
"kurang ajar!!dia pikir dia sangat hebat hanya karna perusahaan ini adalah milik saudaranya, lihat saja nanti aku pasti akan membalas mu,aku sampai kapan pun tidak akan membiarkan mu bahagia!!", gerutu nya sambil berjalan dengan menghentakkan kakinya.
"Jika aku tidak bisa bahagia maka jangan harap kau akan bahagia,aku pernah menabrak orang sampai mati dan aku lolos dari hukum karna pembelaan dari ayah ku,kali ini aku juga pasti bisa Melakukan nya lagi dan terbebas dari hukum!",gumam nya dengan tersenyum licik.
Karena tidak berjalan dengan baik dan tidak melihat kedepan membuatnya menabrak seseorang hingga membuat nya terjatuh.
"brengsek!", geramnya.
"lho taruh mata lho dimana?!!",pekiknya sangat marah langsung berdiri tepat di depan wanita yang menabrak nya barusan dengan menunjuk wajah nya.
tapi ia sangat terkejut saat menyadari kalau itu adalah CEO perusahaan itu,"C...CEO", ucapnya dengan bergetar ketakutan jarinya yang menunjuk wajah CEO itu langsung turun.
"a..anda kenapa bisa...ada di sini nyonya C..CE..O!! maafkan saya,saya tidak sengaja menabrak anda!", ucapnya menunduk dengan sangat ketakutan.
"kau baru saja memaki ku, apakah menurut mu itu bisa di maafkan hanya dengan kata maaf saja?",tanya wanita itu tak lain adalah Atalia yang melipat tangan di depan dada dengan tatapan datar namun menusuk.
"tidak bisa!!aku tidak bisa di pecat lagi!",Sasha menjadi lebih panik jika sampai ia akan di pecat dan tidak akan pernah bisa kembali berkerja di perusahaan STARG,seketika tubuh nya melemas dan ia langsung ambruk di kaki Atalia.
"Saya sungguh tidak senagaja,tolong jangan pecat saya,saya akan melakukan apa saja sebagai hukum nya tapi jangan pecat saya!!", tangisnya menundukkan kepalanya di kaki Atalia.
"Kau ini sedang memerintah ku?",tanya nya dengan tidak suka.
"tidak!!saya tidak bermaksud memerintah nyonya!!", ucapnya semakin ketakutan.
"kalian berdua,seret dia keluar jangan biarkan dia menginjakkan kaki di sinis lagi!!kau di pecat!", Ucapan terkahir nya membuat dunia Sasha terasa runtuh,ia sudah menghabiskan waktu belajar dengan sungguh-sungguh bahkan rela tidak menikah sampai usia nya sekarang sudah 28 tahun hanya untuk mencapai tujuannya yaitu bekerja di perusahaan impian semua orang.
"tunggu Nyonya CEO!!saya mewakili adik saya, tolong maafkan dia,dia masih tidak begitu paham dengan etika jangan pecat dia nyonya saya mohon!",ucap pria itu memohon pada Atalia saat Sasha akan di seret oleh robot satpam itu.
Atalia melirik tajam pria itu dengan tidak suka,"apa kau adalah saudara nya?",tanya nya pada pria yang berani itu.
"saya adalah paman nya nyonya!", jawabnya dengan sopan sembari menundukkan kepalanya.
"kau bekerja di bidang apa?",tanya Atalia lagi.
"saya bekerja di sini di bagian manajemen Humas nona!",jawabnya lagi menjadi sedikit khawatir.
__ADS_1
"apa kau juga ingin di pecat bersama keponakan mu ini?",ucapnya membuat pria itu sangat terkejut dan langsung mengangkat kepalanya dengan menggelengkan kepalanya.
"maaf nyonya,saya tidak bermaksud menyinggung anda tolong jangan pecat saya!", ucapnya menjadi takut.
"Aku tidak suka ada kejahatan di perusahaan ku, terlebih mempekerjakan orang yang berhati jahat,jika kau masih ingin bekerja di sini jangan terlalu ikut campur dengan urusan ku, ingat dimana posisi mu untuk berbicara dengan ku!!",ucapnya dengan tatapan menusuk nya,membuat pria itu merasa ketakutan dan khawatir.
"jika kau ingin melakukan kejahatan dengan saudara ku,ku peringatan kan agar kau berfikir dua kali!",kini ia berbicara pada Sasha dengan menepuk pundak nya dan berjalan melewati nya.
Aura dingin Atalia seakan menusuk sampai kedalaman tubuh nya,dan ia juga sangat tertekan hanya dengan mendengar Atalia berbicara membuatnya menjadi lebih terpuruk dan terjatuh dengan tubuh yang sangat lemas.
"paman ku mohon tolong aku!aku tidak ingin di pecat!", Ucap nya dengan suara lemah nya sebelum kedua robot itu menyeretnya keluar.
"maafkan paman Sasha,tapi Paman tidak bisa melakukan apa-apa untuk membantu mu kau dengar sendiri tadi ancaman CEO pada ku,aku tidak ingin kehilangan pekerjaan ku jadi aku minta maaf tidak bisa menolong mu!",ucap pria paruh baya itu kemudian berbalik pergi meninggalkan Sasha yang sudah tak mempunyai harapan lagi air matanya mengalir dengan deras dengan tubuhnya yang di seret seperti orang yang tak berharga dan sangat menyedihkan.
***
jam istirahat,Atalia yang lapar pergi ke kantin khusus untuk nya yang akan di masak kan oleh koki pribadi nya di perusahaan itu.
melihat Atalia,Italia yang memang sudah menunggu nya langsung mengejarnya sebelum saudara nya itu masuk ke kantin pribadi nya.
"Itali,apa ada hal penting yang ingin kau bicara kan?kenapa begitu terburu-buru?",tanya Atalia saat Italia sudah berada di depannya.
"apa benar kau memecat Sasha dengan menyeretnya keluar?",tanyanya.
"benar,aku memang memecat nya dengan melempar kan nya keluar!",jawab Atalia dengan santainya.
"kau sangat kejam,kenapa kau Melakukan itu?", cemberut Italia.
"apa kau tidak suka aku memecatnya?haish sebenernya aku memecatnya karna aku tahu dan aku mendengar kalau dia mempunyai niat buruk padamu!",jelas Atalia memberikan pengertian pada saudara kembar nya itu.
Italia tersenyum kecil,"sebenarnya aku juga tahu karna dia sendiri yang tadi mengatakan padaku dan aku juga tidak masalah jika dia di pecat,tapi bukan berarti kau memecat nya dengan mempermalukan nya seperti itu,kedepannya dia pasti akan semakin membenci ku!",jelas Italia.
Atalia berfikir sejenak memang benar yang di katakan saudaranya itu,Ia tidak memikirkan hal itu tadi karena biasanya ia tak pernah bersikap baik juga lunak pada musuhnya dan ia juga tidak pernah takut mereka akan membalasnya dengan cara seperti apa karena ia akan selalu siap menghadapi nya,tapi Italia berbeda dengan nya.
ia menarik nafas panjang,"kau tenang saja aku yakin dia tidak akan berani melakukan hal-hal buruk!,aku pasti akan melindungi mu!",ucap nya meyakinkan Italia.
__ADS_1
"mm benar aku percaya padamu,mana mungkin aku tidak percaya pada saudara ku yang begitu hebat dan selalu bisa di andalkan!",ucap Italia berubah menjadi senyum ceria.
"haha,oh iya apa kau sudah makan?kalau belum ikut aku saja!",Atalia langsung menarik tangan Italia masuk kedalam ruang VIP untuk nya,Italia bahkan tidak bisa menolak karna Atalia menarik nya cepat.
***
di perusahaan David
Susana begitu mencengkram dari dua pria yang duduk saling berhadapan itu saling menatap dengan tajam nya dan aura yang kuat.
Pitter bingung apa yang sebenar nya terjadi, karna David menatap tajam Klien baru mereka bahkan memperlihatkan ketidak sukaan nya,tapi begitu juga dengan sebaliknya.
"David dia adalah CEO dari perusahaan ZA yang kau undang itu,kenapa sekarang menatap nya dengan tidak suka seperti itu?",bisik Pitter di telinga David.
"aku tahu!",jawab David dengan nada ketus.
"Apakah kau pengganti CEO perusahaan ZA datang kemari?",tanya David dengan sengaja.
"tidak,aku adalah CEO perusahaan ZA namaku adalah Zag,kita seperti nya bertemu semalam bukan CEO David!?",sinis pria itu dengan tatapan tak kalah tajam dan licik.
"aku lupa,biasanya aku tidak mengingat orang Yang tidak penting jadi maaf!",ucap David.
"aku tiba-tiba tidak tertarik bekerja sama dengan perusahaan mu,jadi kau boleh keluar sekarang!",ucap David membuat Pitter dan Zag terkejut tidak percaya.
"David apa yang kau katakan!!apa kau sudah gila!",kesal Pitter tidak enak dengan CEO perusahaan ZA itu.
"tidak bisa begitu tuan David,saya pikir anda adalah orang yang profesional yang tidak menyatukan masalah pribadi dengan masalah perusahaan!",ucap Zag tidak habis pikir dengan David.
Pitter mengerti sekarang,CEO perusahaan ZA itu mungkin musuh percintaan temannya itu,mungkin itu benar kalau dia adalah saingan cinta David! Karna wajah orang ini memang tidak asing seperti pernah bertemu!",gumamnya,kemudian berbisik lagi pada David dengan cukup lama membuat Zag merasa tidak nyaman karena di gosipi tepat di depan matanya.
David kembali menatap lurus ke depannya setelah Pitter selesai membisikkan sesuatu padanya,"baiklah,aku setuju kita tetap bekerja sama!",ucapnya membuat Zag menatap nya penuh curiga tapi ia juga tak punya pilihan lain karna jika bekerja dengan perusahaan David akan memberikan nya keuntungan yang sangat besar pada perusahaan nya begitu pun dengan perubahan David yang juga akan untung jadi mereka bisa di katakan saling menguntungkan jika bekerja sama.
"Baiklah,harap kerja sama nya di masa depan dan masa sekarang!",ucap Zag mengulurkan tangan nya yang kemudian di jabat oleh David juga.
"iya!",jawab Davi dengan nada dingin nya.
__ADS_1
bersambung....