
"ini adalah vitamin agar rambut cepat tumbuh,kau pasti tidak suka jika kau botak begini terus kan?"ucap David membuat Atalia mengangguk dengan polosnya.
siapa yang suka menjadi botak tentu saja tidak,"apakah itu akan menumbuhkan rambut dengan cepat?"tanyanya.
"iya,dalam satu bulan rambut mu sudah kembali lebat!"ucap David.
"CK itu sangat lama!",decak Atalia kesal dan murung.
David menghentikan tangan nya dan melihat Atalia yang sekarang memasang wajah cemberut,ia menangkup pipi Atalia dan mendekat kan wajah mereka bahkan hanya menyisakan jarak satu cm.
David bisa melihat dengan jelas mata biru indah Atalia,benar-benar begitu indah seperti menyala dengan terang dan memberi Cahaya sampai kemata nya.
"Aku tidak akan pernah masalah meskipun seperti ini,memang benar pertama kali aku memang memandang fisik mu yang begitu cantik dan indah,tapi semakin aku mencintai mu aku tidak lagi memandang itu,aku tidak peduli bagaimana dirimu atau wujud mu aku akan sangat mencintai mu!"David berbicara dengan sungguh-sungguh dari hati di depan wajah Atalia.
nyata nya,meski Atalia begitu dia tetap sangat cantik karna kulitnya yang begitu putih bersih dan mata biru nya yang menyala dan bentuk wajah nya yang sempurna.
mata Atalia menjadi berkaca-kaca,membuat David langsung memeluknya,"kau tahu sebenar nya kau sangat cantik seperti ini,persis seperti seorang malaikat!"ucap David dengan berbicara jujur.
",tapi tetap saja aku tidak menyukai nya"ucap Atalia mengalungkan tangan nya di pinggang David.
"Aku mengerti!kau pasti tidak nyaman!"ucap David dengan menepuk-nepuk bahu Atalia.
Atalia melepaskan diri,dan mengambil vitamin penumuh rambut super cepat itu.
"apa yang ingin kau lakukan?"tanya David tidak bergerak sama sekali.
"kau juga harus menumbuhkan rambut dengan cepat juga!"ucap Atalia membuat David tertawa dan sedikit membungkuk agar Atalia tidak kewalahan bagaimana pun juga tubuh nya jauh lebih tinggi meski mereka sedang dalam posisi duduk.
__ADS_1
David memperhatikan wajah Atalia yang begitu serius tatapan nya turun ke bibir Atalia yang berwarna pink tanpa memakai pelembab bibir sama sekali,membuat nya tak tahan dan mendekat mengikis jarak antara mereka.
cup...
akhirnya bibir nya benar-benar mendarat di bibir Atalia yang masih begitu kering,sontak saja hal itu membuat Atalia sangat terkejut namun ia hanya diam karna terkejut.
Tapi setelah sadar ia ingin mundur tapi sudah terlambat karna David menahan pundak nya agar tidak bisa mundur dan mengindarinya,David seperti singa kelaparan.
Atalia memejam kan mata nya kuat saat merasakan sesuatu yang hangat masuk ke dalam mulut nya dan seperti begelut dengan lidah nya sendiri,ia ingin mendorong David tapi pria itu sangat kuat.
David me**mat bibir Atalia dengan lembut dan perlahan membuat wajah Atalia menjadi sangat panas dan merah,ia tidak bisa mendorong David sama sekali dan hanya bisa pasrah membiarkan David melakukan apapun padanya.
mendapati itu tentu saja David sangat senang,ia semakin menarik Atalia kepelukan nya dan mengunci Atalia,tapi ia melepaskan nya sekedar memberi oksigen tapi kemudian kembali melahap bibir Atalia yang membuat nya sangat ketagihan.
Tapi yang membuat Atalia terkejut David tiba-tiba turun keleher nya,membuat nya merinding dan langsung mengigit bibirnya agar tidak mengeluarkan suara apapun,tapi tiba-tiba David menggit sedikit lehernya membuat tanda pada Atalia dan tentu saja hal itu membuat Atalia hampir mengeluarkan suara yang akan membuat David semakin bersemangat tapi dengan cepat ia menutup mulutnya.
"bi...bisakah kau berhenti,ak..aku tidak bisa!"ucap Atalia dengan membuang pandangan nya karna David sedang memandangi nya.
David sangat gemas dengan tingkah Atalia itu,ia kembali memposisikan duduknya dengan baik tapi kemudian mengecup bibir Atalia sekilas.
"sudah,baiklah waktunya untuk tidur!"ucap David membantu Atalia untuk berbaring padahal Atalia bisa sendiri untuk membaringkan dirinya.
David menarik tempat tidurnya untuk di satukan dengan tempat tidur Atalia dan membaringkan diri di samping Atalia memeluk nya dengan perasaan yang bahagia karna masih mempunyai kesempatan itu.
Ia menyembunyikan wajah nya di antara bahu dan kepala Atalia,membuat nafas nya langsung berhembus ke dada Atalia tentu saja itu sangat menggelikan.
"David"panggilnya pada pria yang sudah memejam kan mata itu namun sebenar nya belum tidur.
__ADS_1
"mm?.."jawab David tanpa membuka mata atau bergerak sedikitpun.
"mmmm....bagaimana bisa kalian tahu kalau tante ada bersama dokter Chu?"tanya Atalia yang masih sangat penasaran bagaimana ceritanya Istri ayah baptisnya yang sudah meninggal tapi ternyata masih hidup dan bersama kakek nya yaitu dokter tangan dewa.
David akhirnya membuka matanya,"kakek Chu membawa kami ke rumah nya untuk bertemu mama,dan ternyata mama mengalami ganguan mental selama ini dan kakek Chu tidak bisa menyembuhkan mama,dan karna alasan itu jugalah kakek Chu berhenti dari profesinya"jelas David.
Atalia sangat terkejut mendengar nya,"mengalami gangguan mental?"Atalia benar-benar terkejut mendengar nya dan tidak percaya.
"iya,tapi mama sudah mulai sembuh,karna sudah satu Minggu mama melakukan kemoterapi pemulihan mental,dan jika melakukan kemoterapi beberapa Minggu kedepan nya lagi mama akan sembuh total!"ucap David membuat Atalia merasa lega namun juga merasa kasihan.
"Tante pasti sangat terpukul saat kehilangan mu sehingga menjadi seperti itu,sepertinya Tante sangat menyayangimu!",ucap Atalia dengan sudut bibir yang melengkung.
David setuju dengan itu,"setiap orang tua pasti menyayangi anaknya,begitupun kita nanti!!tapi kau bisa memanjakan anak kita dengan syarat kau tidak boleh lupa untuk memajakan ku juga"ucap David membuat Atalia tertegun dan menjadi merona,bisa-bisaya David mengatakan nya dengan wajah datar.
"sudah tidurlah!",ucap David menarik selimut sampai menutupi sampai bahu mereka,dan kembali menyembunyikan wajah nya di leher Atalia yang terasa begitu hangat.
Atalia memejam kan matanya,tapi tidak bisa tertidur pikiran nya masih kepada ibu kandung David,"bagaimana bisa ayah tidak tahu kalau dulu istrinya masih hidup dan menganggap nya sudah tidak ada,apakah mungkin dokter Chu sengaja menyembunyikan Tante"gumam Atalia merasa itu masih aneh.
"sudah jangan memikirkan apa-apa lagi!"ucap David yang ternyata belum sepenuhnya tidur semakin menarik Atalia kedalam dekapan nya.
pada akhirnya Atalia tidur di pelukan David,dan tempat tidur David begitu saja tidak di tempati karna David menggempet memeluk Atalia.
...
bersambung...
jangan lupa like kome vote rate fav dan bantu share...
__ADS_1
terima kasih banyak semua atas dukungan kalian...