
hingga setelah malam hari,acara baru selesai Pitter dan Italia tampak duduk di balkon menikmati rembulan dan langit yang di taburi bintang-bintang yang kerlap-kerlip.
"aku sudah mengatakan semuanya pada orang tua Sasha,dan mereka tidak masalah sama sekali karna mereka sudah menganggap ku seperti anak sendiri jadi mereka membiarkan bahagia dengan piliahan ku sendiri!",ucap Pitter.
''benarkah,mereka setuju begitu saja?,mereka tidak masalah dengan Sasha yang sakit hati?",tanya Italia merasa tidak yakin.
''Tidak!",ucap Pitter meyakinkan Italia,kemudian memegang tangan Italia dan menciumnya hal itu tentu saja membuat Italia tertegun dan berdebar.
tapi Italia lebih terkejut saat Pitter memasangkan cincin di jari manisnya.
''Mulai sekarang aku hanya akan mencintaimu seorang,aku akan menghabiskan sisa hidupku bersama mu dan mempunyai keluarga kecil bersamamu!",Pitter berbicara dengan sungguh-sungguh,bahkan tatapan nya pada Italia tak lepas.
"jadilah pasangan hidupku!",ucap Pitter lagi membuat Italia langsung menutup mulutnya dan meneteskan air matanya ia benar-benar terharu,ia tidak bisa berkata menjawab pertanyaan Pitter tapi ia mengangguk-anggukan kepala nya.
Pitter sangat bahagia mendengarnya dan langsung memeluk Italia dengan sangat erat perasaan-nya ibarat bunga yang bermekaran.
"terima kasih!", ucapnya di pelukan Italia.
Pitter adalah Cinta pertama Italia dan juga akan menjadi cinta terakhirnya,Ia benar-benar sangat bahagia.
***
di lain tempat Yoria sedang memeriksa perut Cherly untuk memastikan kalau dia benar-benar hamil.
Cherly sangat gugup karna perutnya di buka oleh Yoria di tepat di depan Arkana.
Meskipun Yoria bukan dokter kandungan tapi ia juga mengerti mengenai hal itu karna pada saat ia hamil David ia belajar menjadi dokter kandungan agar bisa merawat kandungan nya sendiri.
Sang mama yang sekarang duduk di samping kepala Cherly yang sekarang berbaring mengelus-elus rambut Cherly.
Sedangkan Arkana berdiri memperhatikan Yoria yang meraba-raba perut Cherly dengan seksama,sambil melipat tangan nya di depan dada.
Yoria tiba-tiba tersenyum dan menghentikan tangan nya,setelah itu ia melihat Arkana dengan senyum sempurna,"selamat ya,Cherly benar-benar hamil!",ucapnya seketika membuat Arkana tertegun dengan sangat senang bercampur terharu.
__ADS_1
mata nya memerah dan berkaca-kaca karna begitu bahagia,ia tidak menyangka akan menjadi Ayah dalam sembilan bulan kemudian.
"Terima kasih!",ucapnya pada Yoria.
Cherly tidak menyangka melihat Arkana sebahagia itu saat mengetahui nya hamil,tapi bahagia dengan hal itu.
"kau harus menjaga nya dengan baik dan memperhatikan makanan nya,jangan biarkan dia lelah,apalagi usia kandungan nya masih tiga hari!",ucap Yoria.
"ya baiklah!",ucap Arkana dengan antusias.
Yoria menepuk bahu Arkana Pelan ia ikut bahagia dengan itu, tapi ia juga tiba-tiba menginginkan cucu dari David dan Atalia.
"selamat sayang!",ucap sang mama ikut senang pada Cherly.
Atalia dan David masuk ke kamar Cherly,karna mendengar dari pelayanan kalau Cherly sedang sakit.
Atalia melihat Cherly yang berbaring membuatnya sedikit khawatir kalau Cherly benar-benar sakit, Yoria yang melihat kekhawatiran di wajahnya langsung mengatakan kebenaran nya.
''Atalia kau tidak perlu khawatir sayang,Cherly tidak apa-apa dia berbaring karna baru saja ibu memeriksa kandungan nya",ucap Yoria seakan-akan tahu pertanyaan Atalia.
senyum lebar langsung terukir di wajah cantik Atalia,ia sangat senang mendengar itu.
"aku akan menjadi Aunty!",ucapnya pada David dengan kegirangan,David tidak percaya Melihat Atalia sebahagia itu.
tanpa sengaja Arkana dan Cherly saling bertatapan,hal itu tentu saja membuat Cherly terkejut tapi melihat Arkana yang tersenyum membuatnya menjadi tersenyum juga.
"kalau begitu pernikahan harus di lakukan dengan cepat,takutnya jika lebih lama lagi kakak ipar akan mudah lelah dan membuat kandungan nya terganggu!",Ucap Atalia tiba-tiba berubah serius.
"ya benar juga",ucap Yoria setuju dengan Atalia.
''bagaimana kalau Minggu depan saja di lakukan pernikahan nya?",ucap Atalia membuat mereka semua terkejut dan langsung melihat ke arah Atalia.
bagaimana mungkin secepat itu,bagaimana pun juga ini adalah pernikahan Seorang Raja bahkan persiapan nya saja bisa memakan waktu hampir satu bulan lewat,karna akan ada banyak persiapan dari kerajaan bukan hanya persiapan acara dan pakaian saja.
__ADS_1
"Atalia itu tidak mungkin,masih ada banyak hal yang harus di urus,aku khawatir jika Minggu depan itu tidak akan terkejar, persiapan bisa memakan waktu sampai satu bulan!",ucap Arkana.
Atalia diam sebentar,dan mengangguk mengerti,''kalau begitu lakukan dua Minggu lagi saja!aku akan membantu mengurus semuanya dengan cepat",ucap Atalia dengan sangat yakin.
Yoria tersenyum melihat Atalia yang begitu antusias,ia benar-benar menyukai Atalia untuk menjadi menantunya bahkan sekarang ia sendiri tidak sabar untuk menikahkan putra nya dengan Atalia.
Arkana menghela nafas panjang,kemudian mengangguk,"baiklah aku akan percaya kan padamu!",ucap Arkana meski masih tak yakin tapi ia mencoba mempercayakan nya pada Atalia.
"baiklah sudah cukup ayo kita keluar, biarkan Cherly istirahat seharian ini pasti membuat nya lelah!",ucap Yoria menarik tangan Atalia dengan lembut.
"David bawa Atalia,dia juga pasti lelah hari ini!",ucap Yoria mendorong Atalia ke pada David kemudian membantu mama Cherly bangkit.
"madam ayo kita keluar,biarkan Calon suaminya saja yang merawatnya!",ucap Yoria membuat Cherly terkejut dan menjadi malu sendiri,ia sangat khawatir di tinggal kan sendiri disana bersama Arkana.
setelah ke empat orang itu keluar,Arkana berjalan mendekati Cherly yang berbaring di tempat tidur,tanpa rasa canggung sedikitpun bahkan ia seperti menginginkan suasana seperti sekarang ini.
pada saat ia akan bangun,Arkana dengan cepat membantunya dengan sangat hati-hati,kemudian meletakkan bantal di sandaran tempat tidur untuknya,Cherly sangat deg-degan dengan perlakuan Arkana padanya.
"apakah kau merasa keram?",tanya Arkana membuat Cherly terkejut bagaimana bisa keram padahal kandungan nya masih 3 hari tentu saja tidak akan keram sama.
"aku sering mendengar kalau wanita hamil akan merasa keram pada perutnya!",Ucap Arkana menjelaskan saat mendapat tatapan terkejut dari Cherly.
"keram kemungkinan akan terjadi saat kandungan sudah memasuki satu bulan,itu juga tidak akan terjadi jika wanita menjaga kandungan nya dengan baik",jelas Cherly membuat Arkana mengangguk dengan polosnya.
Arkana memperhatikan Perut rata Cherly,ia begitu bahagia memikirkan akan menjadi ayah sebentar lagi,"mmm....aku boleh menyentuhnya?",,tanya nya membuat Cherly membulatkan matanya tertegun dengan permintaan Arkana bahkan sekarang wajahnya sangat merah tapi entah kenapa kepalanya tidak bekerja sama dengan nya bahkan dengan seenaknya mengangguk begitu saja.
Arkana yang mendapatkan ijin itu,langsung menyentuh perut Cherly dan mengelusnya seolah merasa-rasakan hal itu membuat Cherly merona dan mengigit bibirnya karna begitu merinding.
"ooh my good kenapa situasinya menjadi canggung begini?",gumam Cherly memejam kan matanya kuat.
Arkana tanpa sengaja melihat itu dan tersenyum tipis,ia tahu kalau Cherly pasti tidak nyaman dengan sentuhan nya,tapi ia benar-benar ingin merasakan keberadaan anak nya meski belum ada tanda-tanda sama sekali,atau mungkin sekedar modus.
bersambung....
__ADS_1
terima kasih atas dukungan kalian semua,pemberian kalian sangat berarti🙏🙏.