
Tuan Albert tidak bisa menahan sakit hati yang lebih dalam lagi,ia tidak tahu Jayn mengatakan kebenaran atau hanya karna tidak ingin mengakuinya lagi sebagai ayah.
jantungnya tiba-tiba terasa sesak dan susah untuk bernafas,ia merasa dunianya sudah hancur.
apa lagi yang akan membuatnya bertahan hidup sedangkan putra kandungnya sendiri sudah mencampakkan nya,tiba-tiba mata nya tertutup dan tidak sadarkan diri.
hingga dokter yang memantau dari CCTV langsung menghampiri ke ruangan itu untuk memeriksa tuan Albert kawatir terjadi sesuatu yang tak di inginkan.
saat sudah berada didalam ruangan Tuan Albert,dokter itu langsung memeriksa denyut nadinya akhirnya ia bernafas lega mendapati Tuan Albert masih hidup,tapi ia dengan cepat memasang oksigen karna melihat Tuan Albert yang tampak kesusahan bernafas.
ia mengambil ponsel dan mengabari Atalia tentang hal yang sudah terjadi.
"nona,dia sudah mengatakan nya pada tuan Albert tapi sekarang kondisi tuan Albert tidak baik"dokter itu mengatakannya setelah panggilan tersambung pada Atalia.
📞"baiklah,kau harus merawat ayahku dengan baik"ucap Atalia kemudian memutuskan sambungan telfon sepihak.
***
setelah memutuskan telfon Atalia menghubungi David ia menarik nafas lebih dulu,"Halo"ucap Atalia setelah David mengangkat panggilan-nya.
📞"ku pikir kau sudah melupakan ku"terdengar suara David yang terdengar manja di telinga Atalia.
"Ck,bukankah hanya dua hari tidak saling berhubungan"gumam Atalia dalam hati.
📞"apa kau sama sekali tidak merindukan ku?"tanya David.
"Tentu saja aku merindukan mu"ucap Atalia dengan nada kecil agar David tidak mendengarnya,tapi David masih bisa mendengar nya dan ia merasa senang sekaligus merasa Atalia lucu.
"Aku ada sesuatu yang penting denganmu"Atalia menghentikan ucapannya.
📞"penting dengan ku katakan saja"ucap David dengan nada pelan dan lembut.
"Apa kau bisa menemuiku di Swis?"tanya Atalia dengan segan karna ia tahu David pasti sedang sibuk dengan urusan kantor nya.
David terdiam,proyeknya belum juga kelar di sisi lain Atalia memintanya ke Swis.
__ADS_1
📞"baiklah"ucap David tanpa berfikir lama lagi.
Atalia yang mendengarnya cukup senang.
"Baiklah kau berangkat hari ini juga,mm...apakah bisa?"tanya Atalia lagi.
📞"apakah aku bisa menolak?"tanya David balik.
"Tidak kau tidak bisa menolak ku,kau harus menurutiku"ucap Atalia dengan cepat,kemudian langsung memutuskan sambungan telfon.
Sudut bibir Atalia melengkung sempurna entah kenapa ia merasa bahagia,entah karna akan bertemu David atau karna ingin memberi kejutan besar untuk ayah baptisnya.
...
Disisi lain
David menelfon Pitter untuk datang keruangannya.
Beberapa menit kemudian Pitter muncul,"kau ingin mengatakan apa?"tanya Pitter duduk di depan David yang sekarang di sofa.
"Untuk apa dia memanggil mu kesana,apa ada hal yang penting?"tanya Pitter sedikit penasaran.
"Aku juga tidak tahu,tapi aku juga tidak bisa menolak nya"ucap David lagi.
Pitter menghela nafas,"lalu bagaimana dengan proyek yang sudah kamu tanda tangani itu?"tanya Pitter lagi.
"Aku percayakan pada mu,jangan mengecewakanku"ucap David kemudian melihat arlojinya Langsung berdiri,saat ia hendak melangkahkan kaki pitter menghenghentikan langkah nya.
"Lalu kapan kau akan Negara kita melihat apa yang sudah terjadi pada kuargamu?"tanya Pitter yang memberanikan diri bertanya tentang hal itu.
David terdiam sejenak,"setelah aku kembali dari Swis aku akan segera kesana menemui mereka"jawab David kemudian langsung meninggal kan ruangannya itu.
David berjalan keluar dari perusahan,para karyawan yang melihat nya memberi hormat kaum hawa tak bisa tahan dengan ketampanan CEO mereka yang begitu perfect di tambah tubuhnya yang begitu atletis semua wanita di buat tergila-gila meski selalu melihat wajah Datar dan dingin.
David merogoh sakunya saat mendengar ponsel nya berdering tanda pesan masuk,melihat pesan yang ternyata dari Atalia ia tersenyum terlebih melihat isi pesan nya.
__ADS_1
📲"Aku menunggu mu di pelabuhan internasioanl Swis"pesan singkat Atalia.
David tersenyum sempurna kemudian memasukkan ponselnya kembali ke saku dan mempercepat langkah nya,ia tidak sabar untuk segera bertemu Atalia.
para Karyawan wanita yang melihat senyum manis itu,semakin tergila-gila dan gigit kuku.
saat sudah berada di dalam mobil David mengambil ponsel nya lagi untuk memesan tiket pesasawat,kemudian melajukan mobilnya meninggal kan kawasan perusahan-nya.
***
di pemandian air panas milik Tuan Albert yang sangat terkenal dinegara itu,Jayn dengan puas dikelilingi beberapa wanita seksi dan cantik,Jayn mendesis saat merasakan wanita yang di atas tubuhnya menyentuh benda pusaka miliknya yang berada di dalam air.
hingga pukul lima sore ia terus bermain bersama wanita-wanita itu,mereka melayaninya dengan sangat menggairahkan dan sangat liar membuat Jayn sangat puas dan bahagia.
''ini baru namanya kehidupan"ucapnya berdiri kemudian memakai handuk kimono yang sudah di sediakan disana.
para wanita yang berendam dengannya berdiri dengan tubuh gemulai,''Jika masih membutuhkan pelayanan ku,aku siap kan saja!"ucap wanita itu dengan nada sedikit mendesah,ia ingin menyentuh dada Jayn lagi tapi dengan cepat di tepis.
"baiklah tapi lain kali"ucap Jayn kemudian melirik wanita yang sedari tadi hanya diam dan hanya memberikan anggur saja tanpa mau di sentuh olehnya.''aku mau malam ini kau menemaniku''ucap Jayn menunjuk wanita itu membuat wanita yang di tunjuk langsung terkejut dan memucat ketakutan.
semua wanita yang berada disana menatapnya dengan tatapan bermusuhan.
Jayn dengan tersenyum keluar dari kolam dan berjalan meninggal kan tempat itu,para wanita itu juga mengikutinya tanpa memakai handuk berharap Jayn tergoda,sedangkan wanita yang sudah di tunjuk itu jatuh kedalam kolam ia menyembunyikan tubuh yang hanya di baluti cd dan bh ia menangis.
''setalah ini hidupku tidak akan berharga lagi!"gumamnya dengan menangis memeluk tubuhnya yang berada dalam kolam.
***
malam hari pukul 20.00 Atalia masih duduk di dalam mobil menunggu David yang seharusnya sebentar lagi akan sampai,mendengar sebuah pesawat sudah mendarat lagi ia keluar dari mobil yakin itu adalah pesawat yang membawa David.
ia menutup mobil dan bersandar memperhtikan dengan baik-baik sosok David,sudah lama ia memperhatikan orang-orang yang berlalu lalang tapi tidak menemukan sosok David,"ck,apa dia benar-benar datang"decak nya decaknya kesal.
hingga setalah beberapa menit akhirnya ia melihat sosok pria yang tinggi dan tampan dia yang tak lain adalah David yang sudah di tunggunya dari tadi,yang tadinya kesal sekarang ia malah menjadi gugup dan gerogi melihat pria perfect itu.
bersambung...
__ADS_1
jangan lupa like komen rate terima kasih