
hingga hari pertunangan pun tiba, orang-orang penting kerajaan sudah berdatangan dan masuk ke aula tempat dimana pertunangan formal yang akan di lakukan.
David dan Pitter juga sudah datang kemarin malam,juga Tuan Albert dan istrinya yang dengan sengaja di undang oleh Atalia.
semua orang sudah berkumpul di aula,namun Arkana dan juga Cherly entah kenapa belum juga muncul membuat semua orang bertanya-tanya tapi mereka tetap tenang.
di sisi lain
Arkana dibuat khawatir dengan Cherly yang terus muntah-muntah.
"apakah tidak apa-apa?",tanya Arkana pada wanita paruh baya itu menemani Cherly yang pusing dan muntah-muntah itu,dan tampak kesakitan.
''Mungkinkah dia hamil",celetuk Yoria yang memang ada disana,ucapan nya membuat Arkana Cherly dan sang mama terkejut.
''hamil?",ucap Cherly dengan tidak percaya.
''benar,bukankah kau merasa pusing dan mual?",ucap Yoria membuat Cherly dengan pelan mengangguk,dan baru menyadari kalau yang di alami nya itu memang ciri-ciri hamil.
"Tidak mungkin itu baru sekali!",ucap Cherly dengan suara kecil namun Arkana yang memang sangat dekat dengan nya sekarang dapat mendengar nya,kemudian tangan nya terulur memeluk bahu Cherly dengan lembut.
''Jika memang kau hamil bukankah itu hal yang baik,aku akan mempercepat pernikahan kita!jadi kau tidak perlu khawatir!,itu sama sekali bukan hal buruk itu adalah hal baik!",ucap Arkana dengan lembut membuat jantung Cherly hampir saja melompat dari tempatnya.
tapi tiba-tiba wangi parfum Arkana menyengat di hidung Cherly membuatnya kembali mual,dan langsung berlari ke kamar mandi dan muntah-muntah di sana Arkana langsung berlari mengikutinya.
sang mama yang khawatir pada putrinya juga mengikuti putrinya ke kamar mandi,tapi Yoria langsung menahan tangan nya,ia menggelengkan kepala sembari tersenyum.
''biarkan saja Arkana yang mengurus nya,agar hubungan mereka semakin dekat!",ucapnya karna ia sudah tahu bagaimana hubungan Cherly dan Arkana,ia tahu dari suami nya dan suaminya tahu dari asisten nya.
"benar juga!",ucap sang mama.
__ADS_1
"sepertinya aku tidak bisa...huek",baru saja Cherly akan berbicara ia kembali dan muntah-muntah,Arkana mengusap-usap punggung Cherly dengan sangat khawatir karena ia melihat Cherly tampak kesakitan.
''apa kau tidak jijik sama sekali?",tanyanya membuat Arkana langsung menggelengkan kepala nya.
''tidak,kenapa aku harus merasa jijik!",ucapnya bingung entah kenapa ia memang tidak merasa jijik sama sekali bahkan ia sangat khawatir.
"tapi sepertinya aku tidak bisa dekat-dekat dengan mu karna itu akan membuatku mual lagi,"Ucap Cherly mendorong Arkana dengan sebelah tangan nya kemudian satu tangan nya lagi menutup mulut membuat Arkana bingung.
''jangan salah paham,aku sepertinya tidak bisa mencium bau parfum mu karna itulah yang menyebab kan aku mual",ucap Cherly buru-buru menjelaskan agar tidak membuat Arkana salah paham.
''apakah ada hal seperti itu?kalau begitu aku tidak akan memakai parfum lagi!",ucap Arkana.
''akh bukan seperti itu,sebenarnya...Cherly sangat sulit menjelaskan nya dan canggung.
''mmm...karna jika aku memang benar-benar hamil,mm...seperti ini saja,kebanyakan wanita yang hamil akan mual saat berada di dekat suaminya,ada macam-macam penyebab nya seperti,akan mual saat di peluk oleh suami nya,atau akan mual jika bersentuhan,dan ada banyak macam-macam-nya,seperti mencium parfum juga!",ucap Cheryl dengan sangat malu menjelaskan nya.
Arkana mengangguk-anggukan kepalanya mengerti,''aku janji tidak akan memakai parfum lagi lain kali!",ucapnya dengan sungguh-sungguh membuat Cherly tersenyum tipis.
***
Atalia melihat jam tangan nya,dan merasa ini sudah cukup lama jadi ia memutuskan untuk memanggil kakaknya,tapi pada saat Ia akan berdiri David menahan tangan nya.
"apa kau akan memanggil mereka?",tanyanya membuat Atalia mengangguk kan kepala nya.
''aku ikut!",ucapnya dan langsung berdiri.
tapi pada saat keduanya sudah berdiri dan bersiap pergi,Arkana dan Cherly muncul membuat mereka langsung bernafas lega dan kembali duduk.
hingga acara pertunangan berlangsung dengan lancar,di akhir acara pertunangan setelah Arkana dan Cherly saling bertukar cincin,Atalia mengambil sebuah kotak dan menyerahkan nya pada Arkana.
__ADS_1
Arkana tidak tahu itu kotak apa,tapi ia tetap menerimanya dan setelah membukanya ia langsung mengangkat wajah nya dan melihat Atalia tersenyum.
isi kotak itu adalah kalung yang waktu itu ia ambil dari kamar Xia pada saat itu pada saat Arkana marah padanya tapi ia benar-benar menyimpan nya,itu adalah kalung yang turun-temurun untuk setiap ratu bahkan kalung itu sudah ada sejak 100 tahun lalu,dan bagi Atalia itu sangat penting karna kalung itu di berikan oleh ibunya sebelum meninggal,ratu fingie melepaskan kalung nya dan memberikan ke genggaman nya sebelum ia di masukkan kedalam lemari,jadi itu sangat berarti baginya.
ia mengembalikan kalung itu ke kerajaan,pada saat Arkana resmi menjadi raja tapi ia kembali mengambil nya saat Arkana memberinya pada Xia waktu itu.
Arkana mengambil kalung itu,kemudian memasangkan nya ke leher mulus Cherly.
Cherly terkejut melihat kalung yang di pakaikan Arkana padanya adalah kalung yang selalu di pakai setiap ratu kerajaan Inggris,ia sempat menolak tapi Arkana hanya menggelengkan kepalanya kemudian tersenyum meyakinkan nya.
"kau adalah ratu selanjutnya dan itu adalah kalung yang harus kau pakai!",ucap Atalia dengan tatapan tegas dan tajam.
''Baiklah!"Cherly yang melihat tatapan Atalia seketika mengangguk dengan percaya diri,membuat Atalia tersenyum tegas.
David begitu bangga memiliki Atalia yang sangat tegas,berkharisma,pintar,dan sosok Atalia di matanya sempurna baginya semua ada pada Atalia,entah seberapa bersyukur nya ia memiliki Atalia di hidupnya.
Arkana langsung memeluk Atalia dengan erat,matanya memerah karna begitu terharu dengan semua yang diberikan Atalia padanya,"terima kasih! terimakasih!",hanya itu yang terus keluar dari mulutnya bahkan ia tidak sadar kalau air matanya keluar.
"tidak pernah sekalipun di fikiran ku kalau kerajaan ini akan kembali pada kita,karna aku tahu kemampuan ku yang terbatas,tapi kau...kemampuanmu tak terbatas,kau mengembalikan semuanya kau membalikkan sesuatu yang tidak mungkin bisa berbalik menjadi berbalik,kau adalah wanita yang tangguh dan paling kuat yang pernah ku temui di hidupku!,aku sangat bersyukur mempunyai adik sepertimu,aku tidak bisa mengungkapkan rasa terimakasih ku yang sangat besar!",Ucap Arkana memegang tangan Atalia dan berbicara dengan begitu serius degan Air mata yang mengalir.
"Kau mengungkapkan semua kebenaran, membuktikan ke seluruh negeri kalau semua rumor yang mengatakan keburukan keluarga kita salah!",tambah Arkana lagi.
seketika riuh tepuk tangan memenuhi ruangan itu,semua orang-orang penting kerajaan sangat bangga pada Atalia dan juga sangat mengaguminya,Atalia akan menjadi satu-satunya putri bersejarah yang hebat karna yang ia lakukan untuk merebut kembali kerajaan dan membuktikan kebenaran yang sudah tertutupi hingga belasan tahun lamanya.
para Mentri dan orang-orang yang bekerja di kerajaan sangat bangga pada Atalia,mereka sangat bangga memiliki putri sepertinya di negara itu.
"kau akan selalu menjadi ratu di mata semua orang!",ucap Arkana menyeka air matanya.
Atalia tersenyum mengangguk.
__ADS_1
"aku hanya meminta satu hal darimu kak,jadilah raja yang Arif dan bijaksana!"ucap Atalia.
bersambung....