RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
Ke perusahan STARG


__ADS_3

"Bahkan aku benar-benar sangat bangga pada mu,kamu berhasil menjadikan perusahan mu mendapat kan pengakuan dari seluruh dunia,menjadi orang terkaya di dunia,mempunyai organisai besar yang memiliki ratusan ribu anggota,dan mempunyai koneksi yang sangat luas aku benar-benar sangat senang memiliki putri seperti mu"ucap tuan Albert yang benar-benar sangat kagum pada Atalia.


Atalia lagi-lagi menghapus air mata nya,dan berkata dengan serius dan tegas,"ini semua berkat diri mu ayah,dan semua yang ku miliki saat ini semua nya adalah milik mu"


Albert yang mendengar itu tersenyum puas,namun ia sama sekali tak mengingin semua itu,dengan melihat Atalia bahagia dan menganggap nya sebagai ayah sudah sangat cukup untuk nya,lagi pula dengan harta yang ia miliki sekarang bahkan sudah lebih dari cukup.


"Aku hanya ingin melihat putri ku bahagia dengan memulai kehidupan baru nya dan membangun sebuah keluarga yang bahagia"ucap Tuan Albert,yang langsung membuat Atalia tertegun dan kesusahan menelan salvina nya.


"Ahaha membangun keluarga...,sebenar nya ak..aku sudah memikirkan nya ta..tapi aku belum tertarik lagi pula usia ku sekarang masih 23 tahun"ucap Atalia dengan tertawa kikuk,kemudian dengan cepat mengalih kan pembicaraan.


"Ayah ayolah,jangan bahas itu dulu"ucap nya membuat Tuan Albert mengerti kalau putri nya itu tidak ingin membahas hal itu,dengan tersenyum lembut ia mengatakan baiklah.


"Ayah ayo mobil ku ada di sana,aku akan mengajak mu ke perusahan STARG sekarang"ucap Atalia semangat entah kenapa ia seperti anak kecil yang ingin menunjukkan hasil kerja keras pada orang tua nya dan mengingin kan pujian.


"akh benarkah baiklah"ucap Tuan Albert senang.


Kedua nya berjalan untuk menuju mobil sport yang tadi di pakai oleh Atalia, kedua nya berjalan di tengah-tengah pengawal yang masih berbaris rapi namun tak menodong kan senjata lagi,sedang kan 2 pilot tuan Albert bergabung bersama para pengawal itu untuk sementara waktu.


***


Tuan Albert duduk di samping kursi kemudi di mana Atalia bersiap akan menancap gas,namun Atalia masih tak sadar kalau yang sekarang duduk di samping nya itu adalah Tuan Albert.


Sepanjang perjalanan Atalia menunjukkan properti-properti milik nya di sepanjang perjalan,sepertimall,hotel,restoran,

__ADS_1


resort dan lain-lain,hingga hal itu membuat Tuan Albert begitu menikmati moment itu,ia sangat bahagia melihat Atalia yang bersemangat sekarang, bahkan sisi gelap Atalia tak terlihat.


Hingga tak beberapa saat kemudian mobil nya sampai di perusahan STARG.


Atalia dan Tuan Albert di sambut oleh robot-robot satpam yang berbaris rapi di depan pintu utama.


Semakin masuk ke dalam tuan Albert begitu puas dan kagum dengan perusahan milik putri nya itu,memang tidak salah itu adalah perusahan terbesar dan terbaik di dunia bahkan fasilitas,teknologi mereka sangat canggih dan tenaga kerja mereka bukan main-main,meskipun perusahan ALBERTA terbesar di urutan ke-2 tapi ia mengakui kalau perusahan STARG masih ada 5 langkah di depan nya.


Namun para karyawan yang melihat Atalia membawa masuk Tuan besar Albert pemilik perusahan Albert yang tak lain adalah saingan bisnis perusahan STARG,mereka hampir tak percaya bisa-bisa nya Atalia membawa orang itu masuk bahkan tanpa segan sedikitpun.


Sampai sekarang Atalia masih tidak sadar dan tidak tahu kalau pria di samping nya itu adalah pemilik perusahan Albert,sehingga ia tak begitu memperdulikan tatapan orang-orang pada nya.


Pada saat para karyawan akan menyerbu Atalia dan berniat membawa nya ke ruang direktur untuk di hukum dan pecat,namun di saat krisis Asisten Gladin muncul dan menghalangi mereka dengan tatapan tajam,membuat mereka semua terkejut dan tak berani lagi.


Namun para karyawan yang melihat asisten itu tampak melindungi Atalia,mereka curiga namun tak berani berbuat atau berkata apa-apa.


"Huh apa orang-orang ini ingin kehilangan pekerjaan nya,berani-berani nya ingin memprovokasi Pemilik perusahan ini"gumam asisten itu dengan menghela nafas lega,tapi ia juga bingung sekaligus tak percaya kalau atasan nya itu membawa saingan bisnis keperusahan nya sendiri.


Italia yang juga melihat hal itu sangat terkejut,pada saat ia ingin menghampiri saudara nya itu untuk meminta nya menjelaskan kepada semua para karyawan agar tidak salah paham dan memusuhi apalagi sampai di keroyok,namun ia berhenti saat melihat sang Asisten tampak melindungi saudara kembar nya itu.


Atalia tetap tak peduli,ia mengajak Tuan Albert untuk masuk lift kaca dan meninggal kan orang-orang yang menatap nya tak percaya dan geram.


***

__ADS_1


Setelah lebih dari dua jam Atalia mengajak tuan Albert untuk berkeliling di perusahan itu,pada Akhir nya Tuan Albert mengalah ia benar-benar kelelahan dan ia ingin istirahat sekarang.


Atalia membawa tuan Albert ke apertemen yang mereka tempati bersama Italia saat ini,tapi karna masih ada rapat penting ia harus kembali ke perusahan,meninggal kan tuan Albert di apertemen sendiri bersama para pelayan dan pengawal nya.


Atalia kembali melajukan mobil nya itu ke perusahan STARG yang memang sangat dekat dengan lokasi apertemen nya itu.


Namun dari kejauhan ia melihat sebuah mobil memblokir sebelah jalan masuk ke dalam kawasan perusahan STARG,ingin sekali ia mempringati orang-orang itu,tapi karna waktu nya tak banyak lagi ia memutuskan mengambil jalan sebelah melewati depan mobil yang memblokir jalan itu,dan berniat menyuruh robot satpam nya untuk mengusir mereka.


Sedangkan di dalam mobil tiga pria tampak memperhatikan ke dalam kawasan perushan STARG itu.''kau yakin kalau dia akan keluar sebentar lagi?"tanya Pitter pada pria asli amerika di samping nya.


''ya aku yakin,kalau hanya karyawan cadangan maka mereka akan cepat kembali''jawab pria amerika itu dengan serius nya.


pada saat yang sama di mana Atalia melewati mobil mereka,tatapan Pitter dan pria amerika itu langsung tertuju pada mobil sport merah yang super mewah itu.


''ini adalah pertama kali nya aku sangat dekat degan perusahan STARG,dan memang karyawan nya sekaya-kaya itu sampai mobil-mobil mereka sangat mewah"ucap Pria amerika itu tak melepas kan pandangan nya dari mobil sport merah yang akan masuk dalam parkiran,begitupun dengan Pitter.


berbeda dengan David yang masih memperhatikan lekat perusahan itu,ia tidak ingin melewatkan jika Atalia sampai keluar dan tidak melihat nya.


###


like...


komen...

__ADS_1


vote...


__ADS_2