RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
Di bawa polisi


__ADS_3

Justin masuk dengan wajah biru dan memar tampak sangat menyedihkan,hal itu membuat ketiga orang itu sangat terkejut namun juga tidak mengerti.


"Suamiku kenapa bisa seperti ini?"tanya Qania dengan mata berkaca-kaca melihat ke arah Atalia.


"Kau bisa tanya langsung ke suami mu"ucap Atalia.


"Siapkan kamera!"ucap Zacky pada pengawal lainnya,dan dengan cepat kamera telah siap dan mengarah pada keluarga Jhon dan seorang pria muda.


"Apa yang ingin kau lakukan dengan kamera itu A..atalia?"tanya Kakek jhon dengan khawatir merasakan firasat buruk,namun Atalia tak menjawab sama sekali.


Sebenar nya Qania juga bingung dan terganggu dengan kamera itu,tapi karna tidak mengerti dengan situasi suami nya yang sekarang tampak menyedihkan dan babak belur.


"Suami ku apa yang terjadi pada mu?dan kenapa kau bisa datang bersama mereka?"tanya Qania dengan berjongkok di depan suami nya yang sekarang ambruk karna lemah.


Justin tak menjawab sebalik nya ia menatap Zacky pria kejam yang memukuli nya sampai babak belur memaksa nya untuk berbicara,bukan saja memukul nya bahkan melakukan hal kejam lainnya


"Ma..maafkan aku..."Justin mulai menangis hal itu semakin membuat Qinanti kakek jhon dan juga nenek jhon sangat bingung.


"Sebenarnya...David bukanlah putra kandung kita!"ucap Justin tidak tahan dengan tekanan hidup nya karan ulah Zacky.


Qania tertegun mendengar ucapan Justin,"a..apa maksud mu bukan putra kandung kita!?"tanya Qania tidak percaya dengan ucapan justin.


Kakek Jhon dan juga nenek Jhon sangat terkejut mendengar Justin mengatakan hal yang sudah mereka sembunyikan selama 29 tahun,"omong kosong apa yang kau katakan justin!!"ucap kakek Jhon dengan suara meninggi bahkan tangan nya yang memegang tongkat bergetar.


"Maafkan aku ayah,tapi kita tidak bisa menutupi hal ini selamanya!"ucap Justin dengan terus menangis.


Qania masih tidak percaya dengan apa yang di ucap kan suami nya itu,"kau berbohong!David adalah putra ku!!putra kandung ku!!"ucap Qania dengan menangis histeris.


Justin dengan perasaan hancur menggeleng kan kepala nya,"tidak,dia bukan lah putra kandung kita!"ucap nya rasa nya ia tak sanggup mengatakan pada istri nya.


Zacky menatap pria muda yang sedari tadi diam,ia seolah mengatakan,"bicara!"


"Be..benar Tuan David bukan lah putra kandung anda nona,putra kandung anda meninggal saat anda melahirkan"ucap pria muda itu dengan menundukkan kepala.

__ADS_1


Qania menggeleng kan kepala nya kuat,"tidak!!tidak mungkin David adalah putra ku!!putra ku tidak meninggal!"ucap Qania teguh dengan pemikiran nya.


"Dulu saat putra anda meninggal,Tuan Justin takut anda akan semakin sakit parah karna itu dia memutuskan untuk mengambil bayi lain.." pria muda itu langsung terdiam saat kakek Jhon berteriak pada nya.


"Omong kosong apa yang kau katakan!!siapa kamu berani-berani nya ikut campur urusan kami!!"ucap kakek Jhon dengan berteriak marah.


"Aku adalah anak dari dokter yang kalian suruh untuk mengambil bayi itu"ucap Pria muda itu membuat kakek Jhon sangat terkejut.


"Kau adalah penipu dokter itu sudah lama mati!!"ucap Kakek Justin lagi.


"Benar tapi Ibu ku mengatakan semua kebenaran itu padaku sebelum kalian membunuh nya,dia menyuruh ku untuk menyimpan rahasia itu sebelum ada seseorang yang mencari tahu kebenaran tentang Tuan David,dan benar saja dugaan ibu ku benar ada yang mencari tahu nya"jelas pria muda itu dengan menitikan air mata.


"Bunuh!?"tanya nenek Jhon dengan sangat terkejut,begitupun Qania.


"Kalau David bukan putra ku?lalu..dia putra siapa?"tanya Qania dengan wajah yang sudah pucat bahkan wajah nya sudah menguning.


"Dia adalah putra Tuan Albert"jawab Atalia dengan menajam kan mata birunya.


Kakek Jhon tak bisa berkata-kata apa lagi,semua kebenaran telah di ketahui oleh Atalia,"jangan bicara seenaknya!!jangan menguji kesabaran ku!!"teriak kakek Jhon ingin menghampiri kamera dan ingin memukul nya,tapi dengan cepat para pengawal itu menghalangi dengan menangkap tongkat kakek Jhon itu dan mendorong hingga kakek Jhon ambruk ke lantai.


"Karna perbuatan kalian ibu kandung David meninggal saat mengetahui putra nya menghilang"ucap Atalia menatap orang-orang itu dengan penuh kebencian.


"Bohong!!kalian semua bohong!!David adalah putra ku!!dia bukan putra siapapun dia adalah putra ku"


Zacky menatap Justin untuk kembali berbicara,dengan menarik nafas panjang dan terus menangis dengan perasaan hancur Justin kembali berbicara,"Benar David adalah putra Tuan Albert,tapi pada awal nya aku tidak tahu kalau itu adalah bayi tuan Albert"ucap Justin,namun saat ia akan melanjut kan kembali ucapan nya Qania tiba-tiba ambruk.


"Qania!"ucap nenek Jhon dengan perlahan berjongkok.


Justin sangat terkejut dan langsung merangkak ke sisi istri nya yang sudah membiru itu,"Qania!!bangun!!"tangis nya menepuk-nepuk pipi nya,tapi wanita itu sama sekali tak bergerak.


"Qania!!bangun nak!!"tangis nenek Jhon.


"Lihat apa yang sudah kau perbuat!!!"teriak kakek Jhon menatap Atalia dengan tajam dan benci.

__ADS_1


Atalia berdiri,"itu bahkan belum cukup,bahkan jika dia meninggal itu belum setimpal dengan istri Tuan Albert yang meninggal karna perbuatan kalian!"ucap Atalia menekan ucapan nya menatap kakek Jhon tajam.


"Ini belum selesai sampai di sini,tunggu kejutan selanjut nya!!"ucap Atalia lagi tanpa menoleh lagi ia berbalik dan segera keluar dari sana.


para pengawal itu mengakhiri rekaman dan segera ikut keluar.


Sedang kan di depan rumah itu sudah ada banyak polisi untuk menangkap seluruh keluarga Jhon,Atalia tak ingin mengotori tangan nya dengan orang-orang itu dengan melukai secara fisik.


Saat polisi itu masuk,Kakek Jhon dan juga yang lain nya sangat terkejut.


Bahkan Qania pun yang dalam keadaan kritis para polisi itu tidak peduli mereka tetap membawa nya ke kantor polisi.


"Tidak adakah hati nurani kalian semua!!istri ku dalam keadaan kritis sekarang!!"teriak Justin dengan menangis.


"Jangan banyak bicara,dia akan di tangani oleh dokter polisi!!"ucap kepala polisi itu dengan nada tidak peduli.


"Bagaimana bisa kemampuan dokter polisi mengobati menantu ku yang dalam keadaan hidup dan mati seperti itu!!"bentak kakek Jhon dengan sangat marah dan kesal dan ingin memukul polisi dengan tongkat nya tapi kepala polisi itu dengan sigap menangkis.


"kami hanya melakukan tugas kami,jangan memberontak atau istri mu akan lebih lama mendapat perawatan!"bentak polisi itu pada Justin.


♧♧♧♧♧


jangan lupa


like...


komen...


vote..


rate...


terima kasih

__ADS_1


__ADS_2