkana membuat asisten itu langsung mengangkat kepalanya dengan terkejut.
"tapi yang mulia dia adalah rakyat biasa,apa anda yakin?"tanya Asisten itu sedikit khawatir.
Arkana langsung marah mendengarnya,Ia menatap tajam asisten nya itu,"Aku tidak peduli,bagaimana pun juga aku akan bertanggung jawab dan menjadi kan nya ratuku!"Ucap Arkana dengan bersungguh-sungguh.
Asisten itu menghela nafas,"Saya sebenar nya setuju-setuju saja yang mulia tapi bagaimana dengan perdana Mentri dan pengetua kerjaan",ujar Asisten itu.
"Aku akan menjelaskan nya pada mereka,sekarang cari tahu siapa wanita itu aku akan ingin melamarnya dengan cara terhormat,bagaimana pun juga aku sangat bersalah dalam hal ini dan tidak akan bisa termaafkan kecuali bertanggung jawab dan menikahinya!,sebelum itu katakan pada semua perdana Mentri dan pengetua untuk berkumpul di aula,"setelah mengatakan nya Arkana kembali masuk kedalam untuk membersihkan diri.
"baik yang mulia!"ucap asisten itu juga langsung pergi untuk menyelesaikan tugas-tugasnya.
***
"Cherly!!!",kedua dokter itu terkejut melihat Cherly yang tiba-tiba masuk dengan pakaian berantakan dan menangis.
"kenapa kamu menangis?"
__ADS_1
"ada apa dengan mu?",
tanya mereka terlihat sangat khawatir melihat keadaan Cherly yang tampak menyedihkan.
"Aku mau pulang!aku akan pulang hari ini!"ucap Cherly menjauh dari kedua orang itu dan mengambil pakaian nya kemudian masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan mengganti pakaian nya.
kedua dokter itu bertanya-tanya apa yang sudah terjadi pada Cherly,tentu saja mereka sangat khawatir bagaimana pun juga Cherly adalah rekan mereka.
sedangkan di dalam kamar mandi, Cherly menangis dengan tersedu-sedu sambil menggosok-gosok tubuhnya kuat,Ia tidak bisa menerima keadaan nya ia malu pada keluarganya terutama pada ayah dan ibunya juga kakak nya,dan tentu saja pada semua orang.
Ia berteriak-teriak meluapkan segala amarah dan tangisnya,karna kamar mandi itu memang kedap suara sehingga sekencang apapun ia berteriak tidak akan terdengar keluar.
"meski pun dia seorang raja,juga tidak boleh berbuat seenak nya!!"teriaknya dengan air mata yang terus bercucuran dan tangan nya yang tak berhenti menggosok tubuhnya.
setelah lebih dari satu jam,akhirnya Cherly keluar lengkap dengan pakaian nya terlihat fresh namun tidak dengan wajah dan hatinya.
"Cherly katakan apa yang sudah terjadi padamu?jangan membuat ku khawatir!"ucap nya memegang bahu Cherly,tapi Cherly menggeleng mengatakan dirinya tidak apa-apa.
"jangan berbohong!aku tahu kau sedang tidak baik-baik saja ayo kita keluar katakan semua pada ku!kau tidak akan pernah menyembunyikan apapun dariku kan?"tanya nya tapi Cherly tak menjawab ia terus diam bahkan ia melepas kan tangan sahabat nya itu dari bahunya dan langsung pergi dari sana meninggal kan kedua orang itu.
"Aku akan pulang!kalian jaga diri kalian baik-baik!"pesan nya sebelum ia melewati pintu tapi setelah itu ia langsung berlari dengan cepat sahabatnya itu berlari keluar ingin mengejarnya.
Cherly berlari menuruni tangga bahkan sangat kencang ia tak peduli jika ia memang akan tergelincir dan berguling di dari tangga yang sangat panjang itu,sedangkan di belakang nya sahabatnya terus mengejar karna sangat khawatir.
hingga di anak tangga terakhir kakinya tiba-tiba tergelincir dan langsung jatuh,tak jauh dari nya Arkana melihat itu dan langsung berlari dan menangkap tubuh Cherly,namun saat ia berhasil menangkap tubuh Cherly mereka tetap saja terjatuh.
"kenap tidak sakit sama sekali?"gumam Cherly yang memang memejam kan mata tapi saat ia membuka mata ternyata ia berada di atas tubuh Arkana orang yang sangat di bencinya.
__ADS_1
"Cherly!"Sahabatnya yang memang dari tadi mengejarnya sekarang langsung membantu Nya berdiri dari atas tubuh Raja Arkana.
"kau tidak apa-apa??maafkan teman ku yang mulia!",ucapnya meminta maaf atas nama Cherly pada Arkana yang sekarang di bantu berdiri oleh asisten nya.
"bukan apa-apa!"Ucap Arkana melihat Cherly yang sekarang menatap nya dengan tajam.
"F*ck you!!"umpat Cherly mengatakan dengan kalimat yang dalam kemudian langsung mendorong Arkana dengan sangat kuat dan penuh dengan kebencian membuat Arkana mundur sedikit.
setelah mengatakan nya Cherly langsung berlari meninggalkan ketiga orang itu,sahabatnya yang tinggal di sana sangat terkejut dengan umpatan Cherly pada Arkana,yang mengatakan **** yang benar-benar tidak sopan.
"yang mulia maafkan dia!"ucapnya tapi Arkana sama sekali tidak melihat nya,Arkana melihat kepergian Cherly dengan rasa penuh bersalah.
"yang mulia anda tidak apa-apa?",tanya asisten itu,Bukan nya menjawab Arkana langsung berlari mengejar Cherly,namun asisten itu tak mengejar.
***
"tunggu!!!"panggil Arkana pada Cherly yang terus berlari namun tidak di dengar kan oleh Cherly ia terus berlari hingga keluar dari kerajaan itu.
Namun karna langkahnya yang lebih pendek sedangkan langkah Arkana yang begitu panjang membuat Arkana dengan cepat menangkap tangan nya dan langsung menariknya kepelukan nya.
"lepaskan aku!!!bajingan!"Cherly memukul-mukul dada Arkana hingga pria itu melepaskan nya.
Arkana memegang bahu Cherly dengan wajah memohon agar di dengar kan oleh wanita itu,,"bisa kah kau mendengar kan ku,Aku ingin bertanggung jawab dan menikahi mu!"ucap Arkana dengan sungguh-sungguh.
"lepaskan!!aku tidak butuh tanggung jawab dari orang seperti mu menjijikkan!!kau sudah merebut harga diri ku!dan aku tidak akan bisa memaafkan mu!"Cherly melepaskan tangan Arkana dari bahunya dan langsung berlari menuju gerbang besar agar keluar dari sana.
bersambung...
__ADS_1
jangan lupa like komen terima kasih banyak semua