
"Apakah kalian sudah lupa,kalau perusahan ini sudah atas nama ku bahkan dia sendiri sudah memberi tanda tangan nya tanda setuju menyerahkan seluruh alih perusahan ini!"ucap Jayn dengan berapi-api.
"Benar,ada atau tidak nya pelantikan,perusahan ini sudah sah menjadi milik Jayn putra tunggal Tuan Albert tidak ada lagi yang bisa mengugat nya sekalipun Tuan Albert sendiri karna dia sudah menandatangi surat resmi yang sudah di sahkan oleh pengadilan,dan termasuk kalian yang juga sudah menandatangani nya!"Tambah Ricom melangkah kan kaki di samping Jayn,berbicara dengan percaya diri.
Tuan Albert masih memasang wajah datar tanpa ekspresi di dalam hati ia sangat kecewa dan benar-benar sangat kecewa,meskipun bukan putra kandung tidak bisakah memandangan nya sebagai orang yang mengasuh nya hingga sebesar sekarang,memikir kan hal itu membuat Tuan Albert tersenyum miring.
Para pemegang saham dan para direktur di sana menatap Tuan Albert bersamaan tapi melihat ekspresi Tuan Albert sekarang entah kenapa mereka takut,karna sudah sangat jarang melihat ekspresi dingin dan menakutkan tuan Albert seperti sekarang ini.
Jayn semakin kesal dan tidak sabar melihat Tuan Albert yang terus diam tanpa ada respon apapun dengan apa yang di katakan dirinya dan juga Ricom.
''Aku cukup kecewa pada ayah,kenapa berpura-pura lumpuh didepan ku,apakah Ayah tidak tahu aku begitu sedih! ku mohon ayah keluar sebentar biarkan kami menyelesaikan ini dulu,jika ayah ingin mengtakan alasan kenapa berpura-pura kita bicarakan di rumah!"ucap Jayn lagi,ia mengatakan itu agar pandangan mereka pada nya tidak buruk.
''Jika ayah mengingin kan kembali untuk memimpin perusahan ini,aku akan keluar dan pergi dari ayah selama nya!"bulir bening mengalir di wajah Jayn dengan mengatakan itu.
''apakah dia sudah gila!pada saat semua sudah di depan mata ia ingin pergi begitu saja!?,apakah tidak memikir kan semua ini di dapatkan dengan susah payah!"geram Ricom dalam hati begitu emosi dan marah pada Jayn yang dengan enteng nya mengatakan itu.
pada saat Jayn ingin melangkah kan kaki,tiba-tiba Direktur umum dan juga direktur utama menghentikan langkah nya.
__ADS_1
"mohon maaf sebelum nya pada Tuan Albert!Saya berfikir yang di katakan Jayn benar tuan!bukan kah Tuan sudah cukup keterlaluan dengan berpura-pura!maaf kan saya tuan yang sudah sangat lancang ini"ucap Direktur umum dengan mengumpulkan keberanian.
"benar tuan!bagaiamana pun dia juga putra anda,maaf kan saya yang berbicara lancang ini tapi dengan kedatangan tuan yang tiba-tiba ini dan menghentikan pelantikan ini bahkan juga berniat untuk tidak jadi memberikan kekusaan pada Tuan muda Jayn padahal anda sendiri sebelum nya sudah memberi tanda tangan persetujuan!saya rasa ini benar-benar menampar wajah tuan Jayn di depan semua orang tanpa menyentuh!terlebih semua orang di negara kita ini sudah mengetahui nya!"ucap Direktur utama yang sekaligus penanam saham terbesar di antara yang menanam saham di perusahan Albert.
beberapa direktur dan juga penanam saham setuju dengan yang di katakan Direktur umum dan juga direktur utama,karna mereka juga mempunyai anak dan mungkin tahu perasaan Jayn.
Ricom sangat terkejut sekaligus tertegun pada Jayn,"benar-benar ide yang cemerlang,bersikap menyedihkan di depan orang-orang ini dan mendapat dukungan!itu benar-benar ide yang tidak ku fikir kan sama sekali!"gumam Ricom menatap Jayn sekarang masih berdiri dengan menunjukkan wajah sedih dan terpukul.
beberapa orang yang sebelum nya tidak setuju dengan Jayn tidak mendukung Jayn,karna memikirkan potensi Jayn yang tidak ada dan itu akan merugikan mereka kedepan nya,sehingga mereka masih duduk dengan baik sedangkan mereka yang membela dan mendukung Jayn berdiri di depan kursi nya.
"lagipula sudah seharusnya tuan sudah pensiun dan memberikan perusahan ini untuk di pimpin oleh Tuan muda Jayn!"ucap Salah seorang dari mereka.
mereka yang mendapat tatapan dingin tuan Albert saling menatap gugup.
"kami bukan bermaksud begitu Tuan,hanya saja kami merasa apa yang di lakukan Tuan pada Jayn tidaklah pantas!saya bukan bermaksud mengajari Tuan!"ucap direktur utama dengan meyakin kan diri sendiri.
Tuan Albert tersenyum miring!,"apakah pantas bagi mu memberikan komentar pada saya!?satu lagi,pantas tidaknya itu adalah urusan saya bukan urusam mu"Tuan Albert menatap Direktur utama itu dengan tatapan dingin dan tak suka.
__ADS_1
"semua yang berdiri mendukung nya!"tuan Albert menjeda ucapan nya melihat ke arah Jayn kemudian menatap kembali mereka yang berdiri.
"semua keluar dan semua dipecat!!"
Seketika ucapan Tuan Albert itu membuat mereka sangat tertegun dan langsung menatap Tuan Albert dengan tatapan terkejut,bukan hanya mereka saja Jayn dan Ricom juga terkejut Tuan Albert memecat para pemegang saham dan direktur terpilih,hal itu dapat menyebab kan perusahan akan sedikit menurun karna mengeluarkan uang dalam jumlah yang cukup besar karna mengembalikan saham-saham mereka yang jumlah nya juga bukan main,dan juga direktur-direktur itu mempunyai jiwa bisnis yang melebihi orang-orang biasa bahkan hampir setara kejeniusan nya dengan tuan Albert,itu mungkin akan membuat perusahan Albert turun ke posisi ke tiga.
"apakah Tuan tahu apa yang sedang anda maksud kan?"tanya direktur utama menatap Tuan Albert dengan tatapan tak percaya,namun Tuan Albert sama sekali tak menjawab pertanyaan nya.
"Jika anda memecat kami sama saja anda sudah siap perusahan ini akan turun ke posisi ke 3 atau mungkin ke 5!"Kali ini giliran Direktur umum yang berbicara mewakili rekan-rekannya yang lain.
"apakah kalian semua menganggap diri kalian begitu penting di perusahan ini!sampai mengira tanpa kalian perusahan ini akan turun!"Tuan Albert mengatakan nya dengan merasa lucu.
Jayn berbalik dan melihat ke arah Tuan Albert iya tak tahan lagi.jika perusahan itu turun ia tidak akan terima karna itu sudah sah menjadi milik nya.
"kalian tidak perlu memandang tinggi diri!aku tidak membutuhkan orang-orang di sekitar ku tidak menudukung ku malah mendukung orang lain!.."Ucap Tuan Albert yang tiba-tiba di potong oleh Jayn.
"hentikan ayah!!apakah sebegitunya kau tidak ingin memberikan alih perusahan ini pada ku!!"ucap Jayn masih dengan wajah sedih tapi juga dengan tatapan tajam pada Tuan Albert.
__ADS_1
bersambung...
tunggu eps selanjut nya sebentar lagi