
Arkana melihat wajah Cherly yang memang begitu cantik dan mempunyai daya tariknya sendiri,tiba-tiba tubuh nya semakin memanas,terlebih Cherly jalan nya begitu lambat.
"maafkan aku,aku pasti akan bertanggung jawab!,"gumam nya kemudian melepaskan tangan Cherly dari bahunya membuat Cherly bingung tapi tiba-tiba ia sangat terkejut saat Arkana mengangkat nya.
",bukankah kau sakit,kenapa kau menggendong ku?"tanya Cherly dengan bingung.
"Agar lebih cepat sampai!"jawab Arkana dengan suara yang berat dan serak.
Cherly menganggukkan kepala nya dengan polosnya,"oh..kau benar!"ucapnya lagi masih dengan polosnya.
tapi beberapa menit kemudian ia akhirnya sadar,dan langsung memberontak,"lepaskan aku!!kau sebenar nya tidak sakit kan!!",teriaknya namun sudah terlambat karna sekarang mereka sudah ada di depan pintu besar kamar Arkana.
Arkana menendang pintu itu hingga terbuka membuat Cherly semakin ketakutan dan memberontak semakin keras ia memukuli dada Arkana tapi pria itu seperti tak merasakan nya.
"Aaaakh!!!"teriaknya saat Arkana begitu saja melemparnya ke atas tempat tidur yang begitu besar itu,tentu saja khusus untuk raja.
Arkana benar-benar tidak bisa menahan dirinya lagi,terlebih kimono Cherly yang kecil semakin naik memperlihatkan paha mulusnya.
Ia berjalan meninggalkan Cherly di tempat tidur untuk menutup pintu yang terbuka lebar akibat tendangan nya tadi,setelah itu ia kembali menuju tempat tidur dimana Cherly sudah tak ada di sana,
Cherly yang ketakutan bersembunyi di balik sofa dengan tubuh nya gemetaran dan air mata yang tak hentinya mengalir,ia menutup mulut agar tidak terdengar tapi percuma saja Arkana melihat nya sekarang.
Arkana menangkapnya dan langsung mengangkat nya di bahunya membuat Cherly berteriak-teriak dan memukul punggung nya.
"Aaakh!!",teriaknya saat lagi-lagi Arkana melemparnya,pada saat ia ingin berlari lagi Arkana sudah ada di atas tubuhnya dan membuka ikatan kimono nya dan melempar pakaian tidur nya asal,kemudian membuka pakaian nya juga.
Cherly tak henti-hentinya menangis tubuhnya bergetar saat Arkana menyetubuhinya dan merebut kesucian nya,harapan nya sudah hancur sekarang,hidupnya sudah tak berarti lagi,ia bahkan hampir kehabisan Suara karna terus berteriak,tenaga nya juga habis untuk memberontak.
Arkana begitu leluasa atas tubunya,melakukan semua yang ia mau seolah itu adalah miliknya.
hingga setelah beberapa menit,Arkana ambruk di samping Cherly yang sekarang tertidur dengan mata nya tertutup tapi terlihat sembab dan basah,ia mengecup kening wanita itu dengan penuh kasih,"maafkan aku,aku pasti akan bertanggung jawab!!"ucapnya kemudian menyelimuti tubuh polos mereka berdua memeluk wanita itu dan ikut tertidur.
***
__ADS_1
Italia yang sekarang bersiap-siap tidur,tiba-tiba saja ponselnya berdering dan jantung nya langsung berdebar sakit melihat yang meneleponnya adalah Pitter yang sudah membuat nya sakit hati sekarang.
Ia membiarkan nya begitu saja tanpa niat mengangkat nya,tapi ponselnya itu terus berdering dan Pitter tampak nya tidak menyerah agar telfon nya di angkat.
Tapi lagi-lagi ia membiarkan nya,namun meski sudah hampir satu jam,Pitter Masih saja menelfon nya dengan sangat kesal dan marah Italia mengangkat nya.
📞"akhirnya kau mengangkat nya"terdengar suara lega Pitter dari balik telfon.
"Untuk apa kau menelfon ku?"tanya Italia terdengar tidak senang.
📞"aku ingin tahu keadaan mu,apa kau baik-baik saja sekarang,apa kaki mu sudah sembuh?"tanya Arkana khawatir.
Italia menggigit bibir nya agar tidak menangis,tapi tetap saja bulir bening mengalir dari pelupuk matanya.
"Apa kau tahu...kau seperti ini membuat ku lagi-lagi berharap pada mu!!!,apa kau sedang menggantung perasaan ku!?kenapa kau begitu tega mempermainkan perasaan ku!,jika kau tidak menyukai ku setidak nya jangan beri perhatian mu pada mu!!!"teriak Italia dengan menangis dan itu terdengar jelas.
Pitter tentu saja terkejut mendengarnya,apakah Italia benar-benar mencintai nya dan sekarang ia sudah melukai hati wanita yang tanpa di sadari nya itu juga sudah masuk ke hatinya.
📞"maafkan aku...,bukan nya aku bermak..."belum sempat Pitter menyelesaikan ucapan nya Italia lebih dulu berbicara.
setelah memblokirnya,ia melempar ponselnya ke sisi tempat tidurnya dan kembali menangis tersedu-sedu,Pitter adalah cinta pertama nya tapi ternyata Cintanya bertepuk sebelah tangan bahkan Juga sebentar lagi akan menikah benar-benar menyakitkan.
***
keesokan paginya,ia kembali bekerja berharap tidak melihat Sasha dan juga Pitter yang pastinya akan mengantar Sasha.
Ia keluar dari mobil dengan menarik nafas panjang-panjang,tapi baru saja ia melangkah kan kakinya seseorang tiba-tiba memanggil nya dari belakang dan ia kenal dengan suara itu.
"untuk apa dia datang kemari!!ingin membuat ku salah paham lagi!",gumam nya tak ingin melihat pria itu dan dengan cepat melangkah kan kaki masuk kedalam perusahan.
tapi Pitter lebih cepat berlari dan menangkap tangan nya,membuat Italia ingin menepisnya tapi Pitter menggenggam nya lebih erat.
"Apa?!apa yang kau ingin kan!"teriak Italia tak peduli bagaimana orang-orang melihat nya sekarang.
__ADS_1
"Aku minta maaf sudah melukai perasaan mu!!aku benar-benar tidak berniat melukai perasaan mu,sebenar nya aku...aku juga.."Pitter ingin mengungkapkan perasaannya yang sebenar nya,yang ia juga baru menyadarinya semalam setelah Italia memutuskan untuk menjauhinya.
tapi tiba-tiba Sasha datang,"Pitter!"panggilnya membuat Pitter menoleh dengan cepat Italia menghempaskan tangan Pitter dari tangan nya kemudian langsung berlari meninggalkan kedua orang itu.
"Italia tunggu!!"teriak Pitter ingin berlari mengejar Italia,tapi Sasha dengan cepat menahan tangan nya dengan kuat.
"Kenapa kau ingin mengejar nya!!"tanya Sasha tidak senang,dan memeluk tangan Pitter dengan wajah sedih.
"apa kau menyukai nya?apa kau akan melanggar keinginan terakhir bibi?"tanya nya membuat Pitter membeku dan sadar kalau menikahi Sasha memang lah keinginan ibunya,tapi ia benar-benar tidak mempunyai perasaan pada wanita itu dan baru semalam ia menyadari kalau Ia sudah jatuh hati pada Italia entah sejak kapan itu terjadi.
tapi ia juga harus memenuhi keinginan terakhir ibunya,yaitu menikah dengan teman kecilnya gadis yang sangat sukai oleh ibunya,ia benar-benar dilema sekarang apakah memenuhi keinginan ibunya atau mengejar cinta nya.
***
Cherly perlahan membuka matanya dengan sangat berat,saat mata nya sudah terbuka sempurna ia sangat terkejut melihat wajah tampan Arkana yang sekarang ada tepat di depan wajah nya dan sekarang tampak tertidur dengan pulas,bahkan sekarang memeluknya.
Ia menutup mulutnya dengan tak percaya,ternyata semalam bukanlah mimpinya tapi itu semuanya adalah kenyataan,ia sudah melakukan nya dengan Arkana.
Saat ia bergerak ingin pergi dari sana seluruh tubuhnya sangat sakit bahkan bagian selangka nya perih,membuat nya merasa dirinya sangat menjijikkan sekarang.
karna pergerakan nya,Arkana terbangun dengan mata yang berat dan terkejut melihat Cherly yang sekarang menangis dengan menutupi wajah nya,ia menjadi semakin merasa bersalah,"Maafkan aku,semalam aku..."ucap Arkana tergantung saat Cherly memotong ucapan nya.
"Aku sangat membenci mu!!aku sangat membenci tubuhku!!aku membenci diri ku yang sangat menjijikkan ini!"tangis nya benar-benar hancur.
Arkana semakin merasa bersalah,ia memeluk wanita yang sekarang rapuh itu hancur itu akibat ulahnya.
"aku akan bertanggung jawab!"ucap Arkana membuat Cherly mendorong nya.
"jangan menyentuh ku,kau sangat menjijikkan aku membenci mu!"Cherly mendorong kuat Arkana pergi dari berusaha bangun dari sana.
Cherly mengutip pakaian tidurnya dan langsung memakainya,dengan terus menangis perasaan nya benar-benar hancur dan merasa jijik dengan tubuhnya.
Ia berjalan tertatih-tatih ke arah pintu,Arkana langsung bangun dari tempat tidur dan memakai kimono tidurnya berjalan ke arah Cherly ingin menjelaskan semuanya dan ingin mengutarakan keinginan nya untuk menikahi nya.
__ADS_1
"Jangan mendekati ku!!! biarkan aku pergi dari sini!"teriaknya membuat Arkana menghentikan langkah nya.
bersambung....