RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
menerima


__ADS_3

David mengulurkan tangan nya kedepan Atalia,sedangkan Atalia tak bisa berfikir ia gugup bercampur khawatir.


David tetap tersenyum menunggu Atalia menerima uluran tangan nya.


''Atalia pergilah!"ucap Arkana menepuk pundak adiknya itu.


Atalia menghembuskan nafas nya pelan kemudian tersenyum,dan menerima uluran tangan David.


David sebenar nya juga sangat deg-degan,ia menggenggam tangan Atalia dan berdiri kemudian mengajak wanita itu ikut bersama nya naik atas ke atas panggung.


Italia sangat bersemangat dan sangat bahagia,"benar-benar pasangan yang serasi,kita kapan?"tanya nya pada Pitter tanpa sengaja,Pitter yang mendengar nya sangat terkejut dan langsung melepaskan tangan nya dari pegangan Italia,hingga membuat wanita itu tersadar dengan ucapan nya dan langsung meminta maaf.


"aku hanya bercanda,tapi apakah sungguhan tidak bisa?"tanya Atalia dengan cengar-cengir membuat Pitter mendegus kasar tidak percaya wanita itu tampak nya tidak tahu malu,bahkan Arkana sendiri menghembuskan nafas kasar melihat tingkah adiknya yang satu itu.


sedangkan Atalia sudah berdiri di atas panggung berdampingan dengan David,tapi David bahkan tidak melepaskan genggaman tangan nya.


"sebelum itu saya ingin mengundang Raja Arkana dari kerajaan inggris untuk naik kepanggung ini,berikan tepuk tangan yang meriah"ucap Pembawa acara kemudian semua orang bertepuk tangan pada Arkana yang sudah berdiri dan berjalan ke atas panggung.


Arkana berdiri di samping Atalia dengan senyum ramah yang menghiasi wajahnya.


Tuan Albert menepuk pundak David yang tampak gugup,"jangan gugup begitu"bisik nya pada David.


"aku tidak gugup!"pungkas David kemudian merogoh sesuatu dari sakunya,kemudian merjongkok di depan Atalia membuat Italia yang melihatnya langsung heboh kegirangan tepat nya sangat baper.


"Ataliana putri apakah kau bersedia menikah dengan ku?"tanya David setelah membuka kotak cincin itu,membuat beberapa orang duduk di depan sangat terkejut melihat cincin rancangan Tuan besar Albert yang sangat terkenal yang di kata-katakan untuk cucu nya dan calon istri cucunya,yang terbuat dari giok murni dengan harga yang sangat fantastis untuk lingkaran cincinnya,berbeda lagi dengan mata cincin nya yang terbuat dari berlian yang sebanding dengan harga mall terbesar milik Tuan Albert di negara Swiss dengan di satukan perumahan elit di kota bern ibu kota swiss.

__ADS_1


Tidak lain dengan Atalia yang juga tahu tentang cincin itu,karna sepasang cincin itu sangat terkenal karna keindahan dan kemahalan nya terlebih itu adalah cincin untuk cucu dan calon istri tuan muda keluarga Albert,dan ia juga pernah mengagumi cincin itu beberapa tahun yang lalu dan tidak disangka-sangka akan berada di jarinya.


"terima-terima-terima!!"teriak Italia tiba-tiba berdiri dan bertepuk tangan di tengah-tengah keheningan,membuat semua orang menoleh pada nya tapi Italia tidak peduli ia terus berteriak dan bertepuk tangan dengan sangat bersemangat.


Pitter benar-benar malu di samping Italia yang sangat tidak mempunyai malu di tengah-tengah orang berpengaruh dan besar di sana,tapi tiba-tiba semua orang berdiri dan mengikuti Italia membuat Pitter sangat terkejut.


perasaan Atalia sangat bercampur aduk,ia sangat bahagia sekaligus sangat sedih dan takut mengecewakan David nanti nya.


''aku harus bagaimana,aku tidak ingin membuat mu sedih suatu hari nanti!"gumam nya menjadi dilema dan tidak tega akan menyakiti David nantinya.


setelah ia menarik nafas panjang ia sudah membuat keputusan egois karna cintanya,tapi ia masih tidak tega memikirkan bagaimana keadaan nya kedepan nya dan akan membuat David patah hati,sehingga tiba-tiba bulir-bulir bening mengalir dari pelupuk mata nya,kemudian mengangguk-angguk kan kepalanya.


"ya aku mau!"ucap nya mengulurkan tangan nya kedepan David dengan sebelah tangan menyeka air mata dari sudut matanya.


ia memasangkan salah satu cincin itu ke jari manis Atalia dan itu sangat pas dan sangat indah di jari manis Atalia,setelah itu ia mengecup tangan Atalia,dan berdiri memeluk Atalia dengan erat dengan sangat bahagia.


tepuk tangan riuh langsung ramai di ruangan itu,begitu pun dengan Tuan Albert dan Arkana yang juga bertepuk tangan.


"terimakasih!"ucap David pada Atalia kemudian melepaskannya,dan memberikan kotak cincin yang masih ada 1 cincin lagi pada Atalia untuk di pasang kan padanya.


Atalia menerima nya dan mengambil cincin itu,mata nya terangkat untuk melihat David,melihat David entah kenapa perasaan nya tiba-tiba pedih dan sakit ia benar-benar tidak tega jika harus menyakiti David,tapi ia masih memasang kan cincin ke jari David.


Tuan Albert menghampiri Atalia kemudian sedikit merentang kan tangan nya agar Atalia memeluk nya,Atalia langsung memeluk Tuan Albert dengan perasaan tenang dan rasa gugup nya sedikit berhenti.


"terima kasih nak,sudah menerima putra ku!"ucap nya menepuk-nepuk pundak Atalia,ia tahu Atalia adalah wanita yang sangat hebat dan ia akan sangat beruntung sekaligus tenang jika Atalia menjadi istri putra nya.

__ADS_1


David menghembuskan nafas kasar,dan membiarkan sekali ini saja Atalia berpelukan dengan papa nya.


"Aku percayakan adik ku pada mu,semoga kali ini kalian akan bersatu sampai maut memisahkan tanpa ada yang menghalangi kebahagian kalian,tolong berikan kebahagian dan ketenangan hidup untuk nya!"ujar Arkana pada David.


"Ya tentu saja aku pasti akan memberikan nya kehidupan yang tenang dan bahagia,aku tahu selama ini dia pasti sudah banyak hidup menderita,dan aku sudah berjanji pada diri ku sendiri untuk memberikan ya kehidupan bahagia!"ucap David yang memang benar adanya,dia sudah berjanji akan hal itu sebelum-sebelumnya.


"ya aku percaya itu"ucap Arkana merasa tenang.


"ngomong-ngomong makasih sudah merestui kami!"ucap David pada Arkana.


"dan saya ingin memberi tahu kepada semua kalau Tanggal pernikahan nya sudah di tentukan dan sekalian mengundang kalian semua untuk menghadiri pernikahan putra ku dan putri baptis ku dua minggu lagi!"ucap Tuan Albert membuat Atalia sangat terkejut yang benar saja kenapa pendapat nya tidak di minta di sini.


lagi-lagi tepuk tangan yang riuh menggema di ruangan itu.


"kak bagaimana bisa aku lebih dulu menikah darimu!"tanya Atalia mendekati kakak nya.


"Siapa yang mengatakan kau akan menikah duluan?"tanya Arkana dengan nada sombong.


Atalia tertegun langsung melihat kakaknya,"kau mau menikah?kenapa tidak mengatakan nya pada kami?"tanya nya dengan nada tidak percaya.


"diamlah ini bukan waktu yang tepat untuk membahas nya,aku akan mendiskusikan nya pada kalian nanti sekalian mengenalkan calon kakak ipar kalian!"ucap Arkana mendegus pelan dan tersenyum pada adiknya itu.


"aku harus tahu siapa wanita itu dulu,jika tidak aku takut wanita itu mempunyai niat yang tidak baik menikahi kakak!"gumam Atalia.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2