RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
masa lalu Atalia 1


__ADS_3

Atalia sedikit mendegus pelan,ia tidak mendengar dengan jelas apa yang mereka katakan,ia berlalu pergi menuju kamarnya.


David langsung menatap lekat ke arah Pitter,''informasi apa?"tanya nya dengan wajah serius.


''16 tahun lalu,Wanita itu di temukan oleh Gali di sekitaran istana idan saat pertama kali di temukan oleh Gali iya tidak sama sekali tidak bisu,namun sangat pendiam''ucap Pitter.


''Tidak bisu?jadi dia menjadi bisu setelah tinggal bersama keluarga Heru''ucap David mengepal tangan nya.


''benar,entah apa yang sudah mereka lakukan pada seorang gadis kecil,hah....Aku hanya menemukan informasi itu setelah 1 minggu,benar-benar sangat sulit mencari informasi tentang nya,tapi aku semakin yakin kalau ada rahasia besar yang dia sembunyikan''ucap Pitter.


David terdiam,jauh di lubuk hati nya ia tidak ingin mengetahui informasi yang lebih dalam lagi tentang Atalia,ia sendiri bahkan tidak tahu alasan nya.


''baiklah,kau bisa mencari informasi nya seumur hidup mu,tapi sekarang aku mau tidur pergi lah ke kamar mu''ucap David berjalan menuju kasur nya.


''Apa boleh aku tidur di sini''ucap Pitter dengan cepat.


''soal nya,Pengurus apertemen mengatakan Stop kontak lampu belum di perbaiki kemungkinan listrik di sini akan mati,jadi aku takut sendiri di kamar ku"ucap Pitter lagi memohon dengan tulus.


''benarkah?lalu kenpa kau tidak menyuruh orang memperbaiki nya''ucap David menjadi kesal.


''hei,aku juga baru tahu tadi saat pulang,jadi biarkan aku tidur di sini''ucap Pitter.


''Tidak bisa''bantah David dengan cepat.


''aku akan tidur di sofa''ucap Pitter lagi dengan senyum memohon.


''ck,keluar lah''decak David dengan kesal,memaksa Pitter keluar dengan menarik nya dan mendorong nya keluar kemudian menutup pintu dengan keras.


David menjatuh kan tubuh nya ke kasur menatap langit-langit kamar nya,''hal apa yang tidak ku ketahui tentang nya,apa benar wanita itu mempunyai rahasia besar''gumam nya.


tiba-tiba ia bangkit,dan meraih benda pipih di nakas,menekan nomor seseorang.


"halo"ucap nya setelah panggilan tersambung.


📞"Halo David,sudah sangat lama kau tidak menghubungi ku,ku kira kau sudah melupakan ku"ucap seorang pria dari balik telfon.


"aku terlalu sibuk akhir-akhir ini jadi tidak ada waktu menelfon mu,aku menelfon mu karna butuh bantuan"ucap David dengan suara dingin.


📞"sudah ku duga,baiklah ada hal apa yang bisa ku bantu?"tanya pria di balik telfon.

__ADS_1


"aku ingin kau mencari informasi seseorang"jawab David.


📞"apa seorang wanita?baiklah tenang saja informasi apa yang tidak bisa di temukan oleh ku"ucap pria itu dengan percaya diri.


"hm,aku tahu itu"


📞"sebagai ganti nya,kau harus menerima undangan ku untuk minum"ucap Pria itu dengan antusias.


"tenang saja"ucap David kemudian.memutus kan sambungan telfon.


baru saja David akan membaring kan tubuh nya,tiba-tiba listrik padam seperti yang di katakan pitter.


"bagus sekali"sini David kesal,menyembunyikan tubuh nya di balik selimut tebal nya.


namun tiba-tiba ia kembali membuka mata nya,"apa wanita itu ketakutan?"tanya nya pada diri sendiri,dengan cepat kembali mengambil ponsel nya dan menghidup kan senter dan keluar dari kamar nya.


ia berjalan menuju kamar Atalia dengan senter sebagai penerang nya, ia memutar gagang pintu dan langsung terbuka,"wanita ini tidak mengunci pintu nya?,benar-benar tidak waspada sedikitpun"ucap David menggeleng kan kepala nya dan membuka pintu, masuk ke kamar yang sama sekali tak ada cahaya itu.


ia berjalan ke arah kasur Atalia dan menyenternya,ia mengerutkan kening nya tidak ada siapapun di sana.


Namun tiba-tiba ia melihat seorang wanita duduk di sisi kasur dengan menyembunyikan wajah nya di lutut.


"Kau..."ucap nya namun Atalia langsung mundur menjauh dengan ketakutan dengan menggeleng kan kepala nya.


David terkejut"seperti nya dia sangat ketakutan" gumam David merasa iba, membuang hp nya ke kasur dan langsung menarik tangan Atalia kepelukan nya.


"jangan takut,ini aku"ucap nya berusaha menenang kan wanita yang bergetar hebat itu.


mendengar suara itu tiba-tiba Atalia memeluk nya denga erat,"Ibu ayah"kata itu keluar dari mulut nya dengan sangat pelan,sampai David seperti mendengar bisikan dan tidak yakin kalau wanita di pelukannya mengatakan kata itu.


secara naluriah David mengusap rambut pirang putih Atalia yang terasa sangat lembut,saat David akan melepas kan nya untuk kembali mengambil ponsel,Atalia semakin memeluk nya erat dan membenam kan wajah nya di dada bidang David.


jantung David berdetak dengan cepat bahkan wajah nya terasa merah dan panas,merasakan nafas Atalia di dada bidang nya.


cukup lama kedua nya duduk di lantai dengan berpelukan,hingga Atalia tertidur dengan segukan.


David mengangkat Tubuh itu dengan mudah ke kasur dan membaring kan nya perlahan dan memakaikan nya selimut,Saat ia akan pergi tiba-tiba Atalia kembali menahan tangan nya,bahkan memegang nya dengan erat dan bergetar.


David kembali menoleh ke arah Atalia dan sedikit menyinari nya,sangat jelas dari wajah itu ketakutan bahkan pegangan Atalia di tangan nya semakin erat.

__ADS_1


David menghela nafas panjang,setelah berfikir cukup lama ia akhir nya ikut berbaring di samping Atalia dengan wajah nya yang sudah sangat merah.


Atalia memicing kan mata nya dengan kuat...


"ibu...ayah...kalian di mana ini sangat gelap"ucap seorang bocah kecil berjalan keluar dari kamar nya,berjalan di kegelapan sendiri.


aaaaakh!!!!aaaaakh!!!!


Bocah kecil itu terkejut mendengar suara teriakan histeris seorang pria,suara itu sangat akrab di telinga nya dari lantai bawah, ia mengambil senter dari atas meja tapi tidak bisa hidup,akhir nya karna penasaran bocah itu menuruni tangga yang besar itu di kegelapan membawa senter itu di tangan nya.


suara teriakan histeris itu hilang,membuat gadis kecil itu berusaha cepat menuruni tangga di kegelapan dengan cepat,saat ia sudah sampai di anak tangga terakhir tiba-tiba ia mendengar suara pria asing mendekat ke arah nya,dengan cepat gadis kecil itu berlari ke arah lemari meja,yang ia ingat berada di samping tangga dan bersembunyi di dalam nya.


pada saat itu juga lampu menyala,gadis kecil yang kehabisan nafas di dalam lemari membuka nya sedikit,namun ia terkejut mendengar suara teriakan bocah laki-laki dari lantai atas, ia mendongak melihat apa yang terjadi di lantai atas,namun mata nya membulat saat melihat saudara lelaki nya di berguling di tangga yang berankan 50 tangga itu, ia yang berada di dalam lemari samping tangga hingga tubuh saudara lelaki nya tepat berguling di depan nya.


"kakak!!..."tangis nya melihat kepala kakak nya mengeluar kan banyak darah,namun ia melihat tangan kakak nya mengatakan nya diam.


"ssst bersembunyi lah"ucap kakak nya yang berusaha sadar itu.


tiba-tiba seorang pria asing menuruni tangga dengan langkah besar dan menghampiri Mereka,sang kakak berusaha menutup lemari untuk adik nya dan pingsan.


namun Atalia yang tidak tega melihat kakak nya begitu,kembali membuka sedikit lemari tapi ia tidak melihat tubuh sang kakak di sana hanya melihat bekas darah, ia kembali melihat ke arah tangga,tubuh kakak nya di gendong di bawa kembali ke atas.


Gadi kecil itu terdiam cukup lama, ia ingin keluar melihat keadaan sang kakak namun tiba-tiba mata nya membola saat melihat ke arah lampu besar di ruang tengah.


jantung nya seperti berhenti berdetak,air mata nya lolos membasahi seluruh wajah nya, ia menutup mulutnya tak yakin.


"kakak..."tangis nya melihat tubuh sang kakak di gantung di lampu besar ruang tengah,bahkan wajah sang kakak mengarah pada nya dan tersenyum,kemudian mata biru itu tertutup selama nya.


suara tawa senang terdengar jelas di telinga gadis itu,dengan menangis ia menoleh ke arah pria yang tertawa.


###


like...


komen...


vote...


share...

__ADS_1


__ADS_2