
''kau kenal Jayn?"tanya Tuan Albert pada Atalia yang sekarang berjalan di samping nya.
''Iya,kami pernah bertemu tapi kurasa dia belum mengenal ku''jawab Atalia dengan menunjukkan senyum polos dan biasa.
"kalau begitu apa kau ingin kerumah dulu,ayah akan memperkenal kan kalian''ajak Tuan Albert.
''tidak ayah,lain kali saja kita bertemu setelah ayah pura-pura lumpuh''ucap Atalia dengan tertawa ringan.
''apa dengan berpura-pura lumpuh ada hubungan nya dengan Jayn?''gumam Tuan Albert berfikir yang masih bertanya-tanya dan penasaran kenapa Atalia meminta nya berpura-pura begitu.
"aku bukan nya tidak ingin ke rumah ayah saja,hanya aku juga ada meeting dengan klien"ucap Atalia berbohong dengan natural.
"ya,ayah bisa mengerti tapi kamu tidak boleh pulang sebelum ke kediaman ayah mengerti"ucap Tuan Albert.
"ya aku mengerti,mobil ku sudah datang ayah kembalilah bekerja sampai jumpa"ucap Atalia melambaikan tangan kemudian masuk ke dalam mobil.
Tuan Albert tersenyum dengan membalas lambaian tangan Atalia.
di dalam mobil Atalia menghidupkan hadset nya dan menelfon seseorang,
"kalian lalukan dengan baik,jangan sampai mereka curiga!"perintah Atalia.
📞"baik nona,kami akan lakukan dengan baik"
demikian telfon terputus.
"Apa kedua orang itu sudah berada di sana?"tanya Atalia pada pengawalnya yang mengendarai mobil.
"sudah nona,tapi pasangan itu terus meminta untuk di lepaskan"jawab pengawal itu dengan sopan.
"bawa aku kesana"ucap Atalia dengan melemparkan tatapan keluar.
"baik nona"jawab pengawal itu mengendarai mobil dengan hati-hati.
__ADS_1
***
"suami ku orang-orang itu sepertinya tidak mempunyai niat jahat pada kita,buktinya mereka membiarkan kita dengan bebas di sini,memberikan pakaian,makanan dan fasilitas yang baik dan juga art,bahkan juga membiarkan kita jalan-jalan di sekitar apertemen,bahkan pengawalnya tidak menjaga kita dengan ketat"ucap sang istri mencoba meneangkan suaminya yang frustasi karna tidak mempunyai cara untuk keluar dari apertemen itu.
"tapi meskipun begitu aku khawatir jika tuan Albert sudah tertipu dengan putra palsu nya itu,terlebih lagi Jayn sebenarnya orang licik"Sang asisten berbicara dengan menghela nafas.
"Kau yakin dia memang bukan putra kandung Tuan Albert?"tanya sang istri yang masih tidak yakin.
"tentu saja,aku sudah melakukan tes DNA dengan adikku"sang asisten berbicara dengan sungguh-sungguh.
sang istri menarik nafas,"aku yakin kita pasti bisa keluar,dan tuan Albert akan baik-baik saja"
"semoga saja,jika tidak aku akan menyalahkan diri ku seumur hidup!"sang asisten menghela nafas dengan berat.
baru saja mereka selesai berbicara pintu terbuka lebar dan terlihat Atalia muncul dengan aura khasnya yang membuat orang yang melihat nya langsung segan.
pasangan itu spontan berdiri dengan perlahan melihat Atalia yang berwajah dingin berjalan ke arah mereka.
"apakah dia pemilik apertemen ini?"tanya sang istri khawatir dan takut dengan aura wanita itu,ia memeluk tangan sang asisten cukup takut.
Atalia bersama wajah datar dan dinginnya duduk dengan gaya CEO di sofa di depan kedua orang itu.
"kenapa kalian berdiri?"tanya Atalia dengan menaikkan sebelah alisnya melihat sang asisten.
sang asisten duduk dengan perlahan bersama dengan istrinya.
"tampak nya memang benar dia pemilik apertemen ini,tampang nya dia bukan orang jahat"gumam istri sang asisten melihat Atalia dari atas sampai bawah.
"tunggu dulu wajahnya sangat sangat familiar,sepertinya aku pernah melihat nya"gumam istri sang asiten lagi dengan berfikir.
"apakah kamu Atalia si gadis Zenius?"tanya sang asisten dengan mata yang tak teralihkan dari Atalia dari tadi.
Atalia memiringkan kepalanya berbalik memeprhatikan sang asisten,"apa kamu mengenal ku?"tanya Atalia dengan melipat tangan di depan dadanya.
__ADS_1
sang asisten sampai berkaca-kaca karna terharu akhirnya ia bisa kembali melihat gadis zenius yang dulu sangat menderita dan tak pernah berhenti belajar itu,ia menyeka air matanya yang hampir jatuh dari pelupuk matanya.
"wajar kamu tidak mengingat ku,dulu aku mengajarimu saat umur 13 tahun dan itupun hanya beberapa kali saja"ucap sang asisten dengan suara orang khas menahan rasa haru.
Atalia cukup tak percaya,dia kembali mengingat-ingat pria itu saat usia nya masih 13 tahun dulu,akhirnya ia mengingat pria itu dulunya adalah orang yang mengajarinya tentang dunia bisnis tapi hanya beberapa kali sehingga ia tak mengingatnya,tapi ia cukup terkesan juga ia bisa bertemu dengan salah seorang gurunya dulu.
ia juga tak menyangka kalau ternyata orang itu adalah gurunya,seketika ekspresi dingin dan arogannya sedikit berkurang,"aku sudah mengingatnya,mengenai hal itu saya sangat berterima kasih"ucap Atalia dengan tulus.
sang asisten sangat bahagia ternyata Atalia masih mengingatnya,lagi-lagi ia langsung menyeka air mata nya yang hampir jatuh dari pelupuk matanya."kamu mengingat ku,justru akulah yang berterima kasih"ucap sang asisten dengan mata merah.
istri sang asisten tertegun karna suaminya mengenal wanita cantik dan elegan itu.
Atalia mengurangi sedikitlagi sikap dinginya,ia merasa orang itu terlalu rendah hati,"haish maafkan aku sudah mengurung kalian di sini,seb..."belum sempat Atalia menyelesaikan ucapan nya sang asisten lebih dulu berbicara.
"tolong bantu Tuan Albert yang dulu membawa mu pertama kali,putra yang bersama nya sekarang bukanlah putra kandungnya,dan putra palsu itu ingin menguasai segala milik Tuan"ucap sang asisten melihat Atalia dengan penuh harapan.
Sudut bibir Atalia sedikit melengkung,ternyata benar Jayn menyandra orang di depannya itu karna sudah mengetahuinya.
"tenang saja,aku sudah tahu semuanya tapi aku tidak bisa memberitahu secara langsun,dan karna itu jugalah alasan ku membuat kalian di sini,aku tidak ingin ayah mengetahui hal ini dulu karna aku sudah mempunyai rencana untuk memberitahu ayah mengenai anak kandung nya dan membongkar kejahatan Jayn"jelas Atalia dengan jujur.
sang asisten dan istrinya bernafas dengan lega,terlebih sang asisten ia sangat terharu dan tenang dengan kedatangan Atalia yang sangat tepat untuk membantu Tuannya."terimakasih banyak,aku sudah tenang kalau begitu setidaknya Tuan tidak akan masuk ke dalam rencana Jayn,mengenai di kurung di sini aku tidak masalah lagi aku tidak tenang di sini karna memikirkan hal itu tapi sekarang sudah tidak lagi"ucap sang asisten.
♧♧♧♧♧
jangan lupa
like....
komen...
rate...
vote...
__ADS_1
terima kasih banyak...🙏
satu eps lagi nyusul bentar ya mungkin nanti jam 10 lebih kurang.