RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
lagi lagi


__ADS_3

David dan Pitter masuk ke Ke dalam Fila dengan terus berbincang.


Namun langkah kaki David berhenti,membuat Pitter yang tadi nya berbicara langsung berhenti melihat ke arah yang di lihat oleh David,terlihat dua insan yang tengah asik makan.


"Clark..."ucap Pitter melihat pria yang duduk bersama Atalia.


"Buka mulut mu"ucap Clark dengan semangat menyuapi Atalia.


Atalia menggeleng kan kepala nya,membuat gerakan isyarat,"aku sudah kenyang,kakak saja yang makan"maksud Atalia.


Clark membuat ekspresi sedih,"Kau baru makan 3 sendok,dan ini masih banyak,padahal ibu ku memasakkan nya setulus hati untuk mu"ucap Clark lesu.


Atalia membuka mulut nya,membuat Clark bersemangat dan menyendokkan nya ke mulut Atalia.


Sementara tidak jauh dari mereka,terlihat David mengepal tangan nya entah kenapa melihat pemandangan itu ada rasa yang aneh di dada nya,gigi nya terkatup keras menahan emosi nya.


"Cih.."decih nya dengan kesal berjalan meninggal kan Pitter menaiki tangga.


Atalia yang mendengar derap langkah kaki,dengan cepat memutar kepala nya melihat ke arah tangga.


'David',gumam nya dan langsung beranjak dari duduk nya sedikit berlari meninggal kan Pitter yang berada di ruang tamu.


Pitter tersenyum sinis melihat pemandangan seperti istri yang kedapatan selingkuh dan berlari untuk menjelas kan kesalah pahaman,deskripsi Pitter.


Sedang kan Clark berdiri dan memanggil nama Atalia,namun Atalia tidak peduli iya mempercepat langkah nya mengejar David.


...


Karna tak bisa memanggil nya,Atalia berusaha dengan cepat mendekati David hingga iya akhir nya sampai di ujung tangga begitu pun dengan David,Atalia merentang kan kedua tangan nya menghadang David.


Ini sudah sore,Atalia harus segera ke bandara.


David tersenyum puas,'ternyata wanita ini cukup peka juga'gumam David,menunjukkan wajah arogan nya,dengan melipat kedua tangan nya di depan dada.


Iya kemudian melihat jam nya,"kau cuma punya waktu 2 menit untuk menjelas kan nya"ucap David dengan arogan nya.


Atalia dengan cepat Merogoh saku nya,mengambil sepucuk surat yang sudah di tulis coretan tangan,iya menunjukkan nya pada David.


David mengambil surat itu,dan membaca nya.


*"Clark akan ke inggris hari ini,Boleh kah aku ikut pergi ke sana bersama nya,aku ingin melihat negara inggris,Inggris adalah negara kelahiran ku,dan aku tidak pernah kesana lagi selama beberapa tahun ini"*tulis Atalia.


Amarah David sampai ke ubun-ubun,iya fikir wanita ini akan menjelas kan kejadian tadi,tapi siapa sangka sekarang iya malah ingin pergi bersama pria itu.

__ADS_1


David mengepal tangan nya,kemudian tersenyum merendah kan,iya menundukkan kepala nya untuk melihat jelas wajah wanita itu.


"Kau ini wanita murahan atau apa?,kau mencuri perhatian banyak pria untuk apa?,sekarang ingin pergi bersama pria lain?heh"tawa David memegang Dagu Atalia cukup kuat.


Mata kedua nya bertemu,Atalia tidak mengerti maksud ucapan David,yang hanya ingin mendengar kata ya Dari David.


"Ingat kau hanya wanita bisu yang culun,jelek,tidak layak untuk di sukai banyak pria!"ucap David sekarang memegang bahu Atalia dengan bertenaga.


Atalia bisa merasakan deru nafas David yang langsung terhembus di wajah putih mulus nya,tapi iya tak peduli dengan ejekan atau lebih tepat nya penghinaan David.


Tapi tenaga David yang semakin kencang di bahu nya membuat nya kesakitan.


Melihat ekspresi kesakitan itu,David tersadar dan melepas kan tangan nya.


'Apa yang ku lakukan,kenapa aku harus seemosi ini karna wanita bisu jelek ini',gumam David tidak tahu apa yang terjadi pada nya.


Atalia memegang bahu nya yang benar-benar sakit karna tulang-tulang nya belum pulih dari pukulan kemarin,karna salep itu hanya mengurangi bengkak dan rasa sakit itu,bukan menyembuh kan tulang nya yang remuk.'sial gumam nya',


David menatap Wajah Atalia yang seperti nya benar-benar kesakitan,iya kemudian teringat akan luka di punggung Atalia yang belum sepenuh nya pulih.


Atalia menahan rasa sakit nya,dan menyatukan kedua tangan nya seperti memohon.


David tidak peduli dengan Permohonan Atalia,iya memegang tangan Atalia yang memohon kemudian langsung mengangkat nya ala brdile style,yang membuat Atalia terkejut.


David kembali menutup pintu,dan membaring kan Atalia di kasur milik nya,dengan pelan.


Lagi-lagi Atalia di perlakukan seperti itu.


"Jangan bergerak"ucap David Saat Atalia akan duduk.


David merogoh saku nya,dan menelfon Pitter yang masih berada di lantai bawah.


"Pulang lah,besok pagi kita bertemu di bandara,dan siap kan 1 tiket lagi"ucap David dengan suara tegas.


📞"eh baiklah"ucap Pitter.


"Suruh Clark pergi,jika dia ingin pergi ke inggris sekarang,suruh pergi tidak perlu menunggu siapapun"ucap David dan mematikan telfon nya.


'Apa maksud nya,apa aku tidak bisa pergi ke inggris?'gumam Atalia terkejut,mendengar ucapan David.


...


"Kau dengar"ucap Pitter pada Clark yang berada di dekat nya,ikut mendengar ucapan David dari balik telfon.

__ADS_1


"Hmph...tidak bisa,Atalia sendiri lah yang ingin ikut,pasti dia di paksa oleh David"ucap Clark berlari menaiki tangga.


"Heii!!..."panggil pitter mengikuti Clark yang berlari.


Mereka berhenti saat sudah berada di pintu kamar David,saat Clark akan memutar gagang pintu Pitter segera menghentikan nya.


"Hei,apa kau ingin melihat mereka berhubungan"sinis Pitter membuat Clark terkejut dan langsung menatap nya lekat.


"Apa maksud mu?"tanya nya pada Pitter.


Pitter berdecak,"Ck hubungan suami istri"ucap pitter.


"Hah..itu tidak mungkin Mereka tidak saling mencintai,terlebih David"ucap Clark.


"Kalau tidak pecaya ya sudah"sinis Pitter.


'Jadi aku tidak punya kesempatan lagi'gumam Clark dengan sedih,dan terpaksa mengikuti Pitter yang sudah berlalu duluan.


"Tapi aku tidak peduli,kalau mereka sudah melakukan nya,aku tahu David hanya bermain-main dengan Atalia"ucap Clark setelah berjalan di samping Pitter.


"Kau benar-benar pria sejati,aku sangat salut"ucap Pitter menggeleng kan kepala nya dengan kegilaan teman Nya itu.


"Sudah lah,aku harus pergi ke inggris malam ini juga"ucap Clark mempercepat langkah nya.


...


Sedangkan di kamar David.


"diam,aku baru saja menyentuh nya tapi kau sudah kesakitan begitu"protes David.


Atalia gemetar bukan karna sakit,tapi karna sentuhan David yang entah kenapa membuatnya seperti merinding.


David menelan salvina nya memegang tubuh putih mulus dan kenyal itu,tangan nya terus bolak-balik menyentuh tubuh itu untuk mengurut nya.


Atalia menyembunyikan wajah nya di balik bantal,sudah dua kali iya membuka baju di depan David.


###


like...


komen...


vote....

__ADS_1


bantu share...


__ADS_2