
kemudian tangan David turun ke bibir Atalia, membuat Atalia terkejut."apa yang ingin kau lakukan?", tanya nya dengan jantung berdebar.
"ada sisa makanan di sini!",ucap David mengusap sudut bibir Atalia kemudian memasukkan nya kedalam mulut nya.
mendengar itu membuat Atalia merasa malu, bagaimana bisa pikiran nya begitu mesum sekarang.
"Kau pikir apa?",tanya David Melihat Atalia dengan tersenyum jahil,dengan cepat Atalia memalingkan wajahnya kembali ke makanannya.
hasseyrwd
"aku sudah selesai makan,kita pulang sekarang!", ucapnya mengambil tisu dan membersihkan sudut bibirnya.
hal itu membuat David tertegun,"tapi aku belum selesai makan!"ucapnya tapi Atalia tidak peduli ia mengambil tas nya dan bersiap pergi.
melihat itu David hanya bisa pasrah dan meminta bill untuk membayar kemudian pergi dari sana.
***
"maafkan aku,aku tidak bermaksud membuat mu kesal!",ucap David meminta maaf pada Atalia setelah mereka berada di dalam mobil,ia menarik telinga nya sendiri dengan wajah bersalah.
Atalia sebenarnya tidak kesal hanya saja ia merasa merasa canggung dan malu setiap kali David menatap nya,mendekati nya,dan menyentuh nya hingga membuat jantung nya berdebar dengan tak normal dan hal itu juga membuat nya salah tingkah.
"aku tidak kesal,aku hanya ingin pulang saja!",Ucap nya dengan wajah serius.
"benarkah,kau tidak marah padaku?",tanya membuat Atalia mengangguk dengan tersenyum kecil tapi selanjutnya ia membulatkan matanya saat David mendekatinya hingga mengikis jarak antara mereka.
__ADS_1
deg...deg...
Jantung Atalia berdebar kencang saat jarak wajah mereka hanya tersisa 1 cm lagi,ia menutup matanya dengan jantung yang semakin berdegup kencang.
melihat Atalia memejamkan matanya membuat David tersenyum dan berhenti,wajah Atalia yang begitu merah dan detak jantung Atalia yang berdebar kencang membuat nya terkekeh karna merasa Atalia begitu menggemaskan.
mendengar David terkekeh membuat Atalia langsung membuka matanya hingga tatapan mereka bertemu.
fiuh...
David meniup wajah nya hingga membuat Atalia tertegun dan kembali memejam kan matanya sekilas.
"sabuk pengaman mu belum di pasang!",ucap David membuat Atalia lagi-lagi terkejut dan merasa kesal dengan David yang tak berhenti menggodanya.
cup...
tapi tiba-tiba Atalia menggigit bibirnya dan langsung di dorong menjauh membuat nya terkejut.
Atalia tersenyum puas melihat David yang memegang bibirnya tampak kesakitan,ia begitu kesal pada David yang begitu kebiasaan mengerjainya.
David mengangkat pandangan nya melihat Atalia yang tersenyum smrik padanya sebenarnya itu tidak begitu menyakitkan bahkan tidak berdarah sama sekali,hingga bayangan Atalia yang ketakutan dan hampir menangis saat ia berdarah karena di gigit sama seperti sekarang tiba-tiba memberinya ide.
Atalia yang tadinya tersenyum terkejut saat melihat ada darah yang mengalir dari mulut David.
"akh!",lirih David kesakitan.
__ADS_1
"kenapa jadi berdarah?",tanya nya menutup mulut tak percaya,hingga saat melihat David yang tampak begitu kesakitan membuat nya menjadi was-was.
"aku minta maaf,aku tidak bermaksud menyakiti mu biarkan aku melihat nya",ucapnya dengan sangat khawatir memegang dagu David kemudian David menunjukkan bibirnya yang terluka lebar.
Atalia terkejut ia sangat ingat kalau ia hanya menggigit bibir David pelan bahkan ia tahu itu tidak akan berdarah tapi entah kenapa bisa jadi seperti sekarang membuat nya khawatir.
David begitu senang melihat Atalia yang begitu khawatir padanya meski itu hanya luka kecil dan tidak berlebihan tapi seolah bagi Atalia itu sangat menyakitkan,"aku tidak akan pernah melepaskan mu sampai kapan pun,kau sudah datang padaku maka sekeras apapun kau ingin menjauh nanti aku tidak akan pernah membiarkan nya!", Ucap nya dalam hati kemudian tangan nya terulur memegang wajah Atalia.
hal itu membuat Atalia tertegun dan mengangkat pandangan nya melihat David yang sekarang menatapnya dengan begitu lembut namun penuh obsesi.
jantungnya seketika berdebar dan matanya membola saat David tiba-tiba mencium nya,ia menahan dada David saat David mendorong nya ke Sandaran.
p l
tapi David tanpa melepaskan ciumannya memegang tangan Atalia dan menurunkan nya agar tidak menghalangi nya,kemudian memperdalam ciuman nya membuat Atalia tak lagi bisa mengontrol jantung nya.
pada saat ia ingin menjauh,David memeluk nya dengan erat bahkan menahan tengkuknya membuat nya tak lagi bisa bergerak dan hanya bisa mengikuti permainan David.
hingga tiba-tiba ponselnya berdering,ia mencoba mendorong David tapi David seolah tak peduli ia tampak tak ingin lepas bahkan seperti tidak mendengar kan apapun.
Ia memukul-mukul dada David hingga David baru melepaskan nya dengan terpaksa,dengan cepat ia mengambil ponsel nya melihat siapa yang menghubunginya ternyata itu dari Italia hingga ia kembali menghubungi nya lagi.
sedangkan David menyentuh bibirnya ia masih bisa merasakan bibir Atalia yang manis seperti buah ceri dan sangat kenyal bahkan seperti yupi membuat nya ingin lagi dan lagi,dan karna itu jugalah ia tidak ingin melepaskan Atalia barusan rasanya tidak rela melepaskan nya.
"Kita pulang sekarang!",ucap nya setelah berbicara dengan Italia sebentar yang meminta nya untuk pulang lebih cepat karna ada beberapa mobil di luar gerbang dan itu membuat nya takut dan tidak membiarkan Penjaga gerbang membukanya sampai Atalia datang.
__ADS_1
"baiklah istri ku!",ucap David dengan tersenyum kemudian mengemudikan mobilnya dengan kecepatan perlahan.
bersambung...