RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
Atalia yang polos


__ADS_3

Di depan kafe tempat Italia dan Pitter sedang merayakan ulang tahun terlihat seorang gadis berdiri dengan tatapan datar melihat ke kafe itu,di bawah rintikan hujan ia sama sekali tak menghiraukan nya.


"Kenapa? Kenapa bukan aku wanita yang kau pilih dan kau cintai?aku selalu menjaga diriku hanya untuk bisa menikah dengan mu kelak tapi itu bahkan tidak ada artinya sama sekali!kau lebih memilih wanita yang baru kau kenal dibandingkan aku wanita yang kau kenal sejak kecil!!kau melukai perasaan ku kau menghancurkan harapan ku dan hidupku kenapa kau tega sekali Pitter!", ucapnya dengan nada lirih dengan air mata yang mengalir dari pelupuk matanya.


"Sekarang kehidupan ku sudah hancur! cita-cita ku juga hancur maka kalian juga harus hancur kita bertiga harus sama-sama hancur!!aku tidak akan terima Kalian bahagia di atas penderitaan ku!aku bersumpah akan membalas dendam pada mu Italia dan Pitter itu adalah sumpah wanita yang tersakiti dan tertindas aku hanya mengharapkan cinta tapi itu tidak bisa ku dapat kan maka jangan salahkan aku!!", ucapnya menghapus air matanya dan langsung berbalik pergi dari sana meninggalkan kafe yang sudah di pesan oleh Pitter untuk Italia itu.


dari dalam Kafe ternyata Italia menyadari kalau ada seorang wanita yang sudah cukup lama berdiri di depan kafe itu namun ia tidak melihat dengan jelas wajahnya,"siapa wanita itu?kenapa dia berdiri dalam waktu lama di sana?",gumam nya dengan penasaran hingga saat melihat wanita itu berjalan pergi ia ingin keluar melihat siapa wanita itu tapi Pitter langsung menahan tangan nya.


"Italia ada apa?",tanya nya dengan bingung karna Italia masih memperhatikan keluar.


"tidak ada apa-apa,hanya saja tadi ada seorang wanita yang berdiri di sana dan melihat ke kafe ini dalam waktu yang lama",ucapnya dengan pikiran yang tiba-tiba linglung.


Pitter memperhatikan ke luar dengan seksama,"honey tidak ada siapapun,mungkin hanya orang yang lewat saja dan sedang menunggu kendaraan tadi!",ucapnya tapi Italia tampak Masih kebingungan dan terlihat khawatir memperhatikan keluar.


"jangan terlalu di pikirkan,itu hanya orang yang lewat saja ayo aku akan menunjukkan sesuatu padamu!", ucapnya menarik tangan Italia.


...


Pitter membawa Italia ke atap kafe itu, membuat Italia bingung apakah ada suprise lagi untuknya.


"kenapa kau membawaku kemari?",tanya nya dengan memiringkan kepalanya.


hingga Pitter tiba-tiba berjongkok di depan nya dan mengambil sesuatu dari sakunya.


Italia menutup mulut sangat terkejut saat Pitter menunjukkan cincin di hadapannya,"apakah dia...?", Gumamnya tidak percaya.


"honey mungkin ini sangat mendadak dan terlalu cepat mengingat hubungan kita masih begitu singkat,tapi aku sudah menetapkan hatiku aku ingin melanjutkan hubungan kita ke jenjang yang lebih serius lagi jadi...", ucapnya menarik nafas panjang.


"honey mau kah kau menikah dengan ku?",ucapnya dengan perasaan gugup.

__ADS_1


Italia masih menutup mulutnya karna tidak percaya,ia bahkan menangis kemudian langsung mengangguk-anggukan kepalanya membuat Pitter sangat bahagia dengan mata yang merah ia memasang kan cincin itu ke jari manis Italia.


"terima kasih!",ucapnya setelah mengecup tangan Italia,dan berdiri kemudian memeluk Italia dengan erat karena sangat bahagia bahkan ia menangis.


"aku ingin menjadikan mu wanita satu-satunya dalam hidupku dan membina rumah tangga bersamamu!", Gumamnya kemudian merenggangkan pelukannya.


"honey I love you!", ucapnya sekarang memegang kedua wajah Italia.


"I love you too",jawab Italia dengan mata merahnya dan langsung menutup matanya saat Pitter menciumnya dengan sangat lembut.


Pitter tiba-tiba me**mat bibirnya bahkan memasukkan Li*ah nya kedalaman Mulutnya,Italia yang memang mudah terangsang membalas itu membuat keduanya semakin panas dan tidak bisa mengendalikan diri,Pitter benar-benar tidak menyangka rasanya sangat membuatnya tidak rela melepaskan dan semakin ketagihan,ia menarik pinggang Italia sampai tubuh mereka merempet.


Italia yang tersadar langsung menghentikan aksinya dan mendorong Pitter sekuat tenaga,"oh astaga ini benar-benar memalukan,kenapa aku begitu mudah terbuai!", gumamnya mengutuki diri.


"aku... tidak bisa mengendalikan diri ku tadi maaf!",ucap Pitter meminta maaf sehingga membuat suasana keduanya menjadi canggung.


***


"Oh ya ampun kenapa tadi aku begitu terangsang Bahkan seperti wanita buas saja!aku benar-benar memalukan tadi Kenapa aku tidak seperti wanita yang polos saja tadi!! Pitter pasti menganggap ku seperti wanita aaaakh!",gerutu nya menyumpahi diri sendiri dengan menghentak-hentakkan kaki berjalan.


hingga saat Ia melewati ruang tamu Atalia yang khawatir langsung menghentikan langkah nya,"Italia apa yang terjadi?", tanyanya.


Italia terkejut tapi langsung tertawa,"haha tidak apa-apa hanya ada sesuatu saja tadi yang membuat ku kesal!", ucapnya.


tatapan Atalia yang memang begitu sensitif mendapatkan sesuatu yang tidak biasa pada bibir Italia.


"kalau begitu aku akan ke kamar ku kalian teruskan saja!",ucapnya akan kembali melangkah tapi lagi-lagi Atalia menghentikan nya.


"Italia tunggu!",ucapnya menghampiri Italia dan berdiri tepat di depan Italia.

__ADS_1


"Ada apa?",tanyanya dengan tersenyum canggung.


Italia hanya fokus memperhatikan bibir Italia yang tampak bengkak,"bibir mu bengkak apakah kau terjatuh tadi?atau kenapa",tanyanya tiba-tiba Sangat khawatir apa lagi melihat bibir Italia yang bengkak.


Italia seketika membulat kan matanya dan langsung menutup mulut nya,bukan hanya dia yang terkejut David yang akan meneguk kopinya tiba-tiba tersedak dan langsung melihat Atalia dengan tatapan tidak percaya bahkan Italia juga melirik ke arahnya.


"Italia katakan ada apa dengan mu,itu juga terluka dan bengkak nya tidak biasa!",ucap Atalia yang benar-benar sangat khawatir.


"ya tuhan bagaimana bisa Atalia sama sekali tidak tahu hal ini? apakah dia belum pernah melakukan hal itu dengan David?", gumamnya kemudian melihat David.


David benar-benar ingin tertawa pada saat itu juga,ia tahu kalau bibir bengkak pasti baru saja melakukan hal itu,wajar jika Atalia tidak tahu dan begitu polos melihat hal itu karna ia memang tidak pernah melakukan nya dengan sangat berlebihan dan kasar sampai membuat bibir Atalia bengkak dan terluka sedikitpun malahan Atalia yang membuat bibirnya terluka karena di gigit.


"Atalia Jangan bertanya seperti itu apa kau tidak tahu kalau itu di gigit oleh seseorang!",ucap David merangkul pinggang Atalia sungguh ia benar-benar merasa Atalia begitu menggemaskan dengan wajah yang masih kebingungan.


"kau harus mengajari saudara ku lebih lagi agar tidak begitu polos!",ucap Italia pada David kemudian langsung pergi begitu saja.


sedangkan Atalia masih loading masih tidak mengerti, membuat David yang tidak bisa menahan diri langsung menarik hidung nya dengan sangat gemas.


"apa yang kau lakukan!",kesal Atalia memegang hidung nya.


"kau ingin tahu kenapa bibir saudara mu itu bengkak?",tanyanya dengan tatapan dan senyum misteri.


"apa?",tanya nya yang memang ingin tahu karena ia tidak akan terima dengan orang yang melukai saudara nya.


"seperti ini!",ucap David langsung menciumnya.


tapi belum sempat ia ******* nya Atalia langsung mendorong nya,"bisa kah kau berhenti bercanda aku serius!",ucapnya setelah mendorong David.


"aku juga serius, memang itulah yang terjadi!",ucap David dengan terkekeh mengusap-usap pucuk kepala Atalia sampai membuat rambut nya berantakan.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2