RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
demam


__ADS_3

Disisi David saat melihat sosok Atalia yang bersandar di mobil tampak kesal menunggunya,ia tersenyum sempurna dan langsung menghampiri Atalia.


saat jaraknya hanya 5 langkah lagi dengan Atalia ia berhenti,menunggu Atalia memeluknya karna sangat merindukannya tapi hanya dalam angan saja,Atalia adalah sosok wanita anti romantis dan sangat enggan untuk bermanja-manja,ia tersenyum mendegus dan sangat lucu melihat Atalia yang tampak bingung.


David mempercepat langkah nya saat hanya tinggal satu langkah lagi,ia menarik tangan Atalia untuk masuk ke pelukan nya.


mata Atalia membola saat berada di pelukan David,parfumnya langsung menusuk ke hidungnya dan ia sangat suka itu,ia pelan-pelan mengangkat tangan nya untuk membalas pelukan David tapi itu akan sangat membuatnya malu jadi ia mengurung kan niatnya dan membiarkan David memeluknya dengan erat.


" tunggu dulu,kenapa tubuhmu hangat begini?"ucap Atalia mendorong David pelan dan meletakkan tangannya di dahi David,ia terkejut,"kau demam!"ia menatap wajah David lekat yang sekarang tampak pucat namun pria itu masih menunjukkan senyum cerahnya.


"mungkin karna aku merindukan mu,biarka aku menciummu aku pasti akan sembuh seketika"ucap David terdengar manja dan langsung memeluk pinggang Atalia dan mendekatkan kan wajahnya ke wajah Atalia,tapi dengan cepat Atalia memundurkan tubuhnya.


"apa kau gila!di tempat umum seperti ini?"kesal Atalia langsung membuang mukanya yang sudah bersemu merah.


David tersenyum smirg ingin menggoda Atalia,ia mendekatkan wajahnya sampai hidung kedua nya menyatu,"apakah di dalam mobil boleh?"tanya David membuat Atalia terkejut dan dengan cepat mendorong Dada David sampai menjauh darinya.


"benar-benar pria mesum,jika kau berlaku tidak sopan lagi denganku aku akan meninggal kan mu di sini sendiri!"ucap Atalia mendegus dan dengan cepat mengitari mobil dan duduk di samping kemudi.


David tertawa melihat ekspresi Atalia yang kesal dan berwajah sangat merah yang membuat Atalia semakin terlihat imut di matanya,ia kemudian masuk ke kedalam mobil tepat nya di kursi kemudi.


"mungkin karna sudah dua hari tidak tidur"gumam David.


"kemana kita akan pergi?"tanya David setelah memasang sabuk pengaman,ia menatap Atalia dengan tatapan lembut.


"bukankah di sini sudah ada GPS"ucap Atalia menunjukkan layar gawai yang sengaja di lengketkan di sana untuk membantunya mencari lokasi.

__ADS_1


"ke hotel?"tanya David setelah melihat tujuan GPS,ia kemudian menoleh Atalia dengan tatapan aneh.


"jangan salah paham,hanya kau yang akan menginap di hotel!"ucap Atalia dengan cepat melihat tatapan David.


"tidak apa-apa setelah sampai disana kau juga harus tinggal"ucap David membuat mata Atalia membola dan langsung menatap David dengan tajam.


sebelum Atalia berbicara David spontan menarik gas.


"jangan marah aku hanya bercanda,lagi pula apa kau tidak akan merawat ku yang sedang sakit ini,bagaimana jika nanti aku terlalu panas dan step,bukan kah itu akan sangat berbahaya sayang"ucap David dengan suara manja dan menyedihkan sembari menyetir.


seketika bulu tangan Atalia berdiri mendengar David memanggilnya dengan sayang,ia tidak tahu seberapa merah dan panas wajahnya sekarang dan jantungnya berdetak terus,tapi yang di katakan David benar juga,"aku akan menyuruh pelayan hotel untuk merawat mu sampai pagi!"ketus Atalia tanpa menoleh ke arah David.


David yang mendengar nya sangat tidak percaya,"apa kau tidak masalah aku di rawat oleh wanita lain,bagaimana jika dia tergoda padaku dan meniduri ku?"tanya David menunjukkan wajah polos.


David memegang tangan Atalia dan meletakkan didahi nya yang sekarang panas dan wajahnya yang pucat."kepala ku semakin panas!"ucap David yang memang benar adanya,hal itu membuat Atalia semakin khawatir.


hingga beberapa saat kemudian mereka sampai di depan gedung hotel yang sangat besar dan megah menjulang tinggi.


"a..a..aku akan mengangtarmu masuk saja"ucap Atalia melihat david yang begitu pucat dan berkeringat.


keduanya turun dari dalam mobil dan masuk ke dalam hotel,saat sudah masuk ke dalam Atalia menghampiri resepsionis untuk bertanya ruangan yang sudah dipesannya ada dimana.''tunggu aku disini''ucapnya melangkahkan kaki tapi David dengan cepat menarik tangannya.


"Kau yang tunggu di sini,aku akan memesan ruangan untuk kita''ucap David.


''tidak perlu segan begitu,bukankah aku mempunyai kartu ATM mu aku membayar nya dengan uangmu''ucap Atalia tahu kalau David tidak mau di bayari oleh wanita,tidak ingin di tahan oleh David lagi ia berlari kecil untuk menghampiri resepsionis.

__ADS_1


Atalia bertanya pada resepsionis,sementara David yang berada tidak jauh darinya di hampiri oleh seorang wanita yang tampak berusia 18 tahun.


"pria ini tinggi sekali dan juga begitu tampan!"gumam gadis itu dengan bersemu merah,ia berhenti disamping David yang sekarang berdiri dengan tegap.


"di bandingkan tidur bersamanya lebih baik aku menyerahkan diriku dengan pria ini aku juga tidak akan rugi,terlebih dia seperti pria baik dan hebat mungkin saja ia akan tertarik pada ku dan mau menjadikan ku simpanannya"gumam gadis itu menarik nafas panjang dan berjalan semakin mendekati David.


"kakak!"panggilnya dengan suara pelan,tapi pria itu sama sekali tak berkutik dan menoleh ke arah nya.


"kakak!tolong aku!"ucapnya lagi dengan suara pelan dan kasihan,tapi lagi-lagi David tidak menoleh ke arahnya pria itu seperti tidak menggap ada orang di sekitar nya.


ia menarik ujung jas David,"kakak!"ucapnya lagi tidak putus asa,hingga David menoleh dengan wajah datar tanpa ekspresi.


"kau sedang berbicara dengan ku?"tanya David dengan dingin,membuat gadis itu menjadi takut.


"kakak apakah bisa menolong ku,seseorang sedang mengincarku!"ucapnya dengan nada lemah dan kasihan,dan memeluk lengan David,tapi dengan cepat David menepisnya.


"maaf aku tidak mengenalmu.."belum sempat David menyelesaikan ucapan nya,gadis itu langsung memotong nya.


"sebagai imbalannya,aku akan melayani kakak dengan baik,kakak tenang saja aku masih perawan dan usiaku masih 18 tahun"ucap gadis itu cepat dan tak tahu malu,


David yang mendengar nya sangat jijik,ia sangat tidak suka melihat wanita yang rela menjual tubuh hanya untuk uang Terlebih gadis di depan nya itu masih begitu muda.


"aku tidak tertarik kau bisa pergi mencari orang lain!"ucap nya dengan dingin dan membuang tatapan.


"tidak bisa!"ucap gadis itu dan dengan secepat kilat memeluk David tapi tiba-tiba seseorang menarik David hingga membuat gadis itu hampir terjatuh ke lantai.

__ADS_1


__ADS_2