RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
tubuh dingin


__ADS_3

setengah jam kemudian David keluar dari ruangan Paul dengan memegang kertas,ia sangat senang setelah mendengar ucapan Paul yang mengatakan kalau 92 persen operasi akan berhasil untuk mengangkat tumor di kepala Atalia.


Ia melangkah kan kakinya cepat menuju ruangan dimana Atalia sekarang,tidak sabar rasanya ia memberi Atalia,"dia pasti sudah sadar sekarang!"gumam nya melihat jam tangan nya.


setelah masuk ke ruangan Atalia,ia melihat Italia yang duduk sofa memainkan gawai nya dengan Atalia yang masih memejam kan mata di atas ranjang.


"Apa Atalia kembali tidur?"tanya David dengan suara datar nya membuat Italia terkejut.


"tidak,dia belum sadar dari tadi!"jawab Italia yang berfikir Atalia memang masih dalam efek cairan yang tadinya di suntikan pada Atalia.


David menyerngitkan dahinya,"kau yakin?"tanyanya.


"tentu saja,dari tadi aku di sini tidak kemana-mana!"jawab Italia.


di saat yang sama Paul masuk dengan seorang suster bersama nya membawakan bubur nasi untuk Atalia,"apakah nona Atalia kembali tidur setelah memakan obat?"tanya Paul sembari mengambil nampan berisi bubur dari suster yang mengikuti nya,dan menyuruh nya keluar.


"obat?dia belum makan obat karna dari tadi juga belum bangun"ucap Italia dengan serius.


"belum bangun?"Paul melihat jam tangan nya,ini sudah lebih dari tiga puluh menit Atalia tidak sadarkan diri.


"baiklah mungkin sebentar lagi!"Paul meletakkan nampan yang masih di pegang nya ke atas nakas,dan menghampiri dua orang dokter yang berjaga hari ini di ruangan itu.


David duduk di kursi yang tepat di samping Atalia,ia memperhatikan wajah Atalia yang masih sama seperti yang ia tinggal kan tadi sedikit pucat,ia merasa tidak tenang sebelum Atalia membuka mata nya,melihat jam tangan nya lagi sudah lebih dari empat puluh menit Atalia tidak sadar.

__ADS_1


pada saat ia akan menyentuh tangan Atalia,getaran ponselnya menghentikan pergerakan nya,melihat kalau itu pesan dari Pitter ia langsung membuka nya,tiga hari yang lalu Pitter memang sudah kembali ke Amerika untuk mengurus perusahan sebelum David kembali.


setelah membalas pesan dari Pitter ia kembali melihat ke wajah Atalia,dan mengangkat tangan nya untuk menyentuh tangan wanita itu dan betapa terkejut nya ia saat merasakan tangan Atalia begitu dingin seperti es, sontak ia menarik tangannya karna terkejut dengan dingin nya tangan Atalia tapi dengan cepat ia kembali memegang tangan Atalia untuk memastikan dan memang benar itu memang sangat dingin seperti es.


tiba-tiba jantung nya terpompa cepat takut,ia menyentuh wajah Atalia yang sama dingin nya tangan nya turun ke leher Atalia yang juga sangat dingin,"apa yang terjadi!!"ucap nya dengan suara cukup tinggi dan panik.


Italia yang duduk di sofa langsung bangkit dan menghampiri David yang tampak menggosok-gosok tangan Atalia."apa?"tanyanya yang ikutan panik saat melihat wajah David yang panik dan sangat merah melihat Atalia.


"ada apa?"Paul yang juga mendengar suara David langsung datang bersama kedua dokter yang berjaga di ruangan itu.


"tubuh Atalia sangat dingin!"ucap David menatap Paul dengan wajah panikdan jantung yang berdegup begitu cepat karna takut dengan keadaan Atalia sekarang,ia terus menggosok-gosok tangan Atalia dengan mata yang merah sekarang.


Paul menyentuh tangan Atalia dan sama terkejut nya dengan David,"kenapa bisa sedingin ini?"Paul juga menjadi panik dan dengan cepat memakai steteskop yang ia masukkan dalam sakunya dan langsung meletakkan nya di dada Atalia,ia menjadi sangat terkejut dengan detak jantung Atalia yang begitu lambat.


"ada apa dok?"tanya kedua dokter lainnya saat melihat ekspresi Paul yang tak bisa di jelaskan.


"apa yang terjadi?"tanya David dengan tatapan yang tajam dan mata merah.


"aku juga tidak tahu kenapa bisa tiba-tiba begini,cepat ambilkan alat pacu jantung!"ucap Paul cepat,salah satu dokter itu dengan cepat mengambilkan nya dan memberikan nya pada Paul yang memang sudah di sediakan di sana,yang di mana di sebelah kiri Atalia tempat alat-alat


Paul terlebih dulu memasang kabel pemacu jantung ke monitor,kemudian setelah itu menggosok-gosokkan alat pemacu itu dan meletakkan nya di dada Atalia bersamaan dengan letak nya alat pemacu itu dada Atalia terangkat ke atas.


Paul hanya menggunakan nya sekali baru setelah itu Atalia mulai bernafas namun ia bernafas melalui mulut,sehingga ia mulai kesusahan bernafas,ia kembali memeriksa detak jantung Atalia namun masih sama berdetak lambat.

__ADS_1


deru nafas Atalia dari mulut begitu panjang dan lama,dada nya naik turun dengan sangat perlahan untuk bernafas,David menggegam tangan Atalia dengan mata yang berkaca-kaca sungguh ia sangat takut dengan kondisi Atalia,ia takut jika sampai Atalia berhenti bernafas.


Italia menutup mulut melihat Atalia yang kesusahan bernafas.


Paul meletakkan kembali alat pacu jantung itu kedada Atalia,hingga dadanya seketika seperti terangkat tapi tetap saja nafas nya masih tecekat dan tampak masih kesusahan bernafas,ia masih belum bisa bernafas dari hidung.


ia kemudian menyuruh rekannya untuk memakaikan Atalia Alat oksigen dan juga alat pengukur suhu tubuh dan di pasangkan pada monitor ICU bersama dengan alat pacu jantung.


hampir saja Paul menangis saat melihat monitor ICU garis detak jantung, suhu dan garis RESP/pernapasan Atalia yang tadinya bergelombang-bergelombang sekarang terus bergerak lurus.


Ia kembali meletakkan alat pacu jantung itu di dada Atalia hingga detak jantung nya kembali normal,tapi pernapasan nya masih saja sama,dan suhu tubuhnya semakin rendah hingga tubuhnya menjadi semakin dingin.


"David tolong kalian keluar dulu!"ucap nya pada David dan Italiana.


David menggelengkan kepalanya,"aku ingin disini!"ucap David Masing menggenggam tangan Atalia dengan air mata yang menggenang di matanya.


"tidak bisa dav,lihat kondisi Atalia kami akan melakukan sebisa kami dan aku pasti akan berusaha!"ucap Paul yang dengan sekali tarikan nafas.


David melepaskan tangan Atalia dan dengan berat hati keluar dari sana,''kau harus sembuh untuk ku!"ucap David pada Atalia sebelum ia keluar.


"kumohon sembuhkan saudara ku!"ucap Italia dengan mata yang berkaca-kaca,kemudian mengikuti David keluar.


Paul meminta salah satu dokter yang sekarang bersama nya untuk memanggil dokter yang lain,sebenar nya Paul menemukan sesuatu yang janggal,karna itu baru saja ia memeriksa keadaan tubuh dalam Atalia dan ia menemukan kenapa Atalia seperti sekarang ada cairan aneh yang masuk kedalam tubuhnya,itu persis seperti cairan beku hingga membuat darah di pembuluh darah membeku,dan organ-organ lainya juga hampir membeku tidak sampai di sana,oksigen juga tidak bisa masuk kedalam jantung,otak dan paru-paru berakibat pada jantung Atalia mulai membeku.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2