
"hanya karna orang yang berkuasa,bisa memperlakukan tuan dengan semena-menanya!saya tidak terima tuan!"ucap asisten Ceo china yang baru saja bertemu dengan Atalia.
"tidak mungkin dia melakukan itu jika tidak menyadari sesuatu!apa mungkin dia curiga pada ku!"gumam sang Ceo tanpa mendengar asisten nya itu.
"orang yang bersifat seperti itu,cepat atau lambat juga akan jatuh tidak ada orang yang sombong dan angkuh bertahan di atas!"sungut sang asisten.
"jika dia menyadarinya,kenapa malah menyudutkan ku dan tidak hati-hati dengan ucapanya,apa mungkin dia memang orang yang seperti itu,tapi jika dia memang sudah mencurigai ku dia pasti tidak akan tinggal diam"gumam Ceo itu lagi berfikir dengan keras.
"Tuan apakah anda baik-baik saja?"tanya sang asisten karna tak mendapat respon dan terus diam tanpa mengatakan apapun.
"aku baik-baik saja,tidak perlu banyak bicara kembali ke hotel kita harus segera pergi dari negara ini!"ucapnya dengan.
"belum saatnya aku balas dendam,lebih baik pergi dulu dari pada menunggu orang-orang itu akan bertindak!"gumam nya.
"apakah anda tidak lelah Tuan,kita baru saja turun dari pesawat apakah langsung pergi lagi?"tanya sang asisten.
"jangan banyak bicara lagi!jika kau masih ingin tinggal di sini maka tinggal saja aku akan kembali lebih dulu!"ucap pria yang di sebut Tuan itu.
"eh...ma..maafkan saya tuan,kita datang bersama maka pulang juga harus bersama!"ucap sang asisten itu cepat.
***
kurang dari 20 menit Zacky akhirnya menemukan semua identitas asli pria yang ingin diketahui oleh nonanya.
"insting nona benar-benar kuat,dan tampaknya orang itu benar-benar mempunyai nyali yang sangat besar dengan datang sendiri kehadapan nona!"ucap Zacky memperhatikan data seseorang yang baru saja ditemukan nya.
ia tidak langsung menelfon Atalia melain kan menelfon bawahan nya.
"segera blokir penerbangan ke China jangan ada satu pesawatpun yang terbang kesana hari ini!"suruhnya pada bawahan nya yang ada di balik telfon.
📞"baiklah tuan!"
"aku sudah mengirim foto sesorang yang harus kalian cari di bandara,kalian harus berpencar dan mencari orang di foto itu,jika ada orang yang mencurigakan segera tahan!"perintah Zacky pada anak buah nya.
__ADS_1
📞"baik tuan!"jawab anak buah yang di balik telfon itu.
setelah memutuskan sambungan telfon,ia menelfon anak buah nya yang lain yang juga berada di amerika sekarang,meminta mereka agar memboikot pelabuhan kapal pesiar yang menuju China dan juga jalur kreta api,tak lupa ia mengirim kan foto pria yang harus mereka cari.
***
di sisi lain Atalia tertegun saat melihat ponsel nya berdering dan terlihat nama penelfon 'David'.
"kenapa dia menelfon ku?apa mungkin dia mengataiku sebagai wanita posesif"gumam nya kesuahan menelan saliva nya.
ia membiarkan ponsel itu terus berdering,tanpa berniat mengangkat nya tapi ponsel itu terus berdering tampak nya David tidak akan menyerah sebelum panggilan nya di angkat.
tidak mempunyai pilihan Lain Atalia memilih untuk mengangkat telfon itu.
"halo!"ucapnya dengan nada datar menyembunyikan rasa gugupnya.
📞"apakah aku menganggu mu?"tanya David dengan nada polos.
Atalia kesal dengan pertanyaan David,jika tadi pria itu berfiki seperti itu kenapa terus menelfon nya tanpa henti.
📞"kalau begitu kita sama,bagaimana kalau makan siang bersama?"tanya David dengan nada menggoda Atalia.
mendengar ajakan David itu membuat Atalia gugup,entah kenapa berfikir kalau akan bertemu dengan David membuatnya deg-degan.
📞"aku merasa tidak nafsu makan jika tidak bertemu dengan mu,aku sangat merindukan mu!boleh ya jangan tolak permintaan kekasih mu ini!"ucap David dengan nada manja.
wajah Atalia memerah namun tetap datar,"kenapa dia terdengar manja dan sepeti sedang menggoda ku!"geram nya pada David yang tak pernah berhenti membuat nya deg-degan.
📞"karna kau diam,aku akan menjemput mu sekarang juga tunggu aku!"ucap David langsung memutuskan panggilan tanpa menunggu jawaban dari Atalia.
Atalia baru saja ingin menolak,tapi David langsung memutuskan panggilan telfon.
ia mengatupkan giginya geram pada David yang selalu seenak nya.
__ADS_1
sang asisten yang berdiri di sisi meja bosnya itu,terkejut karna melihat atasan nya yang dingin dan selalu berwajah datar itu sekarang tampak sedang malu bahkan wajah putih nya merona dan marah,"apakah pria itu adalah kekasih nona,benar benar tidak menyangka pria itu mampu membuat wanita angkuh dan datar ini bisa merona dan malu-malu begitu!"gumam sang asisten.
"apakah semua pria itu pemaksa?"pertanyaan itu tiba-tiba keluar dari mulut Atalia dan langsung menoleh ke arah asisten yang terus berdiri si sana.
sang asisten sangat tertegun mendapat pertanyaan itu.
''tentang itu...saya kurang tahu nona tapi sepertinya tidak,kekasih nona melakukan nya mungkin karna kurang perhatian dari nona maksud saya nona terlalu dingin padanya karna itu dia menjadi pemaksa pada nona tapi saya yakin dia adalah pria yang baik''jelas sang asisten itu tidak sadar mengucap kan nya,tapi saat ia tersadar dengan apa yang ia ucapkan barusan membuatnya sangat terkejut dan langsung ketakutan saat mendapat tatapan tajam dari atasan nya itu.
"maafkan aku nona,mak...maksud ku bukan seperti itu!ak..aku hanya asalan bicara saja!"ucap sang asisten dengan nada yang gemetar dan ketakutan.
''aku tidak suka orang yang asalan bicara,gaji mu di potong 30 persen!"ucap Atalia mengatakan nya tanpa ekspresi dan rasa toleransi sedikitpun.
sang asisten sangat terkejut hampir kesusahan bernafas,''30 persen!!?yang benar saja langsung potong 30 persen!!"gumam nya menangis dalam hati.
"dan siapa yang mengatakan pada mu kalau dia kekasih ku?"tanya Atalia lagi dengan menatap tajam asisten itu.
"maafkan saya nona,saya hanya menebak saja!"ucap asisten itu dengan ketakutan jika sampai gaji nya akan di potong.
"aku tidak suka bawahan yang berbicara sembarangan gaji bulan ini akan di potong jadi 50 persen!"tegas Atalia tanpa menatap pria itu yang sekarang hampir menangis.
Ia berdiri dan mengambil jasnya yang di letakkan di sandarkan di kursi kebesaran nya,dan langsung melangkah kan kaki melewati sang asisten dan keluar dari sana.
"anda adalah orang yang sangat kejam nona,gaji ku bulan ini hanya tinggal setengah lagi!"gumam asisten itu hanya bisa menangis dalam hati dan berjalan di belakang mengikuti Atalia keluar.
"tuan Gladin juga akan memotong gajiku jika melakukan kesalahn,tapi yang paling besar hanya 20 persen saja"ucap sang asisten itu terus menggerutu dalam hati.
Atalia melangkah kan kaki masuk kedalam lift,pada saat sang asisten akan ikut masuk ia langsung menghentikan nya,"ada beberapa dokumen yang harus di tangani hari ini,pergi dan kerjakan lah!"ucapnya dengan melirik ponsel nya yang sekarang berdering dan melihat itu panggilan dari David.
"baik nona!"jawab sang asisiten dan berbalik untuk pergi dari sana.
📞"aku sudah ada di bawah!"ucap David saat Atalia sudah mengangkat panggilan.
"aku sudah turun!!"jawab Atalia langsung memutuskan telfon.
__ADS_1
"apakah perusahan nya begitu dekat,kenapa sampai begitu cepat!"ucap Atalia dalam hati dengan mendegus.
bersambung