RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
Aku adalah pemimpin nya


__ADS_3

"apakah kami terlambat?"tutur tuan Albert seketika membuat Jayn hampir drop.


"bagaimana mungkin,bukankah dia sudah menjadi lumpuh dan bisu!"ucapnya dalam hati.


"sam..sam..sama sekali tidak tuan!tap...tapi bukan kah anda....tap..tapi kelihatan nya anda baik-baik saja"ucap direktur umum itu dengan gagap yang langsung di potong oleh tuan Albert.


"apa maksud mu lumpuh?"tanya Tuan Albert menimpali pertanyaan Direktur nya itu.


"apakah berita itu tidak benar tuan?"tanya seorang pemegang saham.


Tuan Albert tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka ia berjalan ke arah Jayn yang diam dengan wajah yang pucat pasih dan tampak ketakutan.

__ADS_1


Tuan Albert menghentikan langkah nya saat sudah berada di depan Jayn,''Apakah posisi ku sudah bukan lagi seorang Ceo?''tanya Tuan Albert menoleh pada direktur utama yang berdiri di sisi meja depan Jayn.


Jayn tertegun sekaligus tersadar maksud ayahnya,dengan cepat ia menyingkir dari kursi kebesaran yang seharusnya tempat duduk untuk Tuan Albert,''silahkan ayah ini adalah kursi mu''ucap Jayn dengan nada yang terdengar ketakutan.


''terima kasih''Ucap Tuan Albert singkat dan terdengar sangat dingin dan juga datar.


semua orang di ruangan itu tertegun selain jayn dan ricom,mereka sangat terkejut karna selama ini mereka semua tahu bagaimana sikap Tuan Albert selama ini pada Jayn sangatlah penuh kasih sayang,baik itu di kantor atau dimana pun tapi kali ini mereka di buat sangat tidak percaya dengan sikap tuan Albert pada Jayn.


''apakah Pemimpin masih akan di ganti?''tanya tuan Albert membuat mereka yang berada di sana saling menatap satu sama lain.


Ricom melihat temannya itu tampak takut,bingung dan khawatir,''apakah otak nya seketika tidak dapat berfungsi lagi''ucap Ricom dalam hati melihat Jayn.

__ADS_1


Ricom mendekati Jayn dan membisik kan sesuatu yang membuat Jayn tertegun dan merasa tenang dan senang tapi juga sekaligus merasa dirinya begitu bodoh tidak memikirkan seperti yang di katakan oleh teman nya itu."kenapa aku tidak memikirkan itu,bukan kah semua orang sudah menandatangani surat penyerahan perusahan ini,ada atau tidaknya pelantikan perusahan ini juga sudah atas nama ku"gumam Jayn sekali lagi merasa kemenangan di depan mata nya.


"bagus kalau begitu"ucap Tuan Albert menimpali jawaban Direktur umum.


"kalau begitu kalian boleh keluar sekarang tidak ada pelantikan atau apapun!"ucap Tuan Albert membuat Jayn geram.


"cih kalau sudah begini aku juga tidak peduli lagi,lagi pula dia juga sudah tahu siapa aku sebenar nya!"gumam Jayn menatap tajam Tuan Albert,dan melihat orang-orang di dalam ruangan itu saling bertatapan dan hendak akan keluar.


pada saat mereka akan berdiri untuk keluar sesuai permintaan tuan Albert,Jayn dengan cepat menghentikan nya,"sebelum aku memberi perintah keluar,tidak ada yang bisa keluar dari ruangan ini!"ucap Jayn dengan suara tinggi.


mereka semua semakin terkejut dan mulai bertanya-tanya apa yang terjadi kepada ayah anak itu,tetapi mereka melihat wajah Tuan Albert yang datar tanpa ekspresi dan juga tidak menoleh pada Jayn yang sedang menatap nya tajam.

__ADS_1


"Sekarang dan seterus nya aku adalah pemimpin nya!bukan dia lagi!!siapa yang keluar dari ruangan ini berarti sudah ikhlas untuk di pecat"teriak Jayn dengan emosi melihat wajah dingin dan datar Tuan Albert.


bersambung...


__ADS_2