
Atalia terkejut saat sudah berada di luar gerbang dan melihat David berada di sana dan sekarang bersandar di mobil miliknya.
"berhenti!"ucap Atalia pada Supirnya,membuat sang supir menginjak rem dengan perlahan.
David tahu itu adalah mobil Atalia sehingga ia langsung menghampiri mobil itu setelah berhenti,disaat yang sama sang supir membukakan pintu untuk Atalia.
"kenapa kau berada di sini?"tanya Atalia setelah turun dari mobil,tatapan nya pada David acuh tak acuh.
"apa kau masih marah padaku?aku janji tidak akan melakukan nya lagi!"ucap David dengan wajah kasihan dan memohon,sekarang berdiri tepat di depan Atalia.
"kumohon jangan marah lagi padaku!ok"ucap David lagi karna Atalia masih tak mendengarkanya.
"mm.."jawab Atalia singkat tapi masih dengan wajah jutek nya.
mendengar itu David langsung tersenyum,"terimakasih!"ucap David langsung memeluk Atalia,membuat Atalia terkejut.
"kau apa yang kau lakukan?"tanya Atalia namun tak memberontak.
"agar aku mengawali hari dengan semangat!"jawab David setelah melepaskan pelukan nya.
"apa hubungan nya?"tanya Atalia dengan wajah merah sehingga langsung memalingkan nya.
"tentu saja,kau adalah penyemangat terbesar ku,bahkan melihat mu saja mood ku sudah sangat bagus apa lagi sudah mendapatkan pelukanmu,tidak tahu seberapa semangat nya aku sekarang!"ucap David dengan tertawa ringan namun cerah.
"Aku tidak mengerti maksud mu!"Atalia langsung berbalik karna merasa wajah nya sangat panas,tapi tiba-tiba David menarik tangan nya dan kembali berbalik yang membuatnya lebih terkejut David tiba-tiba memeluk pinggangnya,hingga sekarang wajah kedua nya bertemu dan sangat dekat hingga berjarak 2 cm.
"kau sangat fresh dan sangat cantik hari ini,benar-benar membuat ku tidak tahan untuk memakan mu"ucap David dengan suara berat dengan sengaja menghembuskan nafas di wajah Atalia.
"apa yang kau lakukan!"ucap Atalia dengan mata membulat dan secara naluriah semakin memundurkan kepalanya karna David yang semakin memajukan wajahnya.
sang supir yang melihat itu merasa malu sendiri dan langsung berbalik agar tidak melihat keromantisan itu,bahkan wajah nya juga ikut memerah bukan hanya sang supir saja ketiga penjaga gerbang juga mengalihkan pandangan.
Atalia semakin tertegun dan berdebar saat David sudah sangat dekat dengan wajahnya bahkan menutup matanya,Atalia seperti terhipnotis dengan keindahan bibir itu dan putih bersih nya wajah itu dan lentiknya bulu mata pria itu yang paling penting betapa tampan nya pria itu bahkan ia juga ikut menutup mata,tapi pada saat bibir keduanya sudah sangat dekat dengan cepat Atalia membuka mata nya dan dengan cepat menutup bibir David dengan telapak tangan nya.
David membuka matanya pandangan pertama yang ia lihat mata biru Atalia yang sangat indah dan sekarang mata itu terlihat sangat besar membuat keindahan berkali-kali lipat.
__ADS_1
"apa kau tidak tahu,ini di tempat umum!"geram Atalia dengan wajah merah nya sekarang,tangan nya masih menutupi mulut David.
David tersenyum devil,kemudian mengeluarkan lidah nya menjilati tangan Atalia.
Atalia sangat terkejut dengan pria di depan nya itu yang benar-benar tak tahu malu,pada saat ia ingin menarik tangan nya kembali David malah menahan nya,"apa yang kau lakukan!lepaskan tangan ku"ucapnya dengan dada yang naik turun karna begitu berdebar merasakan David yang terus menjilat tangannya.
"kau tidak membiarkan ku mencium mu,tapi malam memberikan tangan mu tentu saja aku tidak akan menolak nya!"ucap David yang sebenar nya sengaja melakukan itu untuk merangsang Atalia yang selalu berwajah dingin dan jutek.
"lepaskan aku!"ucap Atalia dengan menggertakkan giginya.
"aku belum bisa melakukan nya,aku masih ingin merasakan nya!"ucap Davi dengan tatapan nakal.
"tolong lepaskan aku!"ucap Atalia dengan memohon-mohon pada David,ia benar-benar tidak bisa menghadapi pria mesum didepan nya itu.
David baru melepas kan tangan Atalia kemudian terenyum dengan polos seperti bukan pria yang bergairah barusan,hal itu membuat Atalia ngeri.
Atalia dengan cepat mundur saat David melepaskan tangannya dari pinggangnya.
"kau benar-benar tidak tahu malu!"geram Atalia melihat ke arah lain tidak membiarkan David melihat wajah merah nya meski David melihat nya dengan jelas.
cup...
ia mendaratkan kecupan di pipi Atalia,membuat Atalia langsung menoleh ke arah nya dengan tatapan terkejut dan tak percaya,baru saja ia ingin mengeluarkan suara untuk membentaknya,David tiba-tiba mengusap-usap rambut nya lebih tepatnya memberantaki rambutnya yang sudah rapi.
"aku sangat mencintai mu!"ucapnya.
David benar-benar memperlakukan nya seperti bukan wanita dingin tapi memperlakukan nya seperti wanita manja dan menganggapnya sebagai kucing kecil yang menggemaskan bahkan tatapan tajam Atalia yang di takuti orang-orang malah bagi David itu sangat menggemaskan dan lucu.
Atalia tak bisa menahan lagi,ia sangat tidak suka pada David yang selalu membuatnya memerah dan berdebar ia tiba-tiba berjinjit dan.
cup...
ia mendarat kan bibir cerry nya di bibir pink David,seketika hal itu membuat David terkejut tak percaya jantungnya langsung berdebar tak karuan.
Atalia tak bisa mengekspresikan perasaannya lagi,tapi ia puas melihat David yang terdiam dan wajah yang merona.
__ADS_1
"hmph...apa kau pikir hanya kau yang bisa melakukannnya!"ejek Atalia dengan tersenyum miring meski dengan jantung yang sangat berdebar.
khawatir jika pria yang menurutnya mesum itu akan menangkapnya,dengan cepat ia masuk ke dalam mobilnya dan menutup pintu,"jalan!"suruhnya pada sang supir,ia tak berani membuka kaca mobilnya bahkan ia menutup wajahnya dengan kedua tangan nya karna tak bisa menahan rasa malu nya bisa-bisa nya ia mencium bibir David.
David tersenyum sempurna ia menyentuh bibirnya seperti masih merasakan bibir Atalia yang menempel sekilas dibibirnya."manis sekali!"ucapnya masih menyentuh bibirnya dengan jarinya.
***
Sesampainya di perusahan Atalia turun dari mobil dan di sambut oleh satpam robot dan asisten Gladin yang sudah menunggunya sedari tadi.
"selamat datang nona!"sapa sang asisten dengan menunduk hormat, setelah Atalia melewatinya ia baru mengangkat kepalanya kemudian mengikuti Atalia dari belakang.
"astaga kenapa aku melakukan itu tadi!"gumam Atalia masih memikirkan adegan kiss nya dengan David dan tangan nya yang masih bisa mengingat dengan jelas lidah David.
"bagaimana dia akan melihat ku nanti!"gumam Atalia khawatir namun terus melangkah kan kakinya,ia tidak bisa mendengarkan asisten yang terus berbicara dari tadi.
"nona!"ucap sang asisten karna Atalia tak memberinya respon.
Atalia tersadar dan langsung menenangkan diri,"jadwal hari ini!"ucapnya dengan nada dingin dan datar.
"10.30 pertemuan dengan klien dari Cina,12.00 rapat dengan seluruh direktur,hanya itu nona!"ucap Sang asisten.
"hm baiklah!"ucap Atalia masuk kedalam lift khusus untuknya.
bersambung...
jangan lupa
like
komen
vote
terima kasih
__ADS_1