
Tanpa di sadari Talia setetes bulir bening mengalir di wajah cantik nya,iya bahkan tidak mengerti kenapa bulir bening itu mengalir."kenapa air mata ku keluar?kenapa perasaan akrab ini muncul?dan kenapa wajah wanita itu sangat tidak asing bagi ku?"gumamnya menghapus air mata yang mengalir di wajah nya.
Tak ada kata yang terlukis kan oleh Atalia,tapi kaki nya melangkah semakin mendekat ke arah wanita itu,hingga ia berhenti tepat di depan wanita itu.
tubuh kedua nya sejajar tanpa 1 cm pun perbedaan nya.
Perasaan Pilu,sedih,bingung,bahagia tiba-tiba muncul di hati Talia bahkan air mata nya kembali mengalir.
Tangan Atalia terulur menghapus air mata yang mengalir di wajah Wanita yang baru saja di lihat nya itu,namun perasaan yang sangat akrab bahkan sangat akrab muncul di hati nya,"mata ini?"gumam Atalia cukup tak percaya,mata itu hanya keluarga nya lah yang memiliki.bentuk,warna dan tata letak hitam nya sama sekali tak ada perbedaan.
Jantung kedua nya semakin berdegup kencang saat Atalia menyentuh kulit itu,"Italiana putri!"entah apa yang terjadi kata itu tiba-tiba terucap dari mulut Atalia, membuat Talia membulatkan mata nya sempurna.
Gladin yang mendengar Atalia mengucap kan nama itu,Juga terkejut namun ia juga tak menolak percaya dengan nama yang di ucap kan Atalia,karna ia sangat mengenal gadis kembar itu bangsawan itu saat kecil dulu,dan wajah Talia memang sangat mirip dengan wajah Atalia nona nya,seperti saudara kandung yang hanya memiliki sedikit perbedaan saja,tetapi bola mata kedua nya harus di pertanyakan,karna begitu sama dan itu adalah simbol mata Dari keturunan raja Charles dan Ratu Fingie terdahulu.
"eh situasi macam apa ini?,dan bukan nya Wanita ini bisu kenapa bisa berbicara?"gumam di rektur perawatan itu bingung tidak tahu apa-apa.
"bagaimaba kau tahu nama asli ku?"tanya Talia menatap Atalia dengan lekat dan penuh pertanyaan.
Tapi pertanyaan itu sukses membuat Atalia dan Gladin terkejut, Atalia menyebutkan nama itu asal tapi nama wanita itu benar-benar Italiana.
"Italiana putri?bahkan nama putri sudah di hilangkan sejak pertama kali masuk sekolah dasar dulu, kartu identitas ku juga tak ada nama putri,terlebih lagi nama Italiana putri hanya aku kakak dan Kakek jhon lah yang tahu,selain itu tak ada siapa pun lagi yang tahu,lalu kenapa wanita ini tahu nama kecil ku dulu?"gumam Talia berjalan semakin dekat dengan Atalia,mengikis jarak kedua nya.
Gladin dengan cepat menghlangi Talia,takut wanita itu berniat mencelakai nona nya,"Tolong jangan terlalu dekat dengan nona ku!"ucap Gladin wasapada menjauhkan Atalia dari Talia.
"Nona?bagaimana bisa Direktur Umum Gladin mengatakan Karyawan biasa dan bisu ini Nona? ada apa ini?"gumam direktur itu terkejut melihat ke arah Atalia.
Gladin yang mendari tatapan Direktur menatap nya tajam,"keluar!"ucap nya membuat direktur itu mengangguk dan pergi dengan berwibawa.
Talia tidak peduli dengan ucapan Gladin,ia tetap menatap Atalia dengan lekat,"kenapa kau bisa tahu nama Kecil ku?siapa kau?"tanya Talia melangkah kan kaki nya ingin mendekati Atalia namun Gladin tetap menjagakan jarak antara kedua nya.
"Nama asli?apa ini hanya kebetulan?"gumam Atalia menatap lekat wajah Talia yang masih penuh pertanyaan seolah menunggu jawaban dari nya.
"Tidak bisa,wanita ini mungkin kiriman musuh yang sudah tahu keberadaan Nona,mereka ingin mengelabui nona dengan mengirim Orang yang sangat mirip dengan nona"gumam Gladin menatap tajam Talia.
"Tolong jawab!!"ucap Talia setengah berteriak.
"Hentikan!!Kau tidak pantas berbicara seperti itu pada nona ku!!"ucap Gladin dengan menatap tajam Talia.
"Berikan tugas nya!!"ucap Gladin menyuruh seorang karyawan yang cukup jauh dari mereka.
kemudian seorang pria menghampiri Talia,''mari silahkan nona"ucap pria itu mengajak Atalia untuk melihat lebih dalam lagi.
__ADS_1
sedang kan Gladin membawa Atalia untuk pergi dari sana,Atalia tak menolak iya pergi dengan Gladin tapi saat ia meutar kepala nya,di lihat nya Talia yang menatap nya dengan wajah penuh tanda tanya dan sendu,Entah kenapa perasaan nya tak tega,saat iya akan berjalan untuk menghampiri Talia,Gladin menghentikan nya."Jangan sampai tertipu nona"ucap nya dengan nada kecil,membuat Atalia menatap nya tajam.
...
Di ruangan Gladin
''Kau berfikir kalau dia adalah orang-orang kiriman mereka?"tanya Atalua pada Gladin.
''benar Nona,di dunia ini ada orang yang sangat mirip dengan kita,jadi mereka mencoba mengirim orang yang mirip dengan nona,dengan tujuan agar nona mengira dia adalah kembaran nona,wanita itu pasti sudah di beritahu oleh mereka kalau nama asli nya adalah Italiana putri,setelah Nona masuk jebakan mereka,merekan akan lebih mudah melawan nona"ucap Gladin menjelaskan.
Atalia menatap Gladin dengan tatapan kosong,"kau berfikir seperti itu?"tanya nya dengan senyum sinis,membuat Gladin mengangguk.
''baiklah"ucap Atalia dengan datar,kemudian meninggal kan Gladin di ruangan itu.
''aku merasa tidak seperti itu,aku juga bisa membedakan!"gumam Atalia dengan wajah datar nya sembari berjalan ke ruangan dimana karyawan biasa bekerja.
Atalia memang di kenal sebagai karyawan biasa di sana,dan hanya datang jika di butuh kan,oleh karna itu karyawan di sana maklum Atalia jarang terliht di sana.
tetapi mereka juga tahu kalau Atalia adalah gadis bisu yang polos dan lugu.
...
"mungkin dia pergi ke perusahan STARG"gumam David tidak terlalu panik.
"mungkin dia sedang jalan-jalan"jawab David dengan Santai,membuat Pitter heran karna David begitu tenang.
...
Sore hari
Sebagian karyawan bersiap untuk pulang,tak terkecuali Atalia dan Talia.
Atalia berjalan di barisan karyawan yang keluar dan melakukan pemeriksaan oleh robot satpam sebelum keluar perusahan itu.
Saat Atalia sudah berada di luar gedung itu,ia melihat wanita yang iya temui di ruang pembuatan mobil,yang sangat mirip dengan nya itu,wanita itu duduk di kursi yang tersedia di depan gedung.
Cukup lama Atalia berdiri, memperhatikan Talia yang terus duduk di sana seperti menunggu seseorang.
hari sudah menunjukkan Pukul 6.30,Tapi Talia belum juga pergi dari sana membuat Atalia juga masih berdiri menunggu Talia pulang,entah kenapa iya sangat khawatir dengan wanita yang mirip diri nya itu.
Namun mata nya yang tajam kewasapadaan diri nya yang sangat tinggi,mengetahui ada beberapa orang yang sedang memperhatikan Wanita yang duduk di sana yang tak lain adalah Talia.
__ADS_1
Atalia memicingkan mata nya curiga,"orang-orang ini?logo pakaian mereka?ini dari grup yang sama yang mengikuti ku,kenapa mereka mengintai wanita ini juga!"gumamnya curiga.
"apa mungkin yang di katakan Gladin benar!?"gumam nya,kemudian iya melangkah menghampiri gadis itu.
Talia yang diam duduk di sana merasakan seseorang berdiri di samping,ia mengangkat kepala nya melihat wanita itu dan terkejut dan langsung berdiri.
"Kamu!"ucap nya dengan wajah gugup dan sendu.
Atalia tak merespon tatapan nya tetap dingin dan datar,membuat Talia gelagapan ingin bertanya yang tadi,tapi dengan aura yang tidak biasa dari wanita itu membuat nya takut.
"apa yang di takut kan,dia juga hanya manusia!!"ucap nya dalam hati,kemudian mengangkat kembali pandangan nya.
saat kedua nya bersitatap dan kontak mata,perasaan akrab dan tidak asing kembali muncul.
"...dari mana kau tahu nama kecil ku?"tanya Talia dengan suara kecil dan lemah tapi bergetar.
Kemudian sebuah Taxi berhenti di luar gerbang,Atalia membuat gerakan isyarat,"biarkan aku mengantar mu,dan aku akan memberitahu mu"ucap Atalia dengan tersenyum dan mengulurkan tangan nya di depan Talia,sebenar nya niat untuk mengantar Talia hanya takut orang-orang yang memata-matai nya itu mencelakai Talia.
melihat senyum Manis Atalia,dan tangan terulur mengajak nya itu membuat Talia seperti di hipnotis,ia menerima uluran tangan itu,membuat kedua nya merasakan sesuatu seperti sengatan listrik,membuat kedua nya semakin heran dan bingung.
Namun Atalia tak peduli lagi,iya menarik tangan Talia untuk menuju gerbang,dimana taxi sudah menunggu di sana.
...
saat Kedua nya sudah memasuki taxi,Atalia membuat gerakan isyarat,"di mana alamat mu?"tanya nya pada Talia.
tak ada rasa curiga sedikitpun di hati Talia,iya mengatakan tempat tinggal nya bersama sang kakak,namun iya heran dengan wanita itu yang berbicara dengan isyarat.
"apa kau bisu?"tanya nya,yang di jawab anggukan oleh Atalia dan senyum lugu nya,kemudian ia memalingkan wajah nya ke supir Taxi dan menyuruh nya pergi ke jalan yang di beritahu Talia.
Talia cukup tak percaya,"tapi tadi dia menyebut nama ku?dan aura nya tadi dan sekarang sangat berbeda"gumam nya menatap Atalia bingung.
###
maaf ya,kalau cerita nya kurang greget dan gimana gitu,author lagi susah mikir
like...
komen...
vote...
__ADS_1