
"kenapa?"tanya Atalia setelah mereka masuk ke kamar David.
"bisakah kau berpura-pura di depan mama papa kalau kita sudah melakukan malam pertama", ucap David membuat Atalia tentu saja terkejut.
"apa yang kau katakan,apakah ibu dan ayah akan marah jika kita tidak melakukan hal itu?",tanya balik Atalia Dengan serius.
"lagi pula mereka juga tidak akan tahu kita sudah melakukan hubungan intim atau tidak",ucap Atalia dengan wajah sedikit merona karena membahas itu.
David menghela nafas menggelengkan kepalanya dengan tersenyum kemudian memegang wajah Atalia dengan kuat."istri ku tercinta bagaimana bisa kau begitu polos bahkan kau ingin bertanya pada Italia Kenapa jalan nya mengangkang",ucap David terus mengapit pipi Atalia dengan sangat gemas.
"David apa yang kau lakukan", gerutu nya ingin melepaskan tangan David dari wajahnya.
"apa kau ingin tahu kenapa kaki saudara mu itu mengangkang?",tanya David membuat Atalia diam Dan menatap David dengan serius.
"kenapa?apa kau tahu kaki Atalia kenapa?",tanya balik nya tidak yakin kalau David tahu kenapa Italia berjalan mengangkang begitu.
"tentu saja,kaki Italia mengangkang karna mereka melakukan hubungan intim dengan Pitter semalaman mengingat itu adalah malam pertama mereka", ucap David seketika membuat Atalia melotot dan dengan wajah yang sangat merah dan panas namun berbeda dengan David yang tersenyum lebar melihat wajah Atalia.
"Kenapa bisa sampai seperti itu?dan aku tadi ingin bertanya masalah itu di depan ibu dan Ayah!", ucapnya langsung menutup wajahnya dengan sangat malu.
"pfft sudah lah,tidak apa-apa tapi untuk selanjutnya kau harus menjaga ucapan mu di sini jangan sampai kau membahas atau mengatakan hal yang menyangkut tentang itu", ucapnya mengusap-usap kepala Atalia.
"tampak nya aku harus mengajari mu lebih dalam lagi mengenai hubungan intim!", Gumamnya merangkul pinggang Atalia dan keluar dari kamar itu kembali berkumpul bersama dengan yang lainnya.
__ADS_1
***
"setelah kalian kembali dari berbulan madu, mama ingin mendapatkan garis dua", Ucapnya Yoria dengan bersemangat memeluk Atalia.
"Ma bagaimana mungkin secepat itu!",ucap David menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"jadi mama sama papa sudah menyiapkan tiket berbulan madu selama satu bulan!",ucap Yoria membuat ke empat orang itu terkejut karena selama itu.
"Mama hanya asal bicara,terserah kalian ingin berbulan madu seberapa lama!", ucap tuan Albert membuat Atalia bernafas lega.
"Atalia Italia kalian jaga diri baik-baik ya, kalian juga harus menjaga suami kalian,pokok nya secepat nya mama ingin mendapatkan cucu dari kalian!",ucap Yoria memeluk Atalia dan Italia bergantian.
"David pamit dulu ya ma, kalian juga jaga diri kesehatan!", ucapnya menyalami kedua orang tua nya itu.
***
"apakah kita perlu bulan madu?apa kau tidak mempunyai banyak pekerjaan di kantor? apalagi Pitter juga tidak ada untuk mengurusinya!aku juga mempunyai banyak pertemuan dengan klien besar yang hanya boleh aku yang datang menemui mereka!", jelas Atalia panjang lebar.
"bagaimana bisa kita tidak memerlukan nya, setiap pasangan yang baru menikah memang membutuhkan bulan madu untuk semakin mempererat hubungan,dan masalah pekerjaan kita kesampingkan dulu jangan mencoba menghindari ku istri ku!", ucapnya menggosok-gosokkan wajahnya dengan wajah Atalia.
"atau kita bisa melakukan nya di atas pesawat ini!", ucapnya membuat Atalia terkejut dan langsung tidak setuju.
"kurasa itu adalah hal yang baru dan akan menyenangkan, boleh ya!", ucapnya dengan tatapan memelas menatap mata Atalia.
__ADS_1
glek...
Atalia menelan saliva nya saat melihat tatapan David yang tidak terlihat seperti biasanya, tatapan nya sekarang sama seperti singa kelaparan yang menginginkan singa betina.
"bagaiman ini aku tidak mungkin menolak nya lagi, apalagi jika terus menahannya itu akan menimbulkan penyakit!", Gumamnya dengan bingung.
"apa boleh aku melakukan nya sayang",ucap David mengangkat Atalia dengan enteng nya ke pangkuan nya kemudian memasukkan wajahnya ke leher jenjang Atalia membuat tubuh Atalia seketika meremang dan kesulitan bernapas.
"bo...boleh!", ucapnya dengan kesusahan karna David terus mencumbui leher nya.
mendapat persetujuan itu membuat David begitu senang,ia kemudian memasukkan tangannya dengan sembarangan ke dalam pakaian Atalia membuat Atalia semakin tak karuan apalagi merasakan sesuatu benda milik David yang tegak menyentuh pahanya.
"aku janji akan melakukan nya dengan pelan!", ucapnya kemudian naik ke bibir Atalia dan me**atnya, kemudian ia yang merasakan tubuh Atalia bergetar ia kemudian semakin menariknya dan memeluk nya semakin erat dan menuntun kedua tangan Atalia untuk di kalung kan di lehernya.
sementara tangan nya kembali menyusuri punggung Atalia untuk membuka pengait bra Atalia.
tapi tiba-tiba seseorang mengetuk pintu kamar mereka namun David sama sekali tidak peduli ia terus melakukan aksi nya karna ia sudah menanti kan hari itu sangat lama.
tapi orang di depan pintu tak berhenti mengetuk membuat Atalia langsung mendorong nya,"mungkin ada hal penting!", ucapnya dengan mengusap sekilas bibir nya dan membuang wajahnya yang sangat merona kemudian turun dari pangkuan David
sementara David sangat kesal bisa-bisa nya menganggu kenangan nya.
bersambung....
__ADS_1