RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
tidak siap


__ADS_3

"bisa kah kita Melakukannya lain kali saja,aku sangat lelah dan aku ingin tidur",ucapnya dengan wajah berbelas kasihan dan mata berbinar penuh harap.


David menghela nafas kemudian tersenyum,ia sebenarnya sudah menebak itu sebelum nya.


"ku mohon!aku benar-benar lelah memakai gaun yang berat seharian dan berdiri dengan waktu yang lama,jadi aku tidak berbohong aku sangat lelah!",ucap nya masih dengan memohon.


"haish ya sudahlah,kita langsung istirahat saja! tapi sebelum kau tidur kau harus membersihkan diri terlebih dulu", ucapnya kemudian menurunkan Atalia.


Atalia terkejut sekaligus senang ia tidak percaya David akan setuju begitu saja,tapi sebelum pria di depan nya itu berubah pikiran cepat-cepat ia berlari ke kamar mandi yang tentu saja terletak di kamar mereka, meninggal kan David sendiri.


Ia menggeleng kepalanya melihat Atalia yang berlari kecil ke kamar mandi,''ya sudah lah,lagi pula kami masih memiliki banyak Waktu!",gumamnya kemudian mengikuti Atalia ke kamar.


tapi saat Atalia masuk ke kamar mereka ia sangat terkejut dan langsung membeku melihat kamar yang di hiasi dengan bunga mawar merah yang bertebaran dimana-mana dan lilin-lilin kecil yang di susun dengan sangat rapi tidak lupa di atas tempat tidur ada sepasang angsa yang dibentuk dari Handuk, terlebih lampu nya yang redup.


glek...


ia menelan saliva nya saat merasakan tangan besar memeluk pinggang nya dan merasa kan wajah David yang menempel di wajahnya,apalagi merasakan nafas David yang langsung tertiup ke wajahnya seketika hal itu membuatnya merinding.


"Apa setelah melihat ini kau berubah pikiran?apakah setelah melihat ini kau ingin kita melakukan nya sekarang?jika kau berubah pikiran aku selalu siap?", David bertanya dengan bertubi-tubi membuat wajah Atalia memanas apalagi nada suara David.


"aku...aku...sejujurnya aku belum siap,aku takut,aku belum siap!", ucapnya dengan suara bergetar Karna merasa kan tubuhnya aneh.


"untuk apa takut?aku tidak akan kasar bahkan aku akan sangat lembut dan tidak akan menyakiti mu!", ucapnya lagi mengigit telinga Atalia membuat seketika tubuh Atalia meremang dan kaku.


"aku akan melakukan nya dengan perlahan seperti ini!", ucapnya dengan tangannya yang perlahan turun ke paha Atalia kemudian tangan yang satunya naik ke atas,ia sengaja Melakukan nya agar Atalia terangsang.

__ADS_1


nafas Atalia naik turun dan menjadi ketakutan saat tangan David akan menyentuh dadanya,dengan cepat ia menahan kedua tangan David,dan langsung melepaskan diri berjalan beberapa langkah kemudian menghadap David sehingga mereka saling berhadapan.


"aku sudah mengatakan nya kalau aku belum siap!!!", ucapnya dengan suara di tekan dengan wajah menunduk.


hingga tiba-tiba ia merasakan tangan David menyentuh kepalanya,"tidak apa-apa jika kau belum siap!aku mengerti",ucapnya dengan suara yang seketika berubah menjadi suara yang tenang dan tidak ada hawa nafsu sama sekali.


"pergilah mandi aku tidak akan memaksa mu lagi sampai kau siap,lagi pula aku menikah mu karna aku mencintai mu,bahkan nafsu ku di kalah dengan cintaku padamu cinta ku lebih besar!", ucapnya membuat Atalia langsung memeluk nya.


"terimakasih sudah mengerti dengan ku,aku juga sangat mencintaimu hanya saja aku belum siap menyerah kan tubuh ku!",ucapnya yang berada di pelukan David.


"tapi aku janji aku akan segera siap",ucapnya melepaskan pelukan nya dan menatap David dengan sungguh-sungguh dan membuat jarinya dengan pose cis.


pfft...


David tertawa melihat kesungguh-sungguhan Atalia,"cepat pergi dan bersihkan dirimu atau kalau tidak aku akan berubah pikiran!",ucapnya seketika membuat Atalia tertegun dan langsung berlari masuk ke kamar mandi.


"aku selalu bisa menahannya jika kau belum siap,aku juga tidak ingin memaksa mu melakukan nya menikah dengan mu saja membuat ku sangat bahagia",gumamnya kemudian memanggil beberapa orang untuk membersihkan tempat itu yang ia yakini adalah ide dari Mama nya.


sedangkan di kamar mandi,Atalia memegang jantung nya yang tidak bisa berhenti berdetak,"maafkan aku David,aku tiba-tiba merasa tidak siap tapi lebih ke gugup!",ucapnya dalam hati sebenarnya ia merasa tidak enak dengan David.


"tapi bagaimana bisa aku begitu tega,dia pasti sudah menantikan hari ini dan malam sejak lama tapi aku malah membuat nya kecewa ooh maafkan aku", ucapnya.


"ya sudahlah,aku lebih baik cepat-cepat mandi dan keluar,jika nanti David memaksa lagi aku akan siap lagi pula itu memang sudah seharusnya", Gumamnya menarik nafas panjang kemudian segera mandi dan membersihkan diri.


hingga setelah 45 menit akhirnya ia sudah selesai mandi tapi ia sangat terkejut saat menyadari kalau disana tidak ada pakaian nya dan hanya ada handuk kecil.

__ADS_1


setelah beberapa saat berfikir ia akhirnya menyerah dan keluar dengan handuk kecil itu,ia mengeluarkan kepalanya melihat apakah David ada disana ia sangat bernafas lega saat tidak ada David di sana.


ia langsung keluar dan berlari ke lemari mencari pakaian nya,tapi ia menjadi frustasi saat hanya ada kemeja David disana.


"hah bagaimana bisa ibu hanya menyiapkan pakaian David di sini bahkan satu pakaian untuk ku pun tidak ada! apakah dia sengaja melakukan nya?", gumam nya.


dari pada aku tidak ada pakaian lebih baik aku memakai kemeja ini saja,pikir nya kemudian cepat-cepat mengenakan kemeja itu dan tidak menggunakan pakaian dalam apapun.


David masuk ke dalam kamar dan terkejut saat melihat Atalia yang mengenakan kemeja putih yang hanya sedikit menutup paha nya,seketika wajah nya memerah dan tubuh nya yang tadinya sudah dingin karna sudah berendam dengan air dingin di kamar mandi ruang tamu tapi sekarang melihat pemandangan di depan nya membuat Tubuhnya kembali panas dan sesuatu tiba-tiba kembali menegak.


bagaimana tidak Atalia terlihat seperti kelinci peng*goda dengan kemeja putih itu di tambah dengan rambut nya yang basah,dan ia tahu kalau Atalia juga tidak menggunakan pakaian dalam.


"kenapa kau memakai itu?apa kau mencoba menggoda ku?", tanyanya dengan menatap Atalia serius dan menaikkan sebelah alisnya.


"tidak,aku tidak mempunyai pakaian di lemari dan hanya bisa memakai ini!", Ucapnya cepat.


"aku...aku mau tidur aku akan segera tidur sekarang!", ucapnya melihat ke arah tempat tidur dan baru menyadari kalau dekorasi kamar itu sudah berubah dan tidak ada lagi kamar romantis, bunga-bunga sudah tidak ada lagi lilin juga sudah menghilang dan kamar itu juga sudah Cerah,bahkan tempat tidur berada di depan dinding kaca yang langsung memperlihatkan luas keluar.


"kau akan masuk angin dengan rambut basah,aku akan mengeringkan nya!",David mengambil hairdryer berjalan ke arah Atalia kemudian menarik tangan Atalia kemudian menyuruh nya duduk di depan cermin dan mulai mengeringkan rambut Atalia.


"makan malam sudah siap,sebelum tidur kau harus makan agar tidak masuk angin!",ucapnya.


setelah rambut Atalia kering, mereka akhirnya keluar dan makan malam bersama, sungguh malam itu seperti bukan malam pertama pernikahan.


berbeda dengan Italia dan Pitter yang melakukan malam pertama bagaimana semestinya pasangan yang baru menikah,keduanya melakukan malam pertama yang panas dan men*gairahkan.

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2