
"memang nya aku mengatakan setuju untuk kembali dengan mu!"kesal Atalia dengan suara bergumam.
"kita sampai!"ucap David membuat Atalia langsung melihat keluar.
"ini dimana?"tanya Atalia kembali menatap David yang sudah akan turun.
"ini ada di gunung,tenang saja di sini ada banyak orang,karna ini adalah tempat dimana ada banyak pasangan yang menanti jatuh nya bintang dan malam ini bintang akan jatuh"ucap David dengan mengusap-usap rambut pucuk kepala Atalia singkat kemudian turun dari mobil dan membukakan pintu untuk Atalia.
"tahu begini aku lebih baik pakai jaket!"gumam Atalia saat sudah turun dari mobil dan merasakan angin gunung malam yang begitu sejuk.
"baru saja turun kau sudah kedinginan"ucap David yang melihat Atalia tampak menggosok-gosok tangan nya.
"Kalau aku tahu kau akan membawa ku kemari,aku pasti ak..."Atalia menghentikan ucapan nya saat merasakan David memasang kan jas di tubuh nya.
"jangan marah ok,kita ke atas sekarang"ucap David menatap wajah Atalia yang sekarang sedikit mendongak menatap nya.
Atalia memaling kan wajah nya,"terima kasih"ucap nya kemudian mengikuti langkah panjang David,meski ia sendiri juga tinggi dan langkah nya juga cukup panjang namun David jauh lebih tinggi dari nya dan langkah pria itu sangat panjang.
David tinggi 185 cm sedang kan ia 171 cm,apalagi dengan tubuh David yang tampak begitu bugar dan cukup berotot tapi tubuh nya tetap tampak atletis dengan balutan kemeja panjang tangan nya.
Atalia menyembunyikan kulit nya di dalam jas David yang terasa begitu wangi,tiba-tiba Atalia tersenyum bahagia ia mencium jas itu,"apa parfum yang dia pakai sangat wangi?atau memang tubub nya sewangi ini"gumam nya.
David yang merasakan Atalia tidak di samping nya menoleh ke belakang dan melihat Atalia yang masih berjalan pelan tampak mencium jas nya,hal itu membuat David merasa gemas."kenapa kau jalan begitu lama?"tanya David membuat Atalia tersadar dan merasa sangat malu dengan cepat ia mengangkat kepala nya dan berdehem-dehem.
David menggeleng kan kepala nya,dan langsung berjalan ke arah Atalia dan langsung menarik wanita yang tampak sangat menjaga image itu.
Atalia langsung tersentak hampir saja jas itu jatuh karna David menarik nya."bisakah kau pelan sedikit?"kesal Atalia.
"kau seperti siput!"ucap David tetap menarik tangan Atalia,membuat wanita itu sedikit berlari mengikuti langkah David.
setelah beberapa menit berjalan akhir nya David berhenti sedang kan Atalia ngos-ngosan karna begitu lelah mengikuti langkah David bahkan kaki nya sedikit sakit.
__ADS_1
namun saat ia melihat ke langit mata nya langsung membulat bahkan ia sangat tertegun dengan keindahan bintang-bintang itu.
David melihat Atalia yang tampak terdiam memutar badan dan memegang bahu Atalia,sekarang kedua nya saling berhadapan di depan banyak nya bintang-bintang dan bulan.
"Apa kau menyukai nya?"tanya David membuat Wanita itu langsung mengangguk tersenyum kecil kemudian kembali melihat bintang-bintang begitupun dengan David.
semilir angin malam yang begitu sejuk di bawah langit yang di penuhi bintang dan bulan yang tampak penuh sempurna,David tak bisa menahan diri lagi ia sedikit menundukkan kepala nya kemudian.
cup...
bibir kedua nya saling bersentuhan,membuat debaran jantung tak bisa di kontrol,Melihat Atalia tak menolak David merasa senang dan langsung memeluk Atalia tanpa melepas kan ciuman nya.
David semakin merajalela ia semakin memperdalam ciuman nya,membuat Atalia membulatkan mata nya saat ia akan memundurkan kepala nya Davia langsung manarik dan menahan kepala nya.
beberapa saat bahkan David belum melepas kan nya,karna kehabisan oksigen ia hanya bisa memukul-mukul dada David.
mengetahui hal itu David melepas kan nya,kemudian ia menangkup wajah Atalia dan mencium kening nya,"aku mencintai mu"ucap David kemudian langsung melepas kan wajah Atalia kemudian langsung berjongkok di depan nya mengeluarkan sebuah kotak menunjukkan cicin berlian.
Atalia sangat terkejut dengan hal itu,ia tidak menyangka David akan melamar nya dengan seperti itu.
"terima-terima!!!terima-terima!!"tiba-tiba orang-orang yang di sana mengelilingi mereka dan bersorak-sorak meminta nya untuk menerima lamaran itu.
ternyata mereka semua adalah teman-teman David bersama pasangan-pasangan mereka di sana hanya Pitter dan beberapa yang tak mempunyai pasangan di sana.
namun setelah beberapa menit di mana semua orang-orang terus berteriak antusias pada mereka Atalia terus terdiam tak menjawab,hal itu membuat David sadar mungkin Atalia belum bisa menjawab nya sekarang,ia kemudian kembali berdiri di depan Atalia.
melihat itu semua orang sedih dan semangat mereka meredup,mereka prihatin melihat Teman mereka itu.
David tersenyum lembut pada Atalia yang diam bak patung,kemudian tangan nya terulur mengusap-usap pucuk kepala Atalia,''jika kau belum bisa menjawab ku sekarang,aku akan menunggu nya satu minggu lagi sesuai janji kita,bahkan sampai kau siap"ucap David dengan lembut.
Atalia mendongak melihat wajah David yang tetap begitu hangat bahkan senyum nya begitu lembut dan menghangat kan hati,namun pada saat David akan menutup kotak cincin itu ia langsung menghentikan pergerakan tangan David untuk menutup cincin itu.
__ADS_1
David terkejut dan kembali melihat wajah Atalia yang sekarang menggeleng,''Atalia kau''ucap nya terhenti saat wanita itu tiba-tiba memeluk leher nya.
''aku mau''ucap Atalia kali ini ia tersenyum sempurna bahkan lesung pipi nya tampak dalam,sekarang ia sedikit berjinjit memeluk leher pria itu dengan senyum bahagia nya.
David tertegun,ia hampir tak percaya dengan jawaban Atalia.
''apa aku tidak salah dengar?''tanya David yang masih belum percaya.
Atalia mengangguk kan kepala nya beberapa kali,senyum di wajah nya tampak tak sirna.
David tak bisa menggambarkan kebahagian nya lagi,ia kembali memeluk pinggang Atalia dengan erat dan mengangkat wanita itu kemudian berputar-putar di bawah langit berbintang.
prok...prok...prok...
terdengar orang-orang di sana tepuk tangan dengan sangat bahagia,dan Pitter adalah orang yang paling terharu dan paling bahagia untuk sahabat nya itu.
''aku pusing''ucap Atalia yang benar ada nya,membuat david tertawa dan menurun kan nya dan mencium kening nya.
David mengambil cincin berlian itu dari dalam kotak kemudian mengangkat tangan Atalia untuk memasang kan nya.
Saat Cincin sudah terpasang wajah bahagia tak bisa lepas dari wajah kedua insan yang berbeda benua itu.
''i love you"ucap David sedikit menundukkan kepala dan mendekat kan wajah di wajah Atalia sampai hidung kedua nya bersatu,dengan memeluk pinggang langsing itu.
''I love you too"jawab Atalia mengalung kan tangan nya di leher David.
###
like...
komen...
__ADS_1
vote...