RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
Cherly dalam bahaya


__ADS_3

"Ternyata Pitter sudah mempunyai calon istri!",tangis Italia masih dengan memeluk Atalia.


Atalia ikut sedih mendengar cerita Italia,"Jangan sedih lagi,aku akan mencarikan mu seorang pria yang sangat baik untuk mu!"Ucap Atalia membuat Italia menggelengkan kepalanya.


"tapi aku sudah sangat mencintai nya hiks...!"ucapnya melepaskan pelukan nya.


Atalia menghela nafas meskipun ia tidak begitu paham dengan cinta,tapi ia tahu kisah cinta saudara nya itu memang sangat sakit terlebih cinta nya bertepuk sebelah tangan.


"Aku tahu perasaan mu,tapi cinta juga tidak boleh di paksakan!!mungkin Pitter memang bukan jodohmu,jika dia jodoh mu bagaimana pun caranya dia akan menjadi milik mu!"ucap Atalia yang tidak tahu banyak kata agar saudara nya itu berhenti bersedih.


"Kau benar,aku yang bodoh mengharapkan seseorang yang tidak mencintai ku,..hiks!"tangis Italia lagi.


Atalia tiba-tiba memikirkan Zacky yang belum mempunyai pasangan,ia tahu karakter Zacky sangat baik dan pasangan yang sempurna untuk saudara nya,"nanti setelah semuanya selesai,mungkin aku bisa mengenalkan mereka siapa tahu cocok!"gumamnya.


Zacky sangat baik dalam bidang apapun,pekerja keras,hebat dan kuat,sangat baik dan peduli juga tak lupa dia adalah crazy Rich Jerman yang sangat tampan dan tubuh nya sangat bagus,yang paling penting dia bisa melindungi Italia.


***


malam hari di kerjaan,Cherly benar-benar tidak bisa tidur padahal dua dokter lainnya sudah tidur sedangkan dirinya masih terjaga dan sangat sulit menutup matanya.


"akh bagaimana ini!aku benar-benar tidak bisa tenang dan nyaman disini!!kapan aku bisa pulang kerumah dan kembali ke kehidupan normal ku!"ucapnya ingin menangis.


"aku berjanji setelah pulang,aku akan bersikap baik pada kakak dan setuju dengan perjodohan yang di lakukan papa!"ucapnya dengan nada pelan namun terdengar lirih.


setelah bergelut dengan diri sendiri,ia akhirnya menyerah dan tidak bisa tidur sama sekali ia berjalan ke arah kaca yang akan membawanya ke balkon.


Ia sangat kagum melihat kemegahan dan keindahan istana itu benar-benar tempat tinggal Raja yang sangat besar,"tapi meskipun indah tetap saja tidak memberikan kehidupan yang nyaman untuk ku!"ucapnya.


",jika aku tinggal di sini mungkin aku tidak akan bisa hidup lama!",ucapnya.

__ADS_1


sangat lama berdiri di sana,hingga tiba-tiba perut


nya berbunyi membuat nya semakin kesal perut nya benar-benar tidak bisa di ajak kerja sama,bagaimana bisa lapar di saat seperti ini.


ia membiarkan perutnya lapar tapi semakin lama ia semakin lapar dan tidak bisa di kontrol lagi,membuat perut nya semakin lapar.


"tidak ada cara lain,aku akan turun dan mencari makan ini adalah kerajaan pasti masih ada pelayan yang masih bangun!"gumam nya kemudian kembali masuk kedalam dan keluar dari kamar itu.


***


di sisi Lain,


"yang mulia seharusnya tidak perlu memaksakan diri tadi,mereka adalah orang-orang yang licik!"


"Aku tahu itu,karna itu aku menerima minuman itu agar mereka tidak curiga kalau aku sekarang mencurigai mereka yang melakukan penjualan ilegal itu!tapi aku tidak menyangka mereka memasukkan obat itu!"ucap Arkana yang sekarang sangat tersiksa dengan obat perangsang yang di masukkan kedalam minuman nya itu.


"sekarang antarkan aku ke kamar ku aku ingin berendam!"ucap Arkana dengan menahan panas yang membara di tubuh ny.


"Apa kau gila!!kau sedang menyuruh ku meniduri wanita untuk mengobati ku?!!"kesal Arkana tidak setuju.


"lalu bagaimana yang mulia,itu adalah jalan satu-satunya,apakah yang mulia tahu jika obat yang mereka masukkan dengan disisi yang sangat tinggi bisa membahayakan nyawa!"jelas asisten itu dengan sungguh-sungguh.


"aku tidak boleh mati dulu!",ucap Arkana pada akhirnya setuju.


"tapi aku harus mencari wanita dimana tengah malam begini!"gumam asisten itu mulai bingung,tapi di saat itu juga Cherly tiba-tiba muncul hanya menggunakan kimono tidurnya tampak mencari-cari pelayan.


Tiba-tiba Asisten itu tersenyum smrig,Arkana yang juga melihatnya dan tahu apa yang ingin di lakukan asisten nya itu ia segera menolak!,"Apa yang ingin kau lakukan!kau ingin aku dan dia.."ucap Arkana tiba-tiba semakin merasa panas yang semakin membara.


"yang mulia saya tahu itu salah,tapi bagaimana pun juga kita harus menyelamatkan Anda dulu!"ucap asisten itu memang sangat khawatir dengan Arkana.

__ADS_1


"Saya lihat parasnya juga lumayan dan juga dia sepertinya tidak memiliki niat jahat datang kemari malah sepertinya dia membenci yang mulia,bukan kah itu sangat baik!"ucap asisten itu dengan pemikiran yang matang.


Cherly terkejut saat melihat kedua orang itu,dengan Arkana yang di topang tubuh nya dan tampak berkeringat dan kesakitan.


"Nona maukah anda membantu Yang mulia?"tanya asisten itu dengan senyum aneh membuat Cherly berjaga-jaga.


"tidak bisa aku sedang lapar!"jawab nya cepat dan langsung berlalu pergi saat melihat dua orang pelayan tak jauh darinya.


"hei nona!!aku bisa membuat mu masuk penjara karna sudah semena-mena dengan Raja!"ucap Asisten itu membuat langkah Cherly terhenti karna sangat takut.


"usia ku masih panjang aku tidak bisa masuk penjara!",gumam nya.


namun ia tidak tahu,pilihan itu akan membuatnya masuk kedalam penjara yang lebih rumit lagi.


akhirnya ia berbalik melihat ke arah kedua orang itu!,"katakan apa yang perlu ku bantu?"tanya nya dengan sangat kesal.


"Tolong bantu bawa yang mulia ke kamar nya,dia sekarang sedang sakit dan tidak bisa berjalan dengan stabil sedangkan saya masih harus mengerjakan sesuatu!",jelas asisten itu.


Cherly memutar bola mata malas,"hanya itu?CK mengesalkan sekali!"ucapnya.


"baiklah!"ucapnya dan bergantian dengan asisten itu merangkul bahu Arkana,tapi ia sangat terkejut saat merasakan tubuh Arkana yang sangat panas.


"apa kau yakin dia baik-baik saja,tubuh nya sangat panas!atau begini saja aku akan mengambil kotak obat dulu,kau bawa lah dia dulu ke kamarnya!,"ucap Cherly tapi dengan cepat asisten itu menghalangi.


",tidak perlu nona,anda hanya perlu mengantarkan nya saja saya mohon!",ucap asisten itu pada akhirnya Cherly merangkul bahu Arkana membantunya berjalan menaiki tangga yang sangat panjang.


sang asisten itu yang melihat dari belakang,ia menjadi merasa bersalah pada wanita itu,"maafkan saya nona,tapi keselamatan yang mulia sekarang lebih penting!",ucap Asisten itu menghela nafas panjang dan berbalik pergi.


Cherly benar-benar tidak begitu kesusahan menaiki tangga,karna Arkana tak begitu membebankan tubuhnya padanya.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2