
"apa yang kau lakukan!?" Atalia berubah menjadi tersenyum canggung dan langsung mundur dari depan David bahkan ia langsung berbalik dan melangkahkan kaki meninggal kan David.
David yang melihat nya hanya bisa tertawa kecil menahan kegemasan Atalia pada saat sedang malu,ia mengikuti Atalia yang sudah lebih dulu berjalan meninggal kan nya.
"tunggu dulu,bukan kah kau mengatakan kalau keluarga Jhon yang akan menjelaskan nya pada ku?apakah kita akan ke Asia hari ini juga?"tanya David menahan tangan Atalia.
"tidak"jawab Atalia singkat.
"lalu kapan?"tanya David lagi.
"secepatnya"ucap Atalia melepaskan tangan David yang menahan tangan nya,tapi David kembali menangkap tangan nya dan berjalan bersama dengan bergandengan tangan.
"apa yang kau lakukan?"tanya Atalia melihat orang-orang di sekitar yang memperhatikan mereka.
"apakah salah aku menggandeng tangan kekasihku sendiri?"tanya David tidak peduli dengan pandangan orang-orang dan terus berjalan.
Atalia hanya bisa mendegus dan berjalan berdampingan dengan David,jantungnya terus berdetak.
keduanya berjalan berdampingan membuat siapapun melihat nya tak mampu iri karna kedua nya begitu serasi yang satu cantik yang satunya lagi tampan.
"tidak peduli apa yang akan ku hadapi di depan asalkan kau berada di samping ku"ucap David dalam hati menggenggam tangan Atalia dan tersenyum melihatnya sembari terus berjalan.
***
saat berada di dalam mobil Atalia melirik ke wajah David yang sekarang begitu fokus menyetir,tapi pada saat ia melihat nya David juga membalas tatapan nya.
"ada apa?"tanya David dengan tersenyum melihat ke wajah Atalia membut Atalia langsung memaling kan wajahnya.
"tidak apa-apa"jawabnya dengan nada datar,membuat David tersenyum kemudian kembali fokus menyetir.
"..."
"mm...kenapa kau tidak menerima harta warisan yang diberikan oleh Tuan Albert dan juga perusahan Albert?"tanya Atalia setelah beberapa saat hening.
mendapati pertanyaa Atalia David tersenyum,"aku merasa tidak bisa untuk memimpin perusahan sebesar perusahan Albert,dan untuk harta aku memang tidak menginginkan nya untuk saat ini karna aku merasa aku bisa mencarinya sendiri dan itu akan lebih bermakna untuk masa depan kita nanti"ucap David berbicara dengan serius.
Atalia tersenyum mendengarnya,ia sangat puas karna David adalah pria seperti itu yang tidak serakah dan haus dengan harta terlebih mau bekerja keras sendiri,dalam hati ia merasa sangat beruntung bertemu dengan David dan merasa bersyukur mereka tidak berpisah.
"kau bisa memimpin perusahan Jhon sebelum nya dan bukankah itu sama saja?"tanya Atalia lagi.
"tidak,bagi ku itu tidak sama,kemampuan ku belum cukup untuk menjalan kan perusahan yang sangat besar seperti perusahan Albert itu akan sangat berbeda dengan perusahan Jhon sebelum nya,lagi pula jika tidak mempunyai kerja keras sendiri saat muda aku mungkin akan merasa kurang puas dan akan menyesal kemudian hari"ucap David mendapati pertanyaan Atalia.
David menoleh ke arah Atalia yang sekarang menganggukkan kepala,"ku harap kau mau menemaniku dari nol hingga nanti aku sukses dan memiliki kerja keras sendiri"tutur David kembali melirik Atalia,tapi Atalia diam beberapa saat,ia tahu Atalia adalah seorang tuan putri yang pastinya mempunyai kehidupan yang sempurna jika tinggal di kerajaan ataupun tidak di kerjaan sekalipun dan ia tahu Atalia mungkin bukan hanya seorang tuan putri saja jadi hal yang mustahil jika orang seperti Atalia bersedia mempunyai pasangan sepertinya.
__ADS_1
"tentu saja"jawab Atalia langsung menatap David dengan tatapan serius membuat David yang mendengarnya dan juga melihat keseriusan Atalia tersenyum sempurna ia sangat bahagia.
"kemana ini?ini bukan lah jalan ke tempat Tuan Albert!"ucap Atalia tersadar dengan jalan yang sedang mereka lalui itu.
"tentu saja ini adalah jalan ke arah lain,karna aku ingin menghabiskan waktu bersama mu hari ini"ucap David dengan tersenyum manis.
"sekarang juga putar balik ke rumah tuan Albert!mereka pasti sudah sampai dan menunggu disana!cepat putra"ucap Atalia dengan nada memerintah,tapi David sama sekali tak mendengarnya bahkan terus menjalan kan mobil dengan santai membuatnya semakin emosi.
"Baiklah terserah kau saja,katanya kau mencintai ku tapi aku meminta kau berdamai dengan Tuan Albert saja tidak bisa,lupakan saja cinta yang kau katakan itu!"ucap Atalia tiba-tiba berpura-pura sedih dan marah.
David yang mendengar itu langsung menginjak Rem dan melihat ke arah Atalia,"oke-oke aku sama sekali tidak berniat untuk tidak berdamai dengan Tuan Albert a..maksudku papa ku!"ucap David masih merasa enggan untuk mengatakan Tuan Albert adalah ayah nya.
"kita akan ketempat Tuan albert sekarang,jangan marah lagi aku benar-benar mencintai mu ok!"ucap david takut karna sangat jarang melihat Atalia bersedih sambil marah.
Atalia yang melihat ekspresi panik David ingin tertawa,ia hanya berniat menggertak David karna ingin selalu melakukan sesuai keinginan nya jika ia ingin,dan benar saja jurus yang sering di lakukan wanita pada kekasih nya itu manjur.
David melirik-lirik Atalia yang memalingkan wajah nya tampak masih dengan wajah datarnya,"apakah kau masih marah,maafkan aku!"ucapnya lagi sangat takut Atalia marah begitu,tapi Atalia sama sekali tak melihat wajah David yang sekarang begitu takut.
***
sedangkan di kediaman Albert yang super besar,megah dan mewah,para pelayan sedang sibuk mempersiapkan makanan yang sangat banyak dibantu oleh istri sang asisten.
sedangkan Tuan Albert dan Asisten nya duduk di ruang tamu,sang asisten menceritakan segala perbuatan Jayn padanya dan istrinya mengatakan apa yang waktu itu dikatakan jayn padanya.
Tuan Albert sangat sedih mendengarnya,ia tidak menyangka bahwa Jayn akan berubah seperti itu hanya karna harta,tapi ia juga bersyukur masih ada Atalia yang menguak semuanya dan menghentikan jayn yang sudah berhati iblis dan paling terpenting menemukan putra kandungnya yang sebenarnya.
"aku juga tidak menyangka Jayn akan berubah menjadi seperti ini,menjadi orang yang serakah!"ucap Tuan albert.
"aku sangat bersykur dia bukan putra mu tuan!"gumam sang asisten.
"Ayah!"panggil Atalia membuat tuan albert dan asistennya itu menoleh, melihat Atalia berdiri berdampingan bersama David.
"ayo duduk!"ucap Tuan Albert mengajak Atalia dan David yang masih berdiri.
"baiklah ayah!"ucap Atalia ingin melangkah, tapi mengetahui David yang masih belum bergerak bahkan masih dengan wajah datar membuatnya mendegus dan menarik pria itu,duduk di samping Tuan Albert.
"apakah kalian sudah lapar?"tanya Tuan Albert pada Atalia dan David.
"belum ayah!"jawab Atalia,dan menyikut David yang masih belum menjawab Tuan Albert.
"belum...pa!"jawab David membuat Tuan Albert sangat bahagia mendengarnya.
"kau sudah memanggilnya Ayah tampaknya kau sudah tidak sabar menikah dengan ku!"bisik david di telinga Atalia,membuat Atalia memiringkan matanya menatap David.
__ADS_1
"David papa mu ini adalah ayah ku!"tutur Atalia agar David tidak berfikiran begitu,tapi ucapan Atalia membuat terkejut dan tak percaya.
"bagaimana mungkin?kenapa aku tidak tahu hal itu?kau pasti berbohong kau adalah putri raja Charles dan ratu fingie bagaimana mungkin bisa berubah kita menjadi satu ayah"ucap David dengan wajah serius dan panik.
"aku tidak berbohong,tuan Albert memang ayah ku!"ucap Atalia,membuat Tuan Albert dan asisten nya menahan tawa melihat kedua pasangan itu berdebat terlebih David yang berwajah tidak bisa di jelaskan.
"tuan muda,memang benar apa yang dikatakan Nona Atalia"ucap sang asisten ikut mengerjai David,dan benar saja David sekarang tampak menjadi kacau.
Tuan Albert merangkul Atalia membuat David langsung menatap tajam tangan Tuan Albert yang memeluk bahu Atalia,"Atalia memang putriku tapi dia adalah putri babptis ku bukan putri kandung ku jadi tidak ada masalah jika kalian mempunyai hubungan!"ucap Tuan Albert masih memegang bahu Atalia,sedangkan Atalia nampak menahan tawa.
David lega mendengar nya tapi ia tidak suka Tuan Albert memeluk Atalia begitu,ia langsung menarik Atalia kepelukan nya,"bagus kalau begitu,tapi dia adalah kekasih ku mulai sekarang jangan menyentuhnya begitu lagi!"ucap David berbicara dengan serius.
"David apa yang kau lakukan?"tanya Atalia tidak senang dengan ucapan David yang akan munhkin akan membuat ayah babptisnya itu sedih,tapi ia cukup terkejut melihat Tuan Albert yang tetawa bersama dengan asistennya.
"nampaknya Tuan David begitu posesif tuan,sampai-sampai tidak membiarkan siapun menyentuh calon istrinya!"ucap sang asisten pada Tuan Albert,membuat Atalia menjadi malu.
"ayo semuanya,makan malam sudah siap!"ucap istri sang asisten dengan suara lembutnya.
"haha baiklah!!"ucap Tuan Albert kemudian pergi bersama asisten nya meninggalkan Atalia dan David yang masih beperlukan disana.
"lepaskan aku,apa kau akan terus memelukku begini!"kesal Atalia yang sekarang merasa sangat malu.
"aku tidak suka orang lain menyentuh mu"ucap David setelah melepaskan Atalia,ia menunjukkan wajah sedih dan polosnya.
Atalia memukul dahinya,"kau kekanak-kanakan,dia adalah ayah ku itu adalah hal wajar!"ucap Atalia.
"tapi aku tidak suka!"ucap David berisi keras.
"terserah kau saja!"kesal Atalia berdiri,ikut kemeja makan yang langsung di susul oleh David juga.
***
bersambung....
jangan lupa
like...
komen...
vote..
rate...
__ADS_1
terima kasih