
"ini bukan salah mama!jangan seperti itu!"ucap tuan Albert menenangkan Yoria yang belum sepenuh nya sembuh tapi sudah di pastikan oleh dokter kalau Yoria tidak akan kambuh lagi dan menjadi kehilangan jiwanya.
***
Atalia sampai di bandara internasional China,dengan langkah cepat ia berjalan terburu-buru keluar dari sana,''semoga saja mereka tidak kenapa-napa!",gumam nya.
tapi tiba-tiba ia menghentikan langkah nya saat mendengar seseorang memanggilnya dari arah belakang,pada saat ia berbalik terlihat Paul yang sekarang berlari ke arahnya.
"nona,untung saja saya sempat bertemu dengan anda!"ucap Paul dengan nafas ngos-ngosan karna mengejar Atalia.
sebenar nya ia menyewa helikopter yang ada di bandara itu agar sampai dengan cepat dan bersamaan dengan pesawat yang membawa Atalia.
",kenapa kau datang kemari?"tanya Atalia tidak percaya dengan Paul yang tiba-tiba ada bersama nya sekarang.
"aku mengikuti nona karna aku khawatir nona akan menemui Gladin dan Zacky yang sedang dalam penyerangan ke markas Lin ji!mereka mengatakan padaku untuk tidak membiarkan nona datang"ucap Paul.
"aku memang ingin akan pergi kesana!"ucap Atalia dengan nada datar dingin langsung berbalik dan melangkah kan kaki nya dengan tatapan lurus kedepan.
Paul yang belum sempat terkejut langsung mengikutinya dari belakang dengan berlari,"nona tunggu saya!!"
"nona keadaan anda sekarang tidak memungkinkan untuk ikut bergabung bersama mereka!anda harus memikirkan diri and!!percaya pada Zacky juga Gladin!"ucap Paul meyakinkan Atalia,ia terus berjalan sambil berbicara namun tatapan dan keputusan Atalia tidak akan pernah tergoyahkan oleh siapapun.
melihat itu Paul akhirnya menyerah untuk membujuknya!,"baiklah kalau Begitu saya aka ikut dengan nona!"ucapnya dan melihat lurus kedepan.
kedua nya sudah berada di luar dan sudah ada seorang yang mengantar kan mobil untuk Atalia sebelumnya.
"ini adalah mobil yang di pesan 5 jam yang lalu atas nama Ataliana"ucap pegawai sorum mobil itu menyerahkan kunci pada Atalia yang memang sudah ada di depan nya.
__ADS_1
Atalia menerima nya dan melemparkan nya pada Paul,dengan cekatan Paul menangkap nya,"terima kasih!",ucapnya pada pria yang mengantarkan mobil itu.
"sama-sama tuan!"ucapnya.
Paul menancap gas setelah melihat Atalia yang suday memasang sabuk pengaman nya.
tapi Atalia sangat kesal karna Paul tidak menyetir cepat,"apa kau bisa menyetir!!"ucapnya dengan suar menekan.
"saya hanya khawatir dengan kondisi nona!"ucap Paul yang memang benar adanya karna ia sangat khawatir.
"hentikan"tiba-tiba ucapan itu keluar dari mulut Atalia,dengan perlahan paul menginjak rem dan menoleh ke arah Atalia setelah mobil berhenti.
"turun!"ucap Atalia seketika membuat Paul terkejut,yang benar saja ia mengikuti atalia dari Swiss sampai ke china hanya untuk melindunginya tapi malah di suruh turun,dengn cepat ia menancap gas dengan kecepatan penuh.
"saya akan ikut dengan nona!"ucap Paul berisiteguh.
***
.
tapi tiba-tiba seorang bawahan nya masuk dengan menerobos pintu kencang tentu saja ia yang memang sangat suka marah ingin membunuh siapa yang menganggu nya.
"lancang sekali masuk tanpa mengetuk pintu lebih dulu!!!"teriak nya membua bawahan yang berada di depannya sangat terkejut dan langsung melihat ke belakang siapa yang berani menganggu orang seperti boss mereka.
pria yang baru saja masuk itu langsung berlutu dengan ketakutan,karna jika tidak ia akan di potong dan organ-organ tubuh nya akan di ambil dan di jual itu adala hukuman yang selalu di ber Lin Ji pada bawahan nya yang berani membantah dan menganggu nya.
"tapi..seseorang sepertinya memutuskan jaringan kita tuan,dan jebakan-jebakan yang terpasang 100 meter dari gedung ini juga di hancurkan cctv juga mati dengan matinya jaringan!,dan sebelum jaringan Mati saya melihat kalau kita di kepung dari segela arah!"ucap nya lagi dengan tubuh yang gemetaran karna takut.
__ADS_1
"aaaakh!!! sialan!!siapa yang berani masuk ke wilayahkua!!"teriak nya dengan sangat marah dan menendang meja yang ada di depan nya hingga mengnai bawahan nya nya berad di depan.
"aku akan membunuh siapapun yang menganggku!!"teriaknya dan langsung melangkahkan kaki keluar dari sana seperti seorang raksasa.
tapi baru saja ia akan keluar tiba-tiba semua lampu mati dan tak terlihat apapun lagi,ia tak bisa meliha apapun,"siapa yang melakukan nya!!!!!!"teriak nya mendendang siapapun di depan nya.
"berikan aku lampu!!"bentak nya dengan cepat bawahan nya yang berada di sana buru-buru memberikan senter yang cukup besar namun masih bisa di pegang tapi baru saja ia memegang seneter itu tiba-tiba ada getaran yang sangat kuat seperti gempa.
mereka tidak tahu kalau lantai bawah gedung itu telah di lempar boom hingga meledak dan membuat getaran hingga Lantai paling atas.
"apa itu?"ucapnya dengan tatapan waspada dan melangkah kan kaki untuk menuruni tangga dengan bantuan senternya.
tapi ia terkejut saat mendengar suara tembakan di luar,"kalian semua ikut aku!!"teriaknya pada bawahan nya yang masih berdiam diri di sana tanpa mengikutinya.
tapi saat mendengar suara tembakan laser yang sangat besar,ia menjadi yakin kalau orang yang sudah masuk ke wilayah nya bukan orang biasa,"siapkan senjata dan juga boom!tampak nya ada orang yang ingin mengantarkan organ merek padaku!",ucap nya dengan tertawa keras dan bahagia
dengan cepat para bawahan nya itu menyiapkan senjata-senjata yang tersedia di sana dan juga boom.
"hidupkan semua lampu laser setiap lantai!dan juga penerang keluar gedung!"ucapnya lagi pada bawahan nya yang lain.
sedangkan di sisi lain Gladin sudah menyelinap masuk kedalam gedung itu dengan berpura-pura sebagai bawahan Lin Ji,karna tujuan utama mereka adalah Lin Ji,jika Lin Ji sudah di tangkap dan berda di tangan mereka maka gedung itu akan di boom dan di hancurkan hingga rata.
Gladin melawan arah karna para pengawal Lin Ji berlari keluar untuk menghadapi orang yang sudah masuk kedalam kawasan mereka,sedangkan ia berlari ke atas dan mencari keberadaan Lin Ji.
hingga saat matnya menangkap seseorang yang ia lihat di dalam foto beberapa waktu yang lalu tak lain adalah Lin ji yang sedang membawa senjata api bersama nya dan beberapa puluh orang yang mengikutinya dari belakang lengkap dengan senjata mereka.
bersambung...
__ADS_1