
Pagi hari
Atalia menggeliat ingin bangun,tapi iya merasakan sesuatu menindih perut nya,iya dengan cepat membuka kelopak mata nya dan melihat ke perut nya,benar saja sebuah tangan kekar memeluk nya,ekor mata nya mengikuti sumber tangan itu,hingga iya dengan jelas melihat wajah pemilik tangan itu sontak mata nya membola,dan langsung melompat karna sangat terkejut.
Pergerakan Atalia membuat David membuka kelopak mata nya dengan berat,namun saat mata nya terbuka sempurna Wajah takut Atalia sangat jelas melihat ke arah nya.
Melihat David sudah membuka mata nya,Atalia buru-buru membuat gerakan isyarat dengan bertanya,"kenapa kau bisa tidur di tempat tidur ku!!"tanya nya melalui gerakan isyarat.
David dengan santai duduk di atas kasur,kemudian dengan wajah datar menatap Atalia,"karna kita suami istri jadi harus tidur bersama"ucap David dengan wajah tanpa dosa.
Tapi kata-kata itu membuat Atalia bingung,bahkan berputar-putra di kepala nya,kata-kata seperti itu sangat sulit di cerna seorang Atalia.
"Dan aku ingin kau terbiasa dengan ini semua"ucap David kini menatap Atalia dengan senyum hangat,dan tangan nya terulur mengusap rambut Atalia yang berantakan.
Atalia tertegun dengan itu,bahkan membuat nya tak bergerak namun mata nya masih diam melihat ke wajah David.
Melihat ekspresi Atalia,David menyeringai licik.
Cup...
Mata Atalia membulat merasakan bibir David menyentuh bibir nya,iya bahkan tidak tau untuk memberontak.
David merasa candu,kemudian tangan nya terulur ke belakang Kepala Atalia dan menekan nya hingga Atalia tidak bisa memundur kan kepala nya.
David tertegun,bibir merah itu sangat manis membuat nya tak bisa menahan dan memperdalam ciuman nya,tak puas dengan itu David menarik tubuh Atalia semakin mendekat ke pelukan nya.
"Kurang ajar!!"geram Atalia bergumam dalam hati,ia benar-benar terkunci oleh pria ini,hingga iya hanya bisa seperti wanita lemah pada awal nya memukul-mukul dada bidang David,tapi pria itu tak peduli bahkan semakin memperdalamnya membuat Atalia hampir Kehabisan oksigen.
David akhir nya melepas kan nya dengan tersenyum puas,namun berbeda dengan Atalia ia mengusap bibir nya dengan kuat,"menjijikkan!!"geram Atalia terus mengusap nya dengan kuat.
__ADS_1
tapi saat ia akan mengusap bibir nya lagi David langsung menahan tangan nya.
"Jangan coba-coba mengusap nya,atau aku akan mencium mu lagi!"ancam David dan semakin mendekat kan wajah nya sontak membuat Atalia mundur,dan langsung turun dari tempat tidur dan berlari ke kamar mandi.
Saat Atalia sudah masuk ke kamar mandi,David tersenyum mendegus dan menyentuh bibir nya,"manis sekali"gumam nya.kemudian turun dari kasur dan masih berniat mengerjai Atalia.
Tok...tok...
Ia mengtuk pintu kamar mandi,"Atalia biarkan aku masuk,aku juga ingin mandi,jika kau belum selesai aku tidak masalah biarkan aku yang memandikan mu"ucap David tanpa tau malu nya.
Sedang kan Atalia yang mendengar nya,seluruh wajah nya memerah dan terasa panas,"Gila!!"umpat nya dalam hati,bahkan jantung nya seperti di pompa begitu cepat dan sangat sulit menenangkan nya.
Karna tak bisa berteriak Atalia,hanya bisa menunda membersihkan diri,dan langsung keluar.
"Kau tidak mandi?apa kau ingin kita mandi bersama?"tanya David dengan senyum devil menyudut kan Atalia yang baru saja keluar.
Atalia yang takut pria itu akan melakukan hal gila lagi,langsung mendorong nya dari depan tubuh nya dan langsung berlari menjauh dari pria itu.
baru saja Atalia akan berbalik David sudah menutup pintu,mau tidak mau Atalia hanya bisa mendegus kesal dan berjalan ke arah lemari untuk menyiap kan pakaian pria itu.
Saat membuka lemari,ia cukup tak percaya melihat hanya ada beberapa setelan jas di sana,Rasa tidak enak menjalar di hati nya,dulu saat pria ini tinggal di keluarga Jhon jangan kan 1 lemari bahkan 1 mol pun bisa ia beli,tapi pria itu lebih memilih menderita di banding kembali ke keluarga Jhon,mengingat hal itu Atalia sedikit tersentuh.
"aku membantu mu anggap saja bantuan dari seorang istri!"gumam Atalia yang tiba-tiba merasakan wajah nya memerah malu,menyebut nya sebagai istri.
"dan aku ingin melihat seberapa pintar nya kau menggunakan uang yang ku investasi kan ini"gumam nya kemudian berhenti memikirkan pria itu.
hanya memakan waktu 10 menit David keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggang nya,menampakkan Perut kotak-kotak nya yang tertata sempurna membuat wanita mana pun yang melihat nya mimisan.
David mengibas kan rambut hitam nya yang basah,kemudian melihat Atalia yang sedang memunggungi nya tampak nya wanita itu benar-benar mengambil pakaian nya.
__ADS_1
ia melangkahkan kaki nya mendekat ke arah Atalia,Tapi belum juga mendekati nya itu ,Atalia berbalik dan melihat nya dengan membulat kan mata,''sial!!"gumam Atalia dengan menutupi wajah merah nya.
Melihat itu David menjadi bersemangat,dan menarik tangan Atalia yang menutupi wajah nya,bahkan menarik nya kepelukan nya.
Atalia tak bisa berkata apa-apa lagi,wajah nya sudah sangat panas namun di dingin kan oleh dada bidang David yang masih basah,bahkan pria itu semakin memeluk nya.
"sudah cukup!!"geram Atalia dengan sekuat Tenaga mendorong David,dan langsung berbalik keluar dari kamar itu.
melihat itu David Mengerucut kan bibir nya,kemudian ekor mata nya melihat setelan yang sudah di siapkan wanita itu,tiba-tiba sudut bibir nya tertarik ke atas.
...
Pitter cukup kagum dengan senyum manis David,pria itu bahkan tampak segar dan tanpa beban fikiran padahal perusahan nya sedang dalam ambang kehancuran.
"Apa kau mendapat pencerahan?"tanya nya dan langsung merangkul David.
Ekspresi David langsung berubah dan melepas kan tangan Pitter yang merangkul nya,"Jangan banyak tanya,apa kau sudah mendapatkan orang yang berinfestasi?"tanya nya dengan wajah dingin.
"haha,itu aku belum mendapatkan nya tuan ku!"ucap Pitter dengan tertawa kecil,kemudian membukakan pintu mobil untuk David.
"Apa kau juga sudah menghubungi nomor-nomor yang ku kirim pada mu itu?"tanya David.
"mereka bahkan tidak mengangkat telfon,orang-orang itu sangat kurang ajar,padahal dulu kaulah yang membantu mereka untuk membangkitkan perusahan mereka,benar-benar orang yang tidak tahu terima kasih"ketus pitter dengan kesal nya.
###
like...
komen...
__ADS_1
vote...