RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
pasangan Couple


__ADS_3

"kau sudah puas?",tanya David setelah Atalia berhenti terisak.


"apa kau fikir aku terlalu kejam?",tanya nya balik tanpa melihat ke arah David.


"tidak,aku tidak pernah menganggap mu kejam",jawab David dengan santai nya.


"benarkah?",Atalia melepaskan dirinya dari pelukan David dan sekarang menatap wajah pria itu dengan serius.


"aku tidak memaafkan nya?dan aku tidak menganggap nya sebagai kakek ku dengan berbicara lantang padanya,apa bagimu itu tidak kejam?",tanya menatap David dengan curiga.


"tidak sama sekali karna aku tahu alasan mu membenci nya dan tidak menganggap nya sebagai Kakek.dan yang harus kau tahu apapun keputusan mu aku akan selalu berada di sisimu dan selalu mendukung mu sekalipun keputusan mu salah!", ucap David berbicara sangat serius dengan tatapan yang lekat pada Atalia.


"benarkah?kau tidak akan membenci ku sampai kapanpun meski pun aku akan berbuah menjadi orang yang berhati kejam dan tak berperasaan di depan mu?,atau aku akan membunuh orang di depan mata mu?",tanyanya lagi, membuat David langsung menangkup wajah nya hingga tatapan mereka bertemu dengan jarak yang sangat dekat.


"kau tidak akan membunuh orang dengan sembarangan,dan aku sudah mengatakan nya dengan sangat jelas, kalau aku tidak akan pernah membenci mu apapun yang akan kau Lakukan di masa sekarang ataupun di masa depan!", Ucap David dengan bersungguh-sungguh.


Atalia merasa sudah mendapatkan pelabuhan terakhir nya,ia bisa melihat dari mata David yang tidak tersirat kebohongan sama sekali dan tidak ada keraguan sedikitpun di matanya dan juga wajahnya.


David mengusap-usap pucuk kepalanya kemudian kembali memeluk nya dengan erat dan penuh kasih sayang, membuat nya kembali mentikan air mata,"terimakasih!", ucapnya.


"istriku bisakah kau memanggilku dengan sebutan suamiku,aku ingin mendengar nya sekali saja", ucap David masih dengan posisi yang sama,


mendengar itu membuat Atalia yang tadinya begitu terharu dan sempat menitikkan air matanya langsung melepaskan diri dan mendorong dada David agar menjauh darinya.


"kau sangat menjengkelkan!",kesalnya menghapus air matanya.


David terkekeh,ia memang sengaja melakukan itu karna tidak ingin Atalia terlalu lama larut dalam kesedihannya,"bisakah kau mengatakan nya sekali sajaku mohon!",ucapnya sengaja menunjukkan wajah memohon seperti bocah.


"SUAMIKU.bisakah kau tidak membuat ku kesal aku tidak suka!",Atalia berbicara dengan menekan ucapannya melototi David yang sekarang tampak tersenyum lebar karena begitu puas dan senang.

__ADS_1


"baiklah istri ku,tapi aku tidak janji karna membuat mu kesal dan cemberut sangat menyenangkan dan membuat ku gemas!",ucap David masih menunjukkan senyum lebar.


Atalia tiba-tiba berdiri dan menarik tangan David yang sekarang duduk di sisi kasur nya,"sudah cukup,kau hanya membuat ku semakin kesal sekarang keluar dari kamar ku,aku mau tidur!!"ucapnya terus menarik tangan David,saat David sudah berdiri ia melepaskan tangan nya kemudian mendorong David dari bagian punggung nya.


"bagaimana bisa kau kejam pada suamimu sendiri,ini sudah lewat jam sepuluh malam,kau tidak takut jika terjadi apa-apa pada ku?",tanya nya yang terus di dorong oleh Atalia.


"aku tidak mau tahu,aku yakin kalau kau bisa menjaga dirimu sendiri",ucapnya berisi keras,hingga tiba-tiba David berbalik dan menangkap kedua tangan nya.


"tapi aku ingin menginap di sini!",ucap nya.


"tapi aku tidak mengijinkan!!",ucapnya tegas.


David tersenyum memikirkan sesuatu dan melepaskan tangan Atalia,tapi dengan dengan cepat berlari ke arah kasur dan langsung berbaring dan langsung memakai selimut dan menunjukkan senyum kemenangan pada Atalia.


"David kenapa kau kenakan sekali!!",kesalnya menarik selimut untuk melepas kan nya,tapi tiba-tiba David menarik tangan nya membuat nya membola karena begitu terkejut,hingga ia terjatuh tepat di dada bidang milik David.


''kenapa aku selalu deg-degan begini!", gumamnya terus menatap mata David yang berbola mata hitam pekat dengan wajah putih bersih dan mulus.


David tersenyum gemas kemudian memberantaki rambut Atalia,"jangan bawel lagi,sekarang tidur jangan membuang-buang energi mu!ini sudah hampir jam sebelas",Ucapnya kemudian meletakkan Atalia di samping nya dan menutupi nya dengan selimut,dan Atalia hanya menurut begitu saja seperti telah di hipnotis oleh kelembutan pria itu.


David melepaskan sepatu Atalia yang ternyata masih melekat di kakinya,setelah itu ia kembali berbaring masuk kedalam Selimut yang sama dengan Atalia dan memeluk.


sebelum itu ia sudah mematikan lampu tidur,


cup...


"selamat malam!", ucapnya setelah mengecup kening Atalia.


wajah Atalia sudah b sangat merah dan jantung nya masih berderak kencang untung saja David tidak bisa melihat wajah merah nya,ia tersenyum melihat wajah David yang selalu memberinya kedamaian dan ketenangan,ia mengulurkan tangannya ke belakang David tepatnya ke punggung nya dan mengambil posisi yang nyaman untuk tidur,tapi setelah beberapa saat ia masih tidak bisa tidur.

__ADS_1


menyadari hal itu David mengusap-usap punggung Atalia sesekali menepuk-nepuk nya seperti sedang menidurkan seorang anak,ia melakukan nya meskipun ia juga sudah sangat mengantuk.


awalnya Atalia merasa itu tidak berguna tapi lama-kelamaan itu membuatnya merasa nyaman dan menjadi mengantuk hingga lama-kelamaan ia menjadi terlelap.


pukul 11.45 malam pintu kamar Atalia tiba-tiba terbuka dengan sangat perlahan,dan dari balik pintu itu muncul Italia.


Ia tersenyum dan lega setelah melihat Atalia tidur tampak nyenyak dan seperti nya sudah lebih tenang lagi.


"Kehidupan Atali setelah kejadian itu pasti jauh lebih buruk dan menyakitkan di banding kan aku dan kakak,karna itulah dia menjadi orang yang keras dan kuat ya... termasuk tidak akan mudah menerima kakek!",Gumam nya menghela nafas kemudian dengan sangat perlahan menutup pintu.


"meskipun aku akan sangat bahagia jika bisa berkumpul dengan kakek tapi aku tidak akan menerima kakek sebelum Atalia menerima nya!", ucapnya dalam hati berjalan meninggalkan kemar Atalia.


...


setelah sampai di kamar nya ternyata Pitter sudah beberapa kali menelfon nya,pada saat ia akan menelfon balik Pitter lebih dulu menelfon nya.


"honey,kenapa kau tidak mengangkat telfon ku?",tanya Pitter tampak dengan mata mengantuk di layar namun belum tidur juga.


"tadi aku turun ke dapur sebentar dan lupa membawa ponsel ku,kau sudah terlihat mengantuk kenapa tidak tidur saja?",tanyanya terkekeh kecil melihat wajah Pitter.


"aku belum bisa tidur jika tidak melihat wajah mu dulu honey",ucap Pitter dengan suara manja.


"sekarang udah kan,honey udah bisa bobok sekarang aku juga udah mau tidur banget!",


"oke,bye honey aku mencintaimu tidur yang nyenyak selamat malam muah!",


"malam,aku juga mencintaimu tidur yang nyenyak honey muah!",setelah mengatakan nya Italia langsung memutuskan sambungan telfon.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2