RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
semoga lebih lama lagi


__ADS_3

''hanya CEO perusahan ini lah yang bisa melakukan nya,tapi kenapa ia sampai memecat begitu banyak orang bahkan direktur utama!"gumam Zahra terus berfikir sembari melangkah kan kaki nya masuk ke lift.


namun seketika ia terkejut dengan pikiran nya sendiri, mengingat kata-kata Si wanita bisu yang siang ini mempermalukan nya,


''Jangan samakan perusahan ku dengan perusahan mu,dimana kau bisa melakukan apapun semau mu!!"


"Apa perusahan ini benar-benar milik nya?"gumam nya langsung menutup mulut tak percaya.


"Tidak,tidak mungkin wanita bisu miskin dan jelek seperti itu!!hh...tidak mungkin...dia pasti hanya berlagak saja!!"ucap Zahra tertawa bak orang gila menolak percaya dengan pikiran nya.


"Lihat saja!!!aku belum kalah!!!aku pasti akan membalas dendam pada mu wanita bisu!!kau lah yang membuat hidup ku hancur berantakan begini!!"ucap Zahra dengan tatapan tajam nya mengepal tangan,senyuman licik Atalia saat malam itu terus terbayang di kepala nya di mana awal kehidupan nya yang hancur di mulai.


"Aku tidak akan berhenti!!sebelum kau merasakan seperti yang kurasakan!!"ucap nya,melangkah keluar dari lift sampai di lantai pertama di mana di sana sangat banyak robot yang bekerja.


###


Sedang kan di rumah sakit


Talia membalikkan tubuh nya di atas bad hospital,membiarkan Dokter memeriksa nya.


Atalia merasa tidak tega melihat kembaran nya itu nampak kesakitan itu,"situasi sekarang tidak baik untuk nya,orang-orang itu sudah mengetahui keberadaan kami berdua bahkan berani menculik nya di depan mata ku"gumam Atalia menatap punggung Talia dengan tatapan datar,kemudian mata nya mengarah pada Arkana yang diam memperhatikan bagaiamana dokter memeriksa sang adik.


"Aku harus membawa kak Italiana bersama ku dan harus dalam perlindungan ku!!jika tidak mereka semua tidak akan berhenti!!"gumam Atalia kemudian berjalan mendekat pada Arkana,belum sempat Atalia berdiri dari duduk nya Arkana langung menegur nya.


"jangan bergerak!!luka mu nanti buka lagi!"ucap Arkana kini menatap Atalia,dan berjalan mendekat ke arah wanita itu,kemudian berjongkok tepat di depan Atalia tangan nya bergerak menyentuh perban Atalia yang seperti nya hampir terlepas.


"Apa yang kamu lakukan!?"tanya seseorang dari belakang Arkana yang terdengar begitu membeku kan karna itu benar-benar sangat dingin.


Atalia yang tadi nya menunduk melihat Arkana yang berjongkok di depan nya,langsung mengangkat kepala nya dan terkejut mendapati wajah pria yang sangat tidak asing bagi nya,"pria ini!"Gumam Atalia,dan secera naluriah langsung menarik kaki nya menjauh dari tangan Arkana yang menyentuh nya.


Arkana berdiri dan berbalik menemui David yang sekarang menatap nya begitu tajam dan dingin,"David,itu aku hanya..."belum sempat Arkana menyelesaikan ucapan nya David begitu saja melewati nya dan berjongkok di depan Atalia yang sekarang duduk di sofa.

__ADS_1


Atalia menelan Salvina nya saat David menatap nya dengan tatapan aneh,baru saja Atalia membuang tatapan nya ia kembali menatap wajah pria itu yang tiba-tiba langsung menggendong nya.


"apa yang di lakukan pria ini!!"Geram Atalia ingin memberontak.


"Terimakasih sudah membawa istri ku keruma sakit!"ucap David pada Arkana tanpa menatap pria itu,kemudian pergi begitu saja.


Melihat Atalia di bawa pergi Arkana merasa kehilangan sesuatu yang baru saja ia cari dan dapat kan,dengan menghela nafas ia menunduk dan membuka telapak tangan nya dimana ada beberapa helai rambut,"dugaan ku pasti benar"ucap nya dalam hati.


Talia yang sudah melihat semua nya,langsung duduk,"Jadi dia adalah istri aktor korea ku?wah mereka benar-benar pasangan serasi!!"ucap Talia dengan wajah berbinar.


"sudah lah,kau sudah merasa baikan bukan?tunggu kakak di mobil,kakak masih ada urusan!"ucap Arkana kemudian melangkah kan kaki nya keluar dari ruangan itu.


"cih sok sibuk sekali!!"gumam Talia dan menurun kan kaki nya lebih dulu.


...


Atalia merasa suasana di samping nya begitu mencekam,ia yang biasa nya tidak takut apa pun entah kenapa merasa sedikit takut dengan aura pria di samping nya itu,yang seperti nya tampak kesal sampai-sampai wajah nya begitu dingin seperti es batu.


David menyetir dengan begitu tenang tapi sebenarnya hati nya begitu tidak tenang dan marah,ia sedikit melirik wanita yang duduk diam di samping nya itu,entah kenapa ia menjadi tambah kesal,"apa wanita ini tidak tau cara membujuk pria!!"gumam David memukul stir namun wanita itu sama sekali tak menoleh.


ciiit!!!!


tiba-tiba David rem mendadak membuat Atalia terkejut untung saja dia memakai sabuk pengaman,baru saja ia tenang tiba-tiba tangan nya di tarik oleh David sampai kepelukan pria itu.


Ia mengangkat kepala nya dan ingin mendorong pria itu,tapi David menatap nya begitu tajam dan dingin,"Apa kau tidak ingin memberi penjelasan tentang kejadian tadi??"tanya David dengan menatap tajam Atalia.


Atalia yang memang tidak tau kejadian apa yang harus di jelas kan,menggeleng kan kepala nya dengan polos,tapi mampu membuat David bertambah emosi.


"hh..bagus...bagus sekali!!"ucap David tertawa sinis mendorong Atalia kembali ke posisi semula,dan melaju kan mobil dengan kecepatan tinggi,ia sangat marah sekarang.


...

__ADS_1


Mobil itu akhir nya berhenti saat sampai di sebuah Rumah yang tidak begitu besar namun begitu indah dan luas,di penuhi dengan tanaman hijau,di lengkapi dengan berbagai aneka jenis buah,dan taman bunga.


Atalia cukup heran dengan pemandangan itu,hingga ia lupa turun padahal David sudah lebih dulu turun bahkan sudah menghilang di dalam rumah unik itu.


"Apa ini adalah tempat yang akan kami tinggali?"gumam nya kemudian turun,berjalan masuk ke rumah itu.


namun saat masuk ke dalam ia lebih terkejut lagi di rumah itu seperti ada penghijauan,semua serba hijau dan putih dan rumah itu begitu sepi nampak nya tak ada siapapun kecuali mereka berdua.


...


David masuk ke ruang kerja yang sudah di siap kan nya di dalam rumah itu,sudah setengah jam ia duduk diam di sana seperti menunggu Atalia untuk datang dan membujuk nya dengan menjelaskan kejadian di rumah sakit dimana Arkana terlihat berjongkok di depan nya menyentuh luka nya dengan penuh perhatian.


tapi setengah jam ia menunggu Atalia tak muncul-muncul juga,"lihat saja aku akan memakan mu hari ini juga"geram David keluar dari ruangan nya dan menuruni tangga untuk ke lantai bawah.


tetapi saat ia sampai di lantai bawah Dan mencari keberadaan wanita itu,ia tiba-tiba mencium aroma masakan yang begitu wangi,"apa dia memasak?"gumam nya dengan langkah perlahan mendekati Dapur,sektika suasana hati nya berubah.


lama ia menatap Wanita itu dari kejauan dengan senyum sinis,melihat bagaimana Atalia begitu lihai memasak,kaki nya melangkah mendekati wanita itu,dan langsung memeluk pinggang kecil wanita yang sedang sibuk itu,


Atalia terkejut bahkan seketika wajah nya memerah bak tomat,ia seperti terhipnotis ia tak melawan sedikitpun atau berontak,bahkan ia seperti menikmati nya merasakan deru nafas David yang langsung di telinga nya.


"Aku ingin mempunyai keluarga kecil dengan mu,mempunyai rumah sederhana namun hangat dan di penuhi kebahagian bersama mu dan anak-anak kita kelak,aku hanya ingin hal itu dalam hidup ku dan semoga juga dalam hidup mu"ucap David membisikkan nya di telinga Atalia.


Mendengar itu Atalia begitu tertegun,keinginan mempunyai keluarga kecil? Hati Atalia begitu tersentuh.


Secara Tidak sadar Atalia mengakui hati nya telah di obrak-abrik oleh pria itu.


namun Mungkin ia tidak akan mempunyai waktu lebih lama lagi bersama dengan pria itu lagi nanti nya.


###


like...

__ADS_1


komen...


vote...


__ADS_2