RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
Tidak pernah memikirkan


__ADS_3

"David kau?"Qania terkejut saat melihat putra nya keluar dari kamar yang dulu di tempati Atalia,bahkan mengunci nya.


"Jangan ada yang masuk ke kamar ini"ucap nya membuat Qania heran,tapi David berlalu begitu saja.


"David tunggu!"ucap Qania dengan cepat memegang tangan putra nya itu dan berdiri tepat depan nya.


"kau mau pergi kemana?ini sudah sore,lagi pula kita sudah lama tidak makan bersama"ucap Qania.


"ke perusahan untuk mengecek langsung,aku akan kembali makan malam"ucap David datar.


"baiklah,hati-hati"ucap Qania membiar kan David berlalu pergi.


"sifat putra ku sudah sangat dingin pada ku,ini semua pasti karna wanita itu yang menghasut nya!"gumam Qania merasa kesal.


###


"Dav kopi mu,ini bahkan sudah jam 12 tapi kau sama sekali tidak istirahat"ucap Pitter memberi kan segelas kopi pada David.


"mm terima kasih"ucap David meminum kopi itu menghentikan pekerjaan nya.


"jika aku tidak datang mungkin perusahan ini sudah hancur,pria itu sudah terlalu tua mengelola perusahan ini,lihat lah dia menolak beberapa proyek yang sangat menguntung kan dan berinvestasi ke perusahan yang tak mempunyai masa depan"acap nya memperlihat kan dokumen-dokumen pada Pitter.


"Aku tidak merasa itu sepenuh nya kesalahan paman dalam mengurus perusahan,tapi yang seperti aku katakan waktu itu kalau seseorang dengan kekuasaan besar menekan perusahan ini"ucap Clark menutup dokumen-dokumen itu.


"kau benar,tapi aku ingin lihat bagaimana kekuatan orang itu untuk menghancurkan perushan Jhon apa dia fikir semudah itu!"ucap David berbicara dengan tegas dan serius.


"kau tenang saja aku sahabat mu ini akan selalu setia membantu mu mengalah kan orang yang ingin menghancur kan perusahan Jhon"ucap Pitter dengan cepat dan tegas.

__ADS_1


"bagus,di mana profosal dari dapertemen keuangan,kau sudah memeriksa nya bukan?"ucap David dengan sengaja,membuat Pitter terkejut dan langsung memperlihat kan dereten gigi putih nya.


"maaf-maaf aku akan memeriksa nya sekarang"ucap Pitter langsung kembali ke meja nya,membuat David menghela nafas.


***


Italiana yang satu kamar dengan Atalia,terbangun saat mendengar suara, yang belum tidur padahal ini sudah hampir jam 2 pagi,nampak nya dia sedang sibuk dengan laptob dan beberapa dokumen nya.


"Atali kau belum tidur?ini sudah hampir pagi!"tegur Itali dengan suara khas menahan kantuk.


"aku tutup telfon,pastikan tidak ada kesalahan besok"ucap Atalia mengakhiri panggilan dengan Zacky kemudian mengangkat pandangan nya melihat Itali yang sekarang duduk di sisi kasur.


"sebentar lagi ini akan selesai"ucap nya dengan tersenyum,seperti tak ada rasa kantuk dan lelah sama sekali,dokumen-dokumen penting yang seharus nya Gladin yang memeriksa dan mengerjakan nya,terpaksa ia harus mengerjakan karna Gladin yang sekarang masih sakit,dan ia tak bisa mempercayakan dokumen-dokumen itu pada orang lain selain Gladin.


"apa tidak bisa di kerjakan besok pagi,lihat mata mu sudah berlingkaran hitam seperti mata panda,dan kau pasti sangat lelah"ucap Itali lagi.


"tidak,besok adalah hari penting mana ada waktu untuk mengerjakan nya"ucap Atalia tersenyum pada Atalia memperlihat kan diri nya benar-benar baik-baik saja,kemudian kembali melihat layar laptop nya.


"Tidak bisa di tunda,itu adalah hari yang baik"ucap Atalia membuka membuka map biru.


"Huh...baiklah"ucap Itali menghela nafas,tatapan nya kemudian beralih ke map-map di depan Atalia.


"perusahan Jhon?bukan kah itu perusahaan keluarga kakek Jhon?"tanya Itali tertarik melihat map yang bertuliskan Perusahan JHON.


"iya benar"ucap Atalia tanpa mengalih kan pandangan nya dari map di tangan nya.


"Apa direktur dari perusahan STARG menyruh mu menangani nya?"tanya Italia penasaran.

__ADS_1


Atalia tanpa ragu menjawab,"iya".


"kau benar-benar bekerja keras,aku sudah tidak kembali satu minggu lewat ke perusahan STARG,akan kah mereka mengeluarkan ku"ucap Itali dengan suara kecil terdengar sedih.


"Tidak akan"ucap Atalia tanpa menoleh ke arah Italia.


"benarkah?mudah-mudahan saja,oh iya apa Suami mu tidak marah di tinggal sendiri?kenapa kau tidak membawa nya kemari?"ucap Itali bermaksud menggoda suadara nya yang sangat serius itu.


ucapan Italiana seketika membut Atalia menghentikan pergerakan tangan nya,dan tampak merenung beberapa detik.


"suami mu benar-benar sangat tampan,cool,apalagi tubuh nya uuh..benar-benar membuat ku sangat iri pada mu"ucap Itali dengan ekspresi bahagia,pasal nya ia sangat mendambakan pria asia.


"ekhem,pasti tubuh nya sangat bagus,dan perut nya pasti berkotak-kotak indahh yang sangat indah dan bersih,ekhem...setiap malam kau pasti memeluk nya dengan erat dan menyentuh otot-otot perut dan lengan nya, ooh my good aku bisa gila!!aku akan menikah dengan pria asia dan melakukan hal yang sama seperti mu"ucap Itali dengan pikiran mesum nya membayang kan perut kotak-kotak.


Atalia hampir tak percaya ternyata saudara nya itu berotak mesum, mana pernah dia tidur dan memeluk David apalagi menyentuh tubuh nya,bahkan sebelum nya ia tak pernah memikirkan hal itu,memikir kan David membuat mood nya jadi buruk dan entah kenapa seperti ada rasa sakit yang menjalar di hati nya,membuat nya tak konsen lagi.


Itali menoleh ke arah Atalia seteleh selesai berimajinasi,"eh ada apa,kenapa ekspresi mu seperti itu?apa aku mengatakan sesuatu yang berlebihan?"tanya nya khawatir.


"akh tidak apa-apa,aku hanya sudah lelah saja,kau benar sebaik nya aku istirahat saja"ucap Atalia memasang senyum nya kemudian menutup laptob nya dan merapikan dokumen-dokumen nya,kemudian berlalu ke kasur nya.


hal itu membuat Italia merasa aneh sekaligus heran,''apa mungkin hubungan mereka lagi bermasalah?"gumam nya memikir kan,kemudian ikut Atalia ke kasur dan merebah kan diri di samping saudara nya itu.


Atalia berusaha memejam kan mata nya,berharap rasa sakit di hati nya hilang,"sejak awal aku memang tidak di takdirkan hidup bahagia bersama orang lain,hidup ku hanya balas dendam memberi orang-orang itu pelajaran,huh...apa yang ku pikirkan ini sadar lah kau tak pantas bahagia!kebahagian mu saat orang-orang itu menderita!"gumam Atalia memejam kan mata nya kuat.


***


like....

__ADS_1


komen....


vote....


__ADS_2