
Atalia bingung,"jika orang ini tahu aku bisu?apa mungkin dia tidak akan memberikan Italiana pada ku?"gumam nya khawatir.
"tidak bisa aku harus membuat nya percaya kalau aku bisa melindungi dan menghidupi Italiana! dia tidak mungkin membeber kan nya!dan seperti nya dia bukan orang-orang mereka"gumam nya,tapi tiba-tiba Arkana berbicara.
"maafkan aku,ini semua salah ku!!ak..aku tidak menemukan mu lebih awal!!"ucap Arkana dengan nada pelan,membuat Atalia menyerngit,apa maksud nya?
"Maaf saya tidak bisu,kedatangan saya ke sini ingin membawa saudara saya!"ucap Atalia to the poin,kini membuat Arkana terkejut dan terdiam.
Atalia yang melihat pria itu terdiam,menunjukkan secarik kertas hasil tes DNA diri nya Dan Talia,melihat itu Arkana tertegun."dia adalah saudara kembar ku"ucap Atalia.
"...jadi kau juga sudah tahu!"ucap Arkana dengan senyum lebar.
"benar,jadi biar kan saya membawa saudara saya,sekarang ada orang yang ingin mecelakai nya karna itu saya ingin melindunginnya membawa dimana tidak akan ada orang yang berani menyentuh nya!"ucap Atalia dengan nada tegas datar dan dingin.
Bahkan Arkana cukup tertegun dengan kepribadian Atalia yang seperti nya dingin,tapi ia benar-benar tidak bisa berhenti bahagia ingin sekali ia memeluk sang adik yang ia kira sudah meninggal 16 tahun yang lalu,ia seperti seorang wanita air mata nya mengalir,mata nya begitu merah karna terharu sekaligus tidak percaya.
Melihat Arkana menangis ada rasa aneh yang tidak tega di hati Atalia,sehingga ia memelaing kan wajah nya,"jangan khawatir aku pasti..."belum selesai ia menyelesaikan ucapan nya Arkana langsung menyela.
"kalau begitu bawa juga aku bersama mu!"ucap nya bak seorang anak kecil,membuat Atalia terkejut kemudian menunjukkan senyum ramah nya.
"Mereka tidak mengincar mu!"ucap Atalia.
"kalau begitu biarkan aku membawa mu,aku akan melindungi kalian berdua!"ucap Arkana berubah dengan raut wajah serius dan tegas,bahkan aura nya berubah.
Atalia ingin tertawa ringan,tapi Tiba-tiba Arkana menunjukkan kertas hasil tes DNA dan memberikan nya pada Atalia.
Atalia megulur kan tangan nya dengan perlahan meminta kertas itu,saat melihat cermat surat itu ia sangat terkejut,itu adalah hasil tes DNA mereka berdua.
Ia sangat terkejut bahkan mata nya membelalak,ia mengangkat pandangan nya dengan mata berkaca-kaca,melihat Arkana yang seperti menahan tangis nya namun air mata nya tidak bisa berhenti.
"Kak Arkana?"tanya Atalia dengan dada sesak dan lirih,ia mengatup kan bibir nya pelupuk mata nya penuh dengan air mata nya.
Arkana mengangguk cepat dengan sedikit seguk karna menahan tangis,tangan nya terbuka menunggu Atalia memeluk nya.
__ADS_1
Perasaan kedua nya tak bisa tergambar kan,kedua nya begitu bahagia,Atalia meninju dada Arkana dengan segukan membuat pria itu sedikit merasa sakit namun juga tertawa di sela tangis nya.
"Kenapa kau tidak mencari ku!!"ucap Atalia di sela tangis nya dan segukan.
Arkana tak tau harus menangis atau bagaimana,"maaf..kan kakak mu ini.."Belum sempat Arkana menyelesaikan ucapan nya,Atalia langsung memeluk nya dengan sangat erat,membuat Arkana tersenyum bahagia,ia menepuk-nepuk punggung Atalia yang sekarang terus sesegukan di dalam pelukan nya.
tidak bisa di pungkiri kedua nya memang sudah sangat begitu dekat,di banding dengan saudara mereka yang lain,saat kecil Atalia bahkan tidak mau lepas dari Kakak tertua nya itu.
Namun tanpa mereka ketahui ada seseorang yang memotret dan merekam mereka,''lihat apa kah David masih akan menyukai wanita ja**ng seperti mu!"ucap wanita yang mengambil foto itu dengan seringai liciknya,kemudian berbalik meninggal kan kedua nya.
"Bagaimana kalau kita makan malam bersama dengan Itali,aku ingin tahu apa saja yang kau alami 16 tahun ini!"ucap Arkana menghapus air mata adik nya itu,Atalia mengangguk kan kepala nya beberapa kali.
"Tapi ada satu hal yang harus kakak sembunyi kan dari semua orang dan tidak boleh memberitahu siapapun termasuk Itali!"ucap Atalia dengan nada serius saat ini.
"apa?"tanya Arkana dengan lembut.
"kalau aku tidak bisu!"ucap Atalia menatap Arkana dengan serius,namun permintaan Atalia begitu aneh bagi Arkana.
''mm''jawab Atalia dengan membuang muka.
''baiklah!''ucap Arkana dengan tersenyum,ia tak ingin bertanya lebih jauh lagi karna ia menghargai privasi dan permintaan Atalia.
''Terimakasih kak''Ucap Atalia lega karna Arkana tidak bertanya lebih jauh lagi,dan kembali memeluk sang kakak.
''aku tidak sendiri di dunia ini lagi!bahkan saat aku fikir aku hanya memiliki Italiana lagi,ternyata aku salah dan masih mempunyai kak Arkana!"gumam Atalia menumpah kan semua rasa bahagia nya yang tak bisa terlukis kan.
"Bagaimana kalau kita jemput Itali dulu,dia juga pasti sangat bahagia jika dia mengetahui nya!"ucap Arkana dengan antusias.
"Baiklah!"ucap Atalia menunjukkan senyum asli tanpa kepura-puraan sedikitpun seperti yang ia berikan pada semua orang selama ini termasuk David.
Arkana mengusap mata nya yang masih terasa basah,kemudian tangan nya terulur mengusap-usap rambut Atalia bak anak kecil dan langsung menarik tangan nya masuk ke dalam mobil.
...
__ADS_1
📞"Halo!"ucap seseorang dari balik telfon membuat David mengerut kan kening nya,karna suara itu tidak asing.
"siapa ini?"tanya David dengan suara datar dan terdengar dingin.
📞"Apa kak David tidak mengenali suara ku!aku adalah Zahra putri kak"rengek wanita di balik telfon,membuat David berdecak kesal dan ingin menutup ponsel.
📞"jangan buru-buru menutup telfon kak David,aku ada sesuatu mengenai Istri tercinta mu,dan mungkin kau tidak akan percaya!"ucap Zahra dengan cepat agar David tidak memutus kan telfon.
"apa maksudmu?"tanya David dengan suara dingin.
📞"hah kak David maksud ku sudah sangat jelas,ini Mengenai Atalia!jika kak David ingin tahu dan harus tahu!!kalau tidak....mungkin kak David akan menyesal tidak mengetahui nya lebih awal!"ucap Zahra dari balik telfon dengan tawa jahat nya.
📞"aku menunggu kak David di restoran XXX malam ini!"ucap Zahra dan langsung menutup telfon.
"Atalia-Atalia,hidup ku sudah hancur jadi hidup mu juga harus hancur!"ucap Zahra melirik pakaian yang sudah ia siap kan.
Seketika David merasa tidak tenang,"apa yang ingin wanita itu lakukan!?"gumam nya kesal,namun ia juga ingin tahu apa maksud wanita itu.
...
"jam segini Italia pasti sedang sibuk bekerja!"gumam Atalia melirik Arkana yang murung setelah mendapat jawab Dari Italia.
"Dia tidak bisa,dia tidak mungkin ijin keluar"ucap Arkana dengan memaksakan senyum nya.
Atalia mengambil ponsel nya,kemudian diam-diam mengetik sesuatu dan mengirim kan nya pada Gladin.
###
like...
komen...
vote....
__ADS_1