
''cepatlah pergi dari rumah ku,jika kau masih berada di sini,aku jadi yakin kalau kau ini ingin merusak hubungan ku dengan ayah ku dan berniat menguasai harta kami"ucap jayn lagi dengan suara yang dalam.
"Sebenar nya tuan besar Albert masih menahan ku di sini,tapi karna kau sudah mengatakan seperti itu dan aku juga tidak ingin merusak hubungan kalian,tenang saja besok aku akan kembali jadi kau tidak perlu khawatir"ucap David melepas kan tangan Jayn yang menahan dada nya kemudian pergi begitu saja.
Tapi ia tidak sadar kalau Jayn mengambil beberapa helai rambut nya,nampak nya rambut nya rontok karna banyak berfikir akhir-akhir ini.
Jayn melihat 5 helai rambut David yang sudah berada di tangan nya,"selama ini aku memang sedikit merasa aneh,aku dengan papa begitu mempunyai perbedaan yang sangat besar,seperti bukan ayah dan anak kandung,dan setiap kali,aku merasa tidak mempunyai rasa aman di dekat nya padahal dia selalu melindungi ku seperti menjaga telur"gumam Jayn dengan perasaan campur aduk.
"Tapi sudah sampai di sini,perusahan Albert menempati posisi kedua perusahan terbesar di dunia,dan itu sebentar lagi akan menjadi milik ku,aku tidak akan membiarkan perusahan yang sudah ku impikan menjadi milik ku itu di ambil orang lain"gumam Jayn lagi dengan tekad kuat.
Kemudian ia membuka pintu kerja papa nya itu,dan langsung masuk,"papa"ucap nya melihat pria itu tak menyadari kedatangan nya.
"Oh Jayn kau belum tidur,ada apa?"tanya Albert menghentikan pekerjaan nya.
"Tidak,aku hanya ingin bertanya apa saja yang harus ku persiap kan mulai sekarang untuk menjadi pemimpin perusahan bulan depan,aku tidak ingin membuat kesalahan"ucap nya membuat Albert merasa lucu.
"Kamu tidak perlu segugup itu,papa akan selalu di samping mu untuk mengajari mu"ucap Albert menunjukkan sikap hangat nya.
"Mmm..kenapa harus bulan depan pa,kenapa tidak minggu depan saja?"tanya nya tiba-tiba membuat Albert cukup tertegun.
"Papa jangan salah paham,aku hanya tidak tega melihat papa setiap hari bekrja dan sangat sering lembur,aku ingin melihat Papa santai dan tidak banyak fikiran dan juga kelelahan lagi"ucap nya lagi dengan suara lemah.
"Putra papa nampak nya memang sudah dewasa,papa sangat senang kamu memikir kan papa,tapi untuk mengalih kan pemimpin tidak lah mudah itu juga harus melalui prosedur-prosedur yang cukup banyak dan tidak bisa selesai dengan cepat"jelas Albert dengan lembut.
"Oh ternyata begitu ya pa,aku mengatakan itu karna aku memang tidak tega melihat papa lelah"ucap Jayn.
__ADS_1
"Kalau begitu sebelum kau menjadi pemimpin sesungguh nya,mulai minggu depan kau akan menggantikan papa dulu,hitung-hitung untuk belajar"ucap Albert membuat Jayn senang.
"Benarkah!!terima kasih pa,aku pasti akan melakukan yang terbaik"ucap Jayn dengan sangat bahagia dan antusias,membuat Albert tertawa melihat tingkah putra nya itu.
"Kalau begitu aku akan istirahat dulu pa,aku janji akan membanggakan papa"ucap Jayn langsung keluar dengan sangat bahagia.
Albert hanya bisa menggeleng kan kepala nya,"apa saat aku muda,aku juga bersifat kekanakan begitu"gumam nya kemudian kembali fokus dengan pekerjaan nya.
Tok...tok...
Seseorang di balik pintu masuk setelah mengetuk pintu,"Tuan"sapa nya,dia adalah Asisten Albert.
"5 hari lagi aku akan ke Amerika,jadi aku memberikan mu tanggung jawab,untuk mengawasi putra ku di perusahan,kau harus mengajari dengan baik"ucap Albert yang membuat asiten nya itu tertegun dan cukup tak percaya.
"Apa tuan sudah yakin mengalih kan perusahan ke tangan tuan muda"ucap Asiten itu dengan tak percaya.
"Tuan kalau saya boleh jujur,saya rasa Tuan muda belum bisa mengambil alih seluruh perusahan"ucap Asisten itu dengan khawatir.
Albert mengangkat pandangan nya,"karna itu aku memberi nya kesempatan minggu depan untuk membuktikan diri nya bahwa dia mampu"ucap Albert dengan serius.
"Baiklah,saya akan akan mengajari tuan muda dengan baik nanti nya"ucap Asisten itu ada rada keberatan di hati nya,dan ia tidak percaya pada tuan muda Nya yang hanya tahu hoga-hoga dan mencari masalah itu,tapi bagaimana pun Tuan nya itu sangat menyayangi Jayn.
"Saya hampit lupa,Tuan saya ingin melapor kan masalah perusahan Jhon"ucap Asisten itu setelah beberapa saat berfikir.
"Apa katakan lah?"tanya Albert menatap bawahan nya itu lekat.
__ADS_1
"Saya menemukan kalau sistem jaringan mereka di retas 2 hari yang lalu,dan hari ini Nona Atalia memutuskan jalur perdagangan prodak-prodak mereka,juga memutuskan beberapa kerja sama perusahan-perusahan yang bekerja sama dengan perusahan Jhon"jelas Asisten itu dengan berbicara serius.
Albert beberapa saat berfikir,"kalau begitu ambil jalur lain untuk membuat sistem perdagangan perusahan Jhon kembali lancar,ambil jalur perdagangan perusahan,dan bantu mereka untuk mengirim lebih banyak prodak untuk minggu ini"ucap Albert membuat Asisten itu terkejut.
"Tuan ingin prodak perusahan Jhon,di perdagang kan melalui jalur perusahan Albert,lalu bagaimana dengan barang atau atau pun prodak perusahan nanti nya?"tanya Asisten itu.
"Lakukan saja,dan setelah itu cari beberapa perusahan yang ada di sini atau pun dari negara lain untuk menjalin kerja sama dengan perusahan Jhon"ucap Albert lagi.
"Meskipun keluarga Jhon sudah ikut ambil bagian,tapi semua nya juga sudah terungkap dan semua orang sudah tahu kalau itu kebohongan,memang benar mereka pantas di hukum tapi David tidak pantas di hukum,kedua orang itulah yang seharus nya di hukum dan suatu saat aku sendiri yang akan menghukum mereka,sebaik nya putri ku sudah mulai memikirkan kebahagiaan sendiri mulai sekarang tanpa memikirkan orang lain lagi"ucapnya.
"Benar sekali tuan"ucap Asisten nya itu,ia juga adalah salah satu guru Atalia dulu,dan dia cukup menyukai kecerdasan dan kezeniusan nya.
"Tapi David dan dia juga sudah bercerai,apa mungkin mereka bisa bersatu lagi Tuan?"tanya lagi.
"Aku bisa lihat kalau mereka saling mencintai,tapi putri ku itu cukup keras kepala untuk mengakui nya"ucap Albert lagi yang menghela nafas panjang.
***
"David kau dari mana tadi,saat aku bangun tidak melihat mu lagi,ku pikir kau sudah meninggal kan ku"Ucap Pitter melihat David sudah ada di kamar duduk dengan santai.
###
like...
komen...
__ADS_1
vote...