
Malam hari
tidak seperti biasa ia akan menghabiskan waktu di ruang kerja nya sebelum tidur sekarang ia sudah berbaring di tempat tidur nya cukup lama namun tak kunjung tidur,ia hanya memeluk guling dan terdiam entah apa yang di pikiran nya.
sampai Italia datang dan dengan tiba-tiba menjatuhkan tubuhnya di samping saudara nya itu bahkan memeluk nya dengan sangat erat.
"Aku sudah lama tidak tidur dengan mu,biarkan aku tidur di sini ya,mumpung David gak ada di sini!", ucapnya tak melepaskan pelukannya.
"mmm ya",jawab Atalia tanpa bergerak sedikit pun membuat Italia heran,dan duduk melihat wajah saudara nya itu.
"kenapa kau terlihat lesu?apa kau sakit?", tanyanya dengan khawatir meletakkan tangan nya di dahi Atalia tapi tidak panas sama sekali.
"aku baik hanya mau tidur saja!",ucapnya menarik nafas panjang.
"benarkah?padahal aku ingin meminta pendapat mu tentang baju pengantin yang akan ku gunakan!hmmhuh....kau beruntung mempunyai calon mertua yang menyiapkan semuanya",ucap Italia dengan menarik nafas panjang.
mendengar itu membuat Atalia merasa iba dan langsung bangun,"jangan sedih begitu,bukan kah kau masih mempunyai ku untuk mengurus semua pernikahan mu nanti,aku bisa mengurus semuanya jadi kenapa haru sedih begitu",ucap Atalia dengan memegang tangan Italia dan menatap nya dengan tatapan yakin.
"Atali terimakasih!",Italia langsung memeluk Atalia dengan perasaan yang bahagia dan tenang, saudara nya itu selalu bisa memberinya ketenangan kebahagiaan dan selalu bisa di andalkan.
"kau adalah saudara ku,aku tentu saja akan melakukan apapun yang bisa ku lakukan!",ucapnya masih memeluk saudara nya itu.
"andai saja ibu kita masih hidup,mungkin dia akan melakukan semuanya untuk kita dia akan memberikan yang terbaik sama seperti mu yang selalu memberikan yang terbaik untuk ku!",ucap Italia dengan bulir bening yang mengalir dari pelupuk matanya.
"sudah jangan berlarut-larut sedih nya,kita pilih gaun nya sekarang!",ucap Atalia melepaskan tangan nya dari punggung Italia.
"berikan aku ingin melihat nya!",ucap Atalia mengambil buku desain gaun pengantin yang di bawa Italia.
keduanya fokus memilih rancangan gaun pengantin yang ada di buku desain itu, sampai ponsel Atalia berdering.
"tunggu sebentar aku akan mengangkat telfon dulu!", ucapnya memberikan buku desain itu pada Italia dan mengambil ponsel dan mengangkat telfon yang ternyata dari Yoria yang memulai panggilan video.
ia terkejut saat melihat David ternyata ada di panggilan video itu,"Kenapa aku jadi kesal mengingat tadi siang bahkan dia tidak melihat ke kamera!",gumam Atalia merasa kesal melihat David.
__ADS_1
"Atalia kau sudah mau tidur ya,maaf ya mama ganggu soalnya tadi sore mama ada urusan",ucap Yoria.
"akh tidak kok ma,aku bahkan belum mau tidur karna Italia ada di kamar ku meminta ku untuk ikut memilih gaun pengantin nya!",ucap Atalia memperlihatkan Italia.
"halo Tante!",sapa Italia dengan melambaikan tangan nya tersenyum.
"Italia sayang apa kau juga akan menikah?", tanya Yoria cukup terkejut.
"benar Tante,aku dan calon suamiku berencana menikah setelah Atalia dan David menikah!",jawab Italia dengan sedikit malu.
"begitu ya!",ucap Yoria tampak diam beberapa saat.
Sedangkan David Tampak juga masih sibuk dengan komputer nya sesekali melihat ke arah kamera!, tapi itulah sejatinya David yang akan sangat serius saat sedang bekerja.
"Sayang Tante pikir kau akan sibuk dengan menyiapkan pernikahan nya, kalau kau setuju bagaimanapun kalau pernikahan mu di buat di hari dan di pesta yang sama dengan Atalia!",ucap Yoria membuat Atalia dan Italia tertegun bahkan kedua nya saling menatap.
"akh itu tidak mungkin Tante",ucap Italia merasa tidak enak apalagi Yoria yang mempersiapkan semuanya untuk pernikahan putra satu-satunya.
Italia melihat ke arah Atalia,jika di pikiran itu memang akan sangat asik menikah bersama-sama dengan saudara kembar.
"Atalia sayang kau tidak keberatan kan?",ucap Yoria melihat Atalia.
Atalia menggelengkan kepalanya,"aku sama sekali tidak keberatan ma,aku Bahkan sangat senang jika bisa seperti itu!",jawab Atalia.
"David kau juga tidak keberatan kan?",tanya Yoria pada David.
"oh apa...,akh tidak aku tidak keberatan sama sekali ma!",jawab David yang sebenarnya tidak tahu apa maksud sang mama,karna ia terlalu fokus pada pekerjaan nya sehingga tidak bisa mendengar kan dengan jelas dari pihak manapun.
"Bagus sekali,jadi Italia apa kau setuju sayang?",tanya Yoria tampak begitu bersemangat, sebenarnya ia sudah menganggap kedua wanita itu seperti Putri nya karna mereka ada adalah putri fingie sahabat nya,dan ia ingin menjadi sosok ibu bagi mereka yang menyiapkan pernikahan untuk putrinya.
"Aku akan bertanya pada calon suami ku Tante,apa boleh?",tanya Italia dengan hati-hati takut jika Yoria mudah tersinggung.
"ah iya benar juga,tentu saja sayang kau memang harus bertanya pada nya dulu dan meminta pendapat nya!",ucap Yoria.
__ADS_1
"jadi Atalia sekarang ibu akan memperlihatkan beberapa rancangan gaun pengantin untuk kau pilih dan juga pakaian pernikahan untuk David!",ucap Yoria tampak mengambil buku desain pakaian pengantin.
"mmm aku khawatir ma kalau David terlihat sangat sibuk mungkin dia tidak mempunyai waktu untuk memilih nya!",ucap Atalia membuat David langsung melihat ke arah kamera dan langsung melihat wajah Atalia membuat nya langsung tersenyum.
"hai istri ku,aku sangat merindukanmu aku benar-benar lelah dan ingin memeluk mu sekarang juga!",ucap David dengan wajah lucunya.
Atalia kesal melihat nya,ia tidak menanggapi nya sama sekali bahkan menatapnya dengan sinis membuat David merasa heran dan bingung.
Yoria kemudian baru muncul di kamera setelah mengambil buku desain pakaian pengantin.
"ma, bagaimana kalau besok saja milih gaun nya, nanti kalau Italia benar-benar di satu pernikahan dengan ku kami bisa memilih gaun yang sama!",ucap Atalia mengabaikan David.
"mmm Benar juga,dan tampak nya David juga memang masih sibuk haish ya sudah lah kalian berdua ini..",ucap Yoria lagi-lagi harus menunda tapi ia juga tidak masalah karna apa yang di katakan Atalia ada benarnya juga.
"memang benar ma, pekerjaan ku masih sangat banyak dan harus aku sendiri yang mengerjakan nya,tapi besok pasti bisa!",ucap David.
"iya-iya baiklah tapi kau juga jangan lupa istirahat ya,mama tidak mau kau kecapean dan tidak mengingat waktu makan",ucap Yoria mengingat kan David.
"iya ma",jawab David.
"kau juga Atalia sayang,kau juga harus banyak beristirahat dan jangan terlalu lelah dan jaga kesehatan juga,ya sudah mama tutup telfon nya ya bye",ucap Yoria kemudian keluar dari penggilan itu.
Atalia baru saja akan menutup telepon tapi David dengan cepat menghentikan nya.
"Atalia jangan tutup telfonnya,aku ingin melihat wajah mu sambil bekerja agar aku semangat dan tidak mengantuk!",ucap David dengan tersenyum memohon.
"tidak perlu,itu tidak penting aku mau tidur!",ucap Atalia dengan kesal langsung menutup telfonnya membuat David terkejut.
"*entah kenapa aku kesal, padahal David sibuk tapi kenapa aku tidak mengerti dia begini...?"
"tapi aku juga kesal karna dia sangat mementingkan pekerjaan nya sampai lupa menelfon ku seharian*!", Gumamnya.
bersambung....
__ADS_1