
Arkana terkejut mendengar nya,ia menjadi bingung apakan benar selama ini ia sudah menyimpan kata-kata itu dalam hatinya.
''kakak tidak perlu minta maaf,sebenar nya aku sudah memaafkan mu bagaimana pun juga kita adalah saudara''ucap Atalia menghela nafas tahu kalau kakak nya itu sedang memikirkan apa yang ia ucapkan.
''apakah sebelum nya kakak membuat Atali sakit hati?kenapa aku tidak tahu tentang hal itu''gumam Italia.
Arkana benar-benar merasa dirinya sangat jahat sampai sudah menyinggung hati adik nya yang begitu berjasa untuk nya dan kerajaan,''apa yang ku pikirkan,apakah pantas aku membandingkan diriku dengan adik ku sendiri,dia merebut kembali kerajaan bukan untuk diri nya sendiri tapi untuk membenarkan nama kedua orang tua kami yang sempat jelek,tapi aku malah memendam kata-kata itu dalam hati ku!"gumam Arkana sadar setelah ucapan Atalia tadi.
"terima kasih,kakak benar-benar minta maaf pada mu,tidak seharus nya aku mengatakan itu,dan menyimpan kata-kata itu dalam hati!"Arkana meminta maaf dengan tulus.
"bagaimana jika aku menarik kata memaafkan mu kak,dan aku akan memaafkan mu jika kamu membatal kan pernikahan mu dengan wanita ini?"tanya Atalia tiba-tiba dengan nada serius dan tegas.
ketiga orang itu sangat terkejut mendengar ucapan Atalia,Italia langsung menggoyang kan tangan Atalia di bawah berharap saudara kembar nya itu menoleh nya,tapi tatapan Atalia tak tergerakkan sama sekali mata nya terus memandang Arkana seolah menunggu jawaban.
''kamu!"Xia tak percaya Atalia masih membahas hal itu padahal Arkana sudah meminta maaf.
''Arkana aku,mungkin bagi adik mu aku memang tidak pantas berada di samping mu,mungkin kita memang tidak cocok!"ucap Xia terdengar lirih.
tatapan Atalia tak tergoyah kan,ia seperti tak melihat dan mendengar apapun di sekitar nya mata nya terus bertahan pada Arkana,membuat Arkana sedikit merasa kikuk karna aura Atalia tak seperti biasanya.
Arkana merasa itu adalah pilihan yang sulit,ia menoleh ke arah Xia tampak sangat sedih dan tertekan mata nya sangat merah membuat ia merasa tidak tega melihat nya terlebih hari pernikahan mereka sudah sangat dekat,ia kembali menoleh Atalia tatapan nya masih sama.
__ADS_1
"tapi hari pernikahan kami sudah dekat!"ucap Arkana dengan nada tak berdaya,sejujur nya ia juga tak ingin menyakiti perasaan adik nya.
Atalia langsung menunduk dan tersenyum sinis,ia benar-benar tak percaya kakak nya itu akan memilih wanita itu dari pada adik nya sendiri,"mungkin dia merasa aku seperti orang asing karna tak bertemu dalam waktu yang lama ikatan saudara kami tidak begitu kuat lagi kah?"gumam Atalia merasa sangat sedih,padahal ia begitu mencintai dan menyayangi saudara nya bahkan ia akan rela memberikan seluruh hidup nya pada mereka jika mereka mau,tiba-tiba pandangan nya kabur-kabur.
Atalia kembali mengangkat kepala nya,Arkana sangat terkejut saat melihat Atalia mimisan.
"Atalia kau mimisan!"ucap nya ingin melap darah itu dengan tisu bersih yang ada di atas meja,tapi Atalia langsung menahan tangan nya dan mengambil tisu lain membersihkan darah nya sendiri.
tapi darah yang keluar begitu banyak bahkan tisu tak bisa menyumbat darah yang keluar membuat pakaian nya juga terkena darah.
Italia yang melihat itu tak kalah terkejut,ia langsung mengambil banyak tisu dan memberikan pada Atalia ia menjadi was-was melihat darah di pakaian Atalia.
mata Atalia memerah,bibir pucat nya melengkung sempurna,"jujur saja aku cukup kecewa dengan keputusan mu menikah dengan nya kak!"ucap Atalia lagi masih menyumbat hidung nya.
pada saat Arkana akan berbicara lagi Atalia langsung menyela.
"Aku sudah tahu,ku pikir selama ini kakak menganggap ku sebagai adik yang kau sayangi dan pilihan mu jika ada pilihan kedua,ternyata aku salah besar!"ucap Atalia bersamaan dengan itu air mata nya mengalir dari pelupuk mata.
"Aku berjanji akan membuktikan kalau dia adalah pilihan yang tepat jika menjadi ratu kerajaan Inggris masa depan,tolong berikan kesempatan pada nya,tetapi jika tidak aku pasti akan menceraikan nya di depan mu!"ucap Arkana ingin meyakin kan Atalia,tapi hal itu semakin membuat Atalia merasa sakit hati.
Xia yang mendengar nya terkejut,"dia berniat menceraikan ku,jangan harap!"gumam nya.
__ADS_1
"tidak perlu kak,aku tidak akan ikut campur lagi dengan hubungan mu dengan nya jika kalian ingin menikah maka menikah saja lah"ucap Atalia melepaskan tisu yang menyumbat hidung nya membuat darah kembali mengalir masih saja tidak berhenti,Italia sangat panik dan langsung mengambil tisu lagi dan ingin membersihkan darah itu tapi Atalia memegang tangan nya dan menggelengkan kepala.
"tidak perlu!"ucap Atalia kemudian melepaskan tangan Italia.
Italia sangat terkejut dengan hal itu,aura Atalia tidak seperti biasa,tatapan nya yang biasanya lembut pada nya kini hilang.
"ku fikir kamu akan hati-hati kak dalam memilih pasangan dengan pengalaman yang sudah terjadi pada keluarga kita selama ini,tetapi kau malah memilih pasangan tanpa menyelidiki nya terlebih dulu tidak tahu apakah dia adalah wanita baik-baik atau wanita yang mempunyai niat lain mendekati mu!"tutur Atalia membuat Xia yang mendengar nya sangat terkejut.
"apa maksud mu!!kau mengatakan aku mempunyai niat lain mendekati Arkana,hiks..betapa jahat nya kamu memfitnah ku!"Xia menangis mendengar nya,tapi Atalia sama sekali tidak tertarik melihat mya.
Italia dan Arkana sangat tertegun mendengar penuturan Atalia,di saat itulah Arkana baru berfikir apakah Atalia sudah menyelidiki Xia,tapi ia lebih khawatir melihat darah yang keluar dari hidung Atalia tidak henti-hentinya.
Atalia merogoh tas nya,dan mengeluarkan kalung peninggalan keluarga kerajaan untuk calon ratu,kalung yang ia ambil dari kamar Xia waktu itu,kumudian memberikan kalung itu ke depan Arkana.
"kau Bebas kak memilih pasangan!aku tidak akan pernah ikut campur lagi urusan mu kak!"ucap Atalia tak bisa menahan lagi,tapi ia tidak peduli dengan mimisan nya lagi,pandangan nya sudah sangat kabur kepala nya juga sangat sakit tiba-tiba mungkin karna emosi nya.
ia ingin berteriak karna kepala nya yang begitu sakit,tak bisa menahan lagi ia berbalik meninggal kan mereka orang-orang yang di sekitar sana dan melihat Atalia sangat terkejut karna wanita itu mimisan sambil menangis.
"Atalia tunggu aku!!"Italia mengejar Atalia,tapi Atalia sama sekali tidak memperdulikan nya atau mungkin tidak mendengar nya.
bersambung....
__ADS_1