
Mereka yang ada di sana ketakutan melihat Atalia yang seperti sedang memotong kayu besar.
Sepatu hak tinggi Atalia menginjak dada sang raja,''ini semua belum selesai,kau akan lebih menderita lagi!"ucap Atalia menginjak keras dada sang raja.
"Hentikan!!jika kau tidak menghentikan nya aku akan membunuh saudara mu!!"ucap pria india rekan mereka mengambil kapak yang tadi Atalia pakai,dan bersiap mengkat di kepala Italiana.
"Lepas kan aku!!"teriak Arkana ingin melepas kan diri tapi orang-orang itu semakin memegang nya erat.
Atalia memutar kepala bak burung hantu ke arah pria india itu,"kau berani!!"ucap nya terdengar seram.
"Kau kira aku bermain-main!,dan kau fikir hanya kau yang bisa membunuh seperti itu!!"ucap pria inida itu tapi ia bergetar ketakutan memegang kapak itu.
"Menjauh!!atau aku akan menembak mu!!"ucap wanita bule yang bersama Atalia tadi pada pria india itu.
"Saat kau menembak ku,aku akan memotong leher nya!!"ucap pria india itu dengan gemetar memegang kapak.
Atalia memberi isyarat pada wanita itu agar tidak usah ikut campur,ia melangkah kan kaki nya mendekati pria jangan mendekat,''jangan mendekat!!!atau aku akan benar-benar memotong kepala nya!!"ucap pria india itu ketakutan saat melihat Atalia semakin dekat dengan memegang balok kayu yang dipenuhi darah kental bahkan masih menetes-netes,membuat nya gemetar hebat.
"Kau tidak bisa melakukan nya!"ucap Atalia dengan suara mengintimidasi tanpa menghentikan langkah nya.
"Dasar bodoh!!!kapak saja!!!"teriak pria tiongkok itu tidak sabar,tapi Gladin memberi kode menarik pelatuk membuat nya tak bergerak lagi.
"Kalau aku mati,dia juga harus mati!!aaaa!!"teriak pria india itu berteriak menutup mata mengangkat kapak untuk menebas kepala Atalia.
"..."Italiana tidak mengeluarkan suara ketakutan ketakutan sedikitpun,tatapan nya lurus melihat mayat-mayat orang tua nya juga kakak nya.
"Setidak ny aku akan bertemu kalian!"gumam nya lirih kemudian menutup mata bersiap merasakan kapak itu.
Itu seperti sebuah slomo di mana semua orang menutup mata pelan tidak bisa melihat kepala yang akan lepas.
Atalia dengan cepat mengambil pistol nya dan menembak kaki pria india itu.
dor....
"Aaaa!!!"teriak Nya kesakitan dan langsung ambruk kelantai memegang kaki nya yang sakit,benar saja tubuh nya berasa terbakar.
Atalia meraih kapak dari sebelah pria india itu,dan tanpa berkedip mata ia mengangkat kapak dengan satu tangan dan langsung memotong kaki pria itu yang kena peluru agar pria itu tidak langsung mati.
"Kau tidak akan mati dengan mudah!"ucap nya sinis melempar kapak itu asalan.
__ADS_1
Pria tiongkok itu membulat kan mata melihat kapak terbang ke arah nya,tapi tiba-tiba pandangan nya berubah muram dan jahat dengan cepat ia menangkap kapak itu dan mengayun kan ke belakang tepat ke tangan Gladin.
Gladin yang peka tapi sudah terlambat,dengan cepat menarik platuk dan berhasil menembak punggung pria tiongkok itu,tapi bersamaan juga kapak itu hampir memotong tangan nya.
pria tiongkok itu juga memegang dada nya yang untung nya tidak menembus hingga jantung.
Atalia terkejut melihat Gladin yang sudah mengeluarkan banyak darah,tapi untung nya tangan nya tidak sampai putus karna pria tiongkok itu tidak menggunakan kekuatan penuh.
Wanita bule yang tadi bersama Atalia,berlari ke arah Gladin dan langsung membalut luka Gladin dengan dasi nya agar menghentikan banyak nya darah yang keluar.
Pria tiongkok itu seperti nya tidak merasakan peluru menembus punggung nya,mengambil senapan dan ingin menembak Atalia tapi tiba-tiba sebuah peluru meroket ke kaki nya,dan langsung tersungkur jatuh.
David tidak pernah memegang senapan,jadi hanya menembak kaki pria tiongkok itu meskipun tidak tepat sasaran pada lutut nya,ia langsung membuang nya setelah selesai menembak.
Kakek Jhon terkejut melihat cucu nya itu,begitupun Clark dan Pitter.
namun Atalia tak menoleh sama sekali,ia berjalan menghampiri Arkana membuat tentara yang memegang nya langsung mundur ketakutan,membiar kan Arkana lepas begitu saja,tapi pria itu langsung jatuh tersungkur.
"Ini semua belum selesai!!!kalian akan merasakan lebih menderita dari pada ini!!"ucap Atalia menatap orang-orang itu semua dengan tatapan serius nya.
"Hahaha kalian fikir dengan membuat kami seperti ini kami sudah kalah!!sebentar lagi dua ribu pasukan kami akan datang dan menghabisi kalian tanpa tersisa!!"teriak sang raja dengan nafas yang terengah.
tiba-tiba bom asap meledak,membuat seisi ruangan itu berkabut dalam waktu cukup lama,saat asap itu kembali reda hanya mereka yang tinggal di sana semua para rekan-rekan dan para tentara orang-orang itu sudah menghilang bersama hilang nya kabut itu.
Atalia hanya berwajah datar dan menyapu seisi ruangan,tatapan orang-orang di sana begitu aneh menatap nya terutama kakek Jhon Italiana Clark juga Pitter,tapi saat ia menatap David pria itu hanya menatap diri nya tanpa ekspresi.
"Atali...mereka..membawa mayat!"ucap Arkana pada Atalia yang membantu nya berdiri.
"Aku masih ingin melihat wajah mereka!"ucap Italiana menangis tapi ketakutan melihat Atalia.
Atalia tak menjawab,wajah nya tetap datar tanpa ekspresi memapah Arkana keluar.,"mereka tidak bisa kabur!"ucap Atalia.
tiba-tiba tanah bergemuruh seperti gempa bumi,membuat mereka semua terkejut,terdengar suara gemuruh dari langit membuat mereka mengikuti Atalia keluar,kakek Jhon membantu Itali berdiri dan memapah nya.
saat mereka keluar Terlihat begitu banyak orang di sekiling mereka,berbaris dengan rapi namun itu jumlah yang cukup gila bahkan lebih banyak dari penonton konser BLACKPINK dan BTS.
mereka semua tak berhenti menganga,dengan semua itu,terlebih banyak nya helikopter di atas sana dengan beberapa orang yang turun dari sana dengan bergelantungan untuk turun.
"Maafkan nona kami telat!kami mengurus pasukan mereka yang sudah di siapkan sekitar 2000 orang sebelum nya,tapi sekarang sudah di singkirkan"ucap Zacky memberi hormat pada Atalia.
__ADS_1
lagiagi Semua orang yang ada di sana terkejut dia adalah Zacky dari keluarga ternama jerman,yang di kenal dengan kaki tangan pemimpin organisai mafia terbesar di dunia yang sangat tersembunyi.
Terutama Kakek Jhon yang pernah bertemu dengan orang itu."kenapa dia memberi hormat pada wanita itu!"gumam kakek Jhon menatap Atalia dengan penuh heran.
"tidak masalah!"ucap Atalia.
kemudian terlihat kembali mereka yang tadi hilang dengan kabut,di tangkap kembali oleh pasukan Atalia dan semua sudah di masukkan ke dalam 2 bis bersama para pengawal mereka.
tadi nya mereka bersiap menaiki pesawat yang sudah di siapkan,tetapi di saat mereka sudah berada di udara beberapa helikopter menghalangi mereka,bahkan menyuruh nya kembali mendarat.
saat mereka akan putar arah,ternyata tak ada tempat lagi,dari segala penjuru baik pegunangan sudah siap banyak pasukan yang mengarahkan senjata ke arah pesawat mereka.
"kemana 2000 pengawal mereka?"tanya Atalia pada Zacky.
"sudah di tahan di markas nona"ucap Zacky.
"baiklah,kalian boleh pergi"ucap Atalia pada Zacky.
saat Atalia berbalik melihat Arkana,tatapan orang-orang itu sangat aneh pada nya,namun ia sama sekali tak peduli dan memapah Arkana masuk ke mobil yang sudah siap di sana.
ia kemudian menoleh Italiana untuk naik ke mobil nya,tapi Italiana menggeleng kan kepala nya dengan kuat dan bersembunyi di belakang kakek Jhon.
kemudian Wanita bule masuk ke mobil lain di belakang Atalia membwa Gladin masuk.
tatapan Atalia terbawa menatap David,David juga menatap nya Atalia tak bisa mengartikan tatapan pria itu,tanpa peduli ia masuk ke dalam mobil meninggal kan mereka semua.
###
jangan komen buat apa 10.000 pengawal nya,author juga gak tau soal nya wkwk
sumpah ngelek banget ni otak seru gak seru ya cuma segini lah imajinasi othor maaf ya.
besok author janji bakal up 4 eps by semua
jangan lupa like...
komen..
vote...
__ADS_1