
pukul 04.00 pagi,pesawat akhirnya mendarat dengan selamat di negara Inggris tepatnya lokasi en tepatnya di lokasi penyimpanan pesawat.
sang mama membangunkan Cherly dengan susah payah,karna putrinya itu memang sangat susah di bangunkan hingga setelah beberapa menit Cherly akhirnya terbangun dengan mata berat,sungguh ia benar-benar sangat mengantuk.
Tapi saat ia membuka matanya ia terkejut melihat dirinya ada di tempat tidur,''bukan nya aku tertidur di mobil?,oh tunggu apakah semuanya hanya mimpi saja?",ucapnya dengan tidak percaya.
''Cherly sudahlah,ayo bangun jangan mengigau lagi kau tidak bermimpi semuanya sungguh nyata,raja Arkana lah yang mengangkat mu dari mobil dan meletakkan mu di sini",jelas wanita paruh baya itu menghela nafas melihat putrinya yang masih saja kebingungan.
"Arkana?maksud mama laki-laki itu?",tanya nya dengan menutup wajah karna malu.
''iya,sudah ayo turun kita sudah sampai semua orang juga sepertinya sudah turun!",ajak wanita paruh baya itu membuat Cherly mengangguk kan kepalanya dan mengikuti sang mama keluar.
pada kenyataan nya Atalia dan Italia masih tertidur dengan nyenyak di kamar mereka.
***
Cherly dan sang mama turun,melihat para Mentri juga keluar tak terkecuali Arkana yang sudah turun lebih dulu.
"tolong berjaga di sini sampai Atalia dan Italia bangun!",suruh Arkana pada asisten nya itu.
"Baik yang mulia!",jawab nya dengan tegas.
sebuah mobil Bentley datang dan berhenti tepat di depan Arkana,kemudian sang supir turun dan membuka pintu mobil untuk Arkana.
Arkana melihat Cherly dan wanita paruh baya itu,kemudian ia mempersilahkan mereka masu,"ibu aku akan mengantar kalian untuk istirahat masuk lah!",ucapnya membuat wanita paruh baya itu tersenyum mengangguk dan masuk kedalam mobil yang sudah di bukakan oleh supir itu.
"terimakasih!",ucap Cherly dengan sopan sebelum supir itu menutup pintu.
kemudian Arkana masuk kedalam mobil di kursi depan,di samping supir setelah ketiga orang itu masuk mobil akhirnya melaju meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
di sepanjang perjalanan Cherly terus menatap keluar,pikiran nya sedang kosong sekarang tapi bukan berarti ia sedih bahkan rasa sedih dan hancur nya seperti terobati oleh sesuatu."ya tuhan aku berharap ini adalah hal yang baik,jalan yang baik untukku!",doanya.
Ia kemudian melihat kedepan,dan tidak sengaja melihat spion dimana wajah Arkana terlihat,cukup lama ia memperhatikan wajah itu sampai Arkana melihat ke spion dan menyadari kalau Cherly ternyata melihatnya dari tadi.
Cherly terkejut dengan itu dan langsung mengalihkan wajah nya agar tidak terlihat di spion itu.
sedangkan Arkana tersenyum tipis melihat Cherly yang salah tingkah,ia menggelengkan kepala dengan senyum tipis yang menghiasai wajah tampan nya kemudian kembali melihat lurus kedepan.
hingga setelah beberapa menit perjalanan,mobil Bentley itu akhir nya memasuki kawasan istana dan masuk ke dalam gerbang besar yang sudah di buka oleh penjaga.
***
Arkana mengantar Cherly dan sang mama ke kamar yang sudah di siapkan karna saat masih di negara Z ia menelfon kepala pelayan untuk menyiapkan kamar.
"terimakasih nak?",ucap Sang mama saat sudah sampai di depan kamar.
"mm...mama masuk duluan ya!",ucap sang mama berfikir kalau kedua orang itu ingin berbicara.
pada saat Cherly juga akan ikut masuk,Arkana menahan tangan nya membuatnya menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap Arkana.
"Terimakasih!",ucapnya dengan menundukkan kepala.
"kenapa sekarang kau terlihat begitu kalem,waktu itu saat kau akan pergi kau memakiku dengan begitu berani!,",ucap Arkana membuat Cherly tertegun karna Arkana ternyata masih mengingat hal itu.
''saat itu aku sangat marah karna harga diriku sudah kau rusak begitu saja dan tidak tahu harus melampiaskan kemarahan ku padamu!,dan lagipula kau adalah seorang raja aku tidak mempunyai banyak keberanian untuk mencari masalah dengan mu dan juga membuatmu kesal!sekalipun aku membenci dan begitu kesal padamu aku tidak punya kuasa melawan mu,dan juga mama dan papaku memintaku untuk menjaga sikap,''jelas Cherly panjang lebar namun ia sama sekali tak melihat ke arah Arkana yang sekarang menatapnya dengan begitu lekat bahkan pria itu tersenyum mendengar ucapan nya.
"Kau tidak perlu begitu segan padaku,kau hanya perlu menjadi diri sendiri tidak perlu begitu sungkan dan takut padaku,aku tidak memakan orang lagipula kau akan menjadi istri ku!,"Ucap Arkana membuat Cherly tertegun dan langsung berdebar bahkan wajahnya bersemu.
"mana bisa aku menjadi diri sendiri,terlebih sikapku sangat lah buruk,orang-orang akan mengkritik mu karna memilih istri yang bukan dari keluarga bangsawan terlebih tidak anggun!",ucapnya membuat Arkana menahan tawa.
__ADS_1
"benar juga,kalau begitu kau bisa jad dirimu sendiri di depan ku bagaimana?", tanya Arkana membuat Cherly langsung menatap nya.
''ha?apa maksudnya?",ucapnya.
''iya,kau bisa menjadi diri sendiri di depanku dan tidak perlu canggung atau menjaga sikap,aku tidak akan mempermasalahkan nya sama sekali justru aku akan merasa senang jika kau tidak merasa canggung dan menjaga sikap!",ucap Arkana membuat Cherly terkejut.
''bagaimana mungkin aku tidak menjaga sikap,kau adalah seorang raja bisa-bisa aku akan di eksekusi oleh para Mentri mu!",gumam nya memaksakan senyum nya kemudian mengangguk.
"baiklah,aku akan masuk dulu untuk istirahat!",ucapnya ingin masuk,entah kenapa ia tiba-tiba merasa gugup di dekat pria itu.
sudut bibir Arkana melengkung sempurna,ia tersenyum melihat bagaimana Cherly malu dan canggung,setelah Cherly masuk ia menghembuskan nafas pelan kemudian tersenyum tipis dan berbalik pergi.
sedangkan Cherly yang sudah Masuk kedalam kamar,memegang jantung nya yang tidak normal, kemudian mengatur nafas nya agar teratur.
"*ada apa denganku,kenapa aku begitu deg-degan berada di dekat pria itu?",
"apa jangan-jangan aku sudah tertarik dengannya?akh,..tapi kenapa begitu cepat sekali!bukankah sebelum nya aku sangat membencinya,apa hanya karna dia bertanggung jawab,atau karna dia tampan?,membuat ku menjadi tertarik padanya,akh konyol sekali aku begitu cepat jatuh hati*!"umpatnya pada diri sendiri.
...
Atalia dan Italia memutuskan untuk tinggal,untuk melakukan persiapan pertunangan kakaknya Minggu depan karna itu adalah waktu yang sangat cepat.
Italia secara pribadi mengaturkan pakaian pertunangan kakaknya nanti dan juga untuk gaun Cherly,sedangkan untuk dirinya dan Atalia hanya pakaian formal saja karna itu hanya akan di hadari orang-orang penting istana atau yang bekerja di istana saja.
sedangkan Atalia memutuskan untuk memperkuat penjagaan istana sampai menjelang hari pertuangan kakaknya,karna ia tidak ingin ada gangguan apapun di hari penting itu,jadi dia secara khusus menempatkan bawahan nya di istana bekerja sama juga dengan tentara istana.
meskipun acara itu hanya akan di datangi oleh orang-orang penting kerajaan saja tapi Atalia tetap waspada.
bersambung...
__ADS_1