RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
Pitter vs Italia


__ADS_3

Pitter masih tidak habis fikir dengan pengakuan Justin mengenai david yang sebenarnya adalah putra Tuan Albert,ia curiga pada David apakah sebelumnya dia menyembunyikan hal sepenting itu hingga pergi ke swiss untuk menemui Tuan Albert.


"kau harus memberiku penjelasan David!"gumamnya yang menunggu kedatantan David di bandara sekarang.


tidak jauh darinya Italia juga sedang duduk di kursi menunggu kedatangan Atalia,"astaga demi apa,aku bertemu dengan nya lagi apa mungkin ini yang dinamakan jodoh?"gumam Italia berbinar melihat siluet tampan Pitter yang saat ini tampak serius,dengan cepat ia menghampirinya.


"Pitter!!"ucapnya tiba-tiba membuat Pitter sangat terkejut.


"hah...ternyata kau!ku pikir siapa!"Pitter memegang dadanya yang berdegup kencang karna begitu terkejut.


"iya,sedang apa kau disini?"tanya Italia dengan tersenyum manis.


''menunggu seseorang!"jawab Pitter masih menenangkan jantung nya.


''seseorang?''gumam Italia mengerucutkan bibirnya.


"mm apakah pacarmu!?"tanya nya sontak membuat Pitter tersedak karna nafas sendiri.


"apakah aku benar,sebenarnya jika benar juga tidak apa-apa kau tidak perlu seterkejut itu!"ucap Italia dengan nada berbicara yang bercanda.


"apa yang kau katakan,aku sama sekali belum mempunyai pacar!"ucap Pitter dengan malu,bagaimana mungkin di usia nya yang sudah 29 tahun belum pernah mempunyai pacar sekalipun.


"benarkah!!?itu artinya aku mempunyai kesempatan kan?"tanya Italia begitu bersemangat sampai keceplosan,ia langsung menutup mulutnya saat menyadari apa yang dikatakan nya dan sedikit melirik ke arah Pitter yang sekarang tampak menatapnya dengan terkejut.


"haha aku hanya bercanda!tidak perlu menganggap nya serius!"ucap italia menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"pfft kau cukup lucu juga ternyata!"ucap Pitter menahan tawanya.


mendengar Pitter mengatakannya lucu membuat wajahnya seketika memerah dan merasa malu,"kau bisa saja!!"ucapnya dengan perasaan yang malu.


"kau juga kenapa ada di sini?"tanya Pitter balik,merasa Italia cukup menyenangkan dan lucu untuk di ajak bicara


"oh aku sedang menunggu Atalia!"jawab Italia cepat dengan menunjukkan senyumnya.


"sudah ku tebak!"Pitter berbicara dengan menoleh ke arah lain,dan melihat sepasang kekasih yang berjalan bersama tampak berbincang sembari berjalan,mereka tak lain adalah David dan Atalia.


"akh mereka sudah datang!"ucapnya menoleh ke samping,tapi tak melihat sosok Italia lagi disana,pada saat ia melihat ke depan ternyata Italia sudah berlari menghampiri Atalia.


"kenapa aku tidak menyadari pergerakan nya tadi?"ucapnya dengan suara kecil memperhatikan Italia yang begitu semangat.


"saudara ku sudah datang,aku akan pulang bersama nya tidak perlu mengantarku!"ucap Atalia pada David karna melihat Pitter yang berdiri tidak jauh dari mereka.


"iya,kalian hati-hatilah di jalan jika sudah sampai jangan lupa kabari aku!"ucap David cukup khawatir melihat wajah Atalia yang tampak sedikit pucat dan tidak bersemangat.

__ADS_1


Atalia memaksakan senyumnya,"ya baiklah!"ucap Atalia menerima kopernya yang tadinya di tarik oleh David.


"Atalia!!!!"teriak Italia langsung menghambur memeluk saudaranya itu,karna begitu merindukan nya,bahkan Atalia hampir tak bisa menahan keseimbangan nya.


"kau ini apa tidak bisa pelan-pelan sedikit!"ucap Atalia membalas pelukan Italia yang begitu erat.


"siapa suruh kau begitu membuat orang rindu!"kecut Italia melepaskan pelukannya.


Atalia belum pernah sebelumnya melihat sisi Italia itu,namun itu adalah sifat saudara kembarnya itu yang sangat kekanak-kanakan karna sedari kecil sudah di manjakan oleh Arkana.


David Juga ingin memeluk Atalia seperti Italia memeluknya sekarang dengan begitu erat dan bermanja-manja.


"David!"panggil Pitter berjalan semakin dekat ke mereka.


"kami pergi dulu!"ucap Atalia ingin menarik kopernya tapi Italia lebih dulu merebutnya.


"biarkan aku saja yang bawa,kau pasti lelah!"ucap Italia karna melihat raut wajah Atalia yang tak bersemangat dan tampak sedikit pucat.


"byee!"ucap Italia melambaikan tangannya ke arah Pitter dan dengan cepat mengikuti langkah Atalia yang sudah pergi lebih dulu.


Pitter heran dengan Italia yang tampak sok akrab padahal baru saja kenal dan bertemu beberapa kali,tapi ia membalas lambaikan tangan Italia.


"kalian mempunyai hubungan apa?"tanya David merasa aneh dengan Pitter dan Italia.


"jangan berfikir aneh-aneh,mana mungkin aku tertarik dengan wanita eropa aku hanya akan menjalin hubungan dengan wanita asia!"ucap Pitter dengan lugas.


"sudahlah ayo pulang dengan cepat,aku sangat lelah!"ucap David memegang leher yang sediki pegal.


Pitter teringat dengan apa yang harus ia tanyakan pada David,"tunggu dulu kau harus menjelaskan padaku tentang apa yang dikatakan Paman Justin!apakah itu benar?apakah kau sebenar nya putra Tuan Albert?lalu kenapa aku tidak pernah tahu itu?!"tanya Pitter tak henti-henti membuat David begitu kesal.


"jangan banyak tanya,aku benar-benar lelah besok saja!"ucap David berjalan melewati Pitter,tapi dengan Cepat Pitter mengikutinya dan mendesaknya untuk segera menjelaskan nya.


"ku mohon jelaskan sedikit saja,jika tidak mungkin aku tidak akan bisa tidur malam ini!"ucap Pitter dengan memohon-mohon pada David yang terus melangkah kan kaki.


"ya!"jawab David singkat,yang membuat Pitter sangat tertegun dan tak percaya.


"oh may good!!ternyata kau adalah putra orang terkaya Tuan Albert!! akh bagaimana bisa kau berubah dalam sehari menjadi anak orang kaya diurutan kedua!"ucap Pitter tak bisa mengungkapkan apa-apa lagi.


"kau adalah putra tunggal Tuan Albert,itu artinya seluruh harta dan perusahan raksasa Albert akan menjadi milik mu!!"ucap Pitter lagi tak bisa berhenti terkejut.


"aku tidak menginginkannya!"ucap David masuk ke dalam mobil yang sekarang sudah ada didepan nya.


"kenapa kau tidak menginginkan nya!?"tanya Pitter.

__ADS_1


"karna aku bisa mencarinya sendiri,sudah berhenti bertanya!"ucap David menyandarkan kepalanya dan memejam kan mata.


"hm ya baiklah!"ucap Pitter.


***


"apa kau sudah mendengar berita mengenai putra Tuan Albert yang sebenarnya?"tanya Italia dengan bersemangat.


"ya!"jawab Atalia singkat.


"kau juga pasti tidak percaya kan,aku juga hampir tidak percaya keluarga jhon benar-benar jahat ternyata begitu tega menculik David saat masih bayi kecil dan memisahkan dengan orang tua kandungnya!"ucap Italia yang memang tak habis fikir.


"hm ya..kau benar!"ucap Atalia.


"sekarang aku berfiki kalian adalah pasangan yang sangat cocok sekali bukan,kau adalah orang terkaya di dunia dan David juga anak orang terkaya juga!bukankah itu benar-benar serasi!ck tidak pernah menyangka akan mempunyai saudara semembanggakan sepertimu!"ucap Italia yang benar-benar salut dan bangga.


"tidak tahu bagaiman irinya teman-teman ku jika mengetahui punya saudara sepertimu!"ucap Italia yang masih tidak bisa berhenti.


"kau ini bisa saja,menurut ku tidak sehebat itukan!dan itu juga bisa saja"ucap Atalia tak bisa percaya saudaranya itu sangat lancar berbicara.


Italia terus berbicara sedangkan Atalia terus mendengarkan nya dan tersenyum-senyum saat Italia mengatakan hal yang menurutnya berlebihan,padahal ia ingin beristirahat tapi sepertinya Italia masih ingin mengatakan banyak hal dengan nya.


hingga saat sudah sampai di apertemen,Atalia langsung ke kamar nya dan mengunci kamarnya agar Italia tidak masuk.


ia mencari-cari sesuatu di dalam nakas,pada saat ia menemukan botol putih dengan cepat ia membukanya dan menuangkan pil didalam botol itu dan langsung memakan pil yang berjumlah 10 itu sekaligus,kemudian meminum air putih yang ada disana.


ia duduk di sisi kasurnya dan menunggu beberapa menit hingga kepalanya bisa tenang dan perlahan sakitnya mulai reda.


"tidak tahu sampai kapan akan bertahan seperti ini!"ucapnya dengan tersenyum sedih pada dirinya sendiri.


bersambung...


jangan lupa


like...


komen...


vote...


rate...


share...

__ADS_1


terima kasih banyak semuanya


jangan lupa mampir di cerita baru athor "PERUBAHAN RAINA"


__ADS_2