RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
Memaksa menikah


__ADS_3

"Atali!kenapa kamu tutup pintunya!"tanya Italia yang berada di depan kamar Atalia.


''aku akan turun kebawah sebentar lagi,aku mau mandi dulu!"ucap Atalia berteriak dari dalam kamar.


''oh baiklah,aku tunggu di bawah kalau gitu ya!"teriak Italia dari luar kamar,dan langsung melangkah kan kaki meninggalkan ruangan itu.


...


Italia duduk di sofa sembari menunggu Atalia untuk makan bersama.


''tadi Pitter mengatakan aku lucu!! astaga apa yang ku pikirkan bukan kah dia hanya asal bicara saja!!tapi dia benar-benar tampan dan idaman ku!"ucap Italia begitu antusias memikirkan Pitter,bahkan ia tersenyum-tersenyum sendiri.


Atalia yang sudah berada di tangga heran melihatnya,ia mengerutkan kening nya dalam dan mempercepat langkah nya.


''Itali apa yang membuat mu senyum-senyum sendiri?"tanya nya dengan wajah polos,membuat Italia yang tidak menyadari kedatangan nya terkejut dan spontan melihat ke arah Atalia.


''kenapa kau muncul tiba-tiba begitu,benar-benar membuat ku terkejut''Italia memegang dadanya.


''habisnya kamu tersenyum-senyum gak jelas,apakah kau sedang bahagia?"tanya Atalia masih dengan wajah polos nya duduk di samping Italia.


''mm bisa di bilang begitu,kau tahukan Pitter seketaris David kekasih mu itu,dia sangat tampan dan tergila-gila melihatnya pertama kali!"Italia berbicara dengan begitu antusias.


''kau menyukai Pitter?"tanya Atalia dengan nada terkejut.


''sepertinya bukan menyukai nya,hanya mengagguminya saja!"jawab Italia memikirkan ucapan Atalia.


''sebenarnya jika kau menyukainya juga sangat bagus,aku sedikit mengenal nya dia adalah pria yang baik meski dia mempunyai banyak wanita di samping nya tapi dia belum mempunyai pasangan!"ucap Atalia berbicara dengan seriusnya memikirkan Pitter memang cocok untuk saudaranya itu.


''ck kau bisa saja,aku hanya mengaggumi saja bukan menyukai nya!"ucap Italia dengan wajah yang sedikit merah.


''akh ya baiklah-baiklah,aku sudah lapar ayo makan!"Atalia tahu saudara nya itu malu-malu,ia berdiri dan berjalan menuju meja makan karna ia juga cukup lapar.


...


Rr-->reporter


''Tuan Justin apakah benar,tentang apa yang beredar di medosos tentang pengakuan anda yang mengatakan putra anda satu-satu nya itu bukan putra kandung anda melainkan putra kandung tuan Albert?"tanya seorang reporter dengan nada cepat karna ada banyak reporter lain yang ingin bertanya.


''ya itu semua benar!"jawab justin dengan jawaban singkat,berbicara dengan mikrofon kecil yang sudah di sediakan.


''lalu apakah anda benar menculik putra Tuan Albert itu saat bayi?"tanya seorang reporter lain.


''ya,aku menculik nya saat bayi dari rumah sakit''jawab Justin dengan nada lemah namun berbicara jujur dan serius.


''lalu apakah ucapan wanita yang tidak terlihat dalam kamera itu benar,tentang istri Tuan Albert meninggal karna mengetahui putra nya meninggal?"tanya reporter lain dengan berbicara cepat-cepat.


''aku juga tidak tahu,tapi sepertinya itu benar!"jawab Justin dengan tak berdaya hanya bisa menjawab dan mengatakan apa yang ia tahu.

__ADS_1


''lalu apakah Tuan Besar Jhon tahu tentang hal ini?"


''....''kakek Jhon menunjukkan wajah geram dan memalingkan wajah dari mikrofon,tidak ingin melihat kamera-kamera para reporter yang begitu banyak di depan mereka.


''tolong tuan Jhon jawab pertanyaan yang mewakili seluruh masyarakat?dan bagaimana dengan anda nona besar Jhon dan juga Nona Qania?"Rr


"aku...tahu hal itu tapi Mereka berdua tidak tahu hal itu sama sekali!"jawab kakek Jhon dengan menahan emosi,mulai sekarang harga diri nya pasti akan di injak-injak terlebih perusahan Jhon sudah berpindah tangan sekarang,semua rekan-rekan bisnis nya pasti akan menjauh dan tidak lagi mau membantunya sedikitpun karna kasus ini yang menyangkut Tuan Albert.


''ada satu pertanyaan saya lagi Tuan nona!perusahan Jhon sekarang sudah berpindah tangan dan ada banyak orang yang mengatakan kalau Tuan muda Davidlah yang merebutnya dan merubah nama perusahan menjadi awalan namanya sendiri?apakah itu memang benar"Rr.


''tidak,David sama sekali tidak pernah berfikir untuk memiliki perusahan itu,dia juga lebih memilih membuat perusahan sendiri,jadi perusahan Jhon sudah di beli oleh orang lain bukan David!"jawab Justin dengan cepat.


''jadi apa yang di pikirkan orang-orang itu salah?bukan tuan David yang merebut perusahan itu dan mengganti perusahan itu?"tanya Rr.


''ya''jawab Justin.


''lalu dimana Tuan David!kenapa dia sama sekali tidak terlihat sampai saat ini!dan seperti tidak mau tahu lagi dengan tuan!apakah karna Tuan David sudah tahu kalau dia adalah Putra Tuan Albert?"tanya Rr lagi.


''dia bukan lah anak yang seperti itu,kami hanya melarang nya untuk menemui kami karna kami sangat malu melihatnya dan merasa sangat merasa bersalah dan aku sendiri bisa merasakan kalau dia adalah pasti kecewa dan sangat pada kami karna telah memisahkan nya dengan orang tua kandung nya sendiri!"jelas Justin dengan wajah tak berdaya.


''ya jika saya juga berada di posisi Tuan muda David mungkin saya akan membenci keluarga Jhon dan sangat sulit menerima nya!bukan kah pertanyaan anda konyol sekali menurut saya tindakan Tuan David dengan tidak muncul bukan lah salah!"ucap seorang Rr pada Rr yang memberi pertanyaan itu pada Justin.


''tuan tinggal satu pertanyaan lagi,apakah selama 3 hari ini kalian sekeluarga berada di kantor polisi?dan apa itu karna kasus ini?apakah Tuan Albert yang melapor kan kalian atau ada orang lain?"tanya Rr itu dengan cepat karna waktu wawancara hampir habis.


''bukan Tuan Albert tapi seseorang,dan kami sendiri tidak tahu siapa dia!"ucap Justin.


semua reporter dan para wartawan yang ada disana terkejut melihat seragam para polisi itu,karna itu adalah seragam polisi khusus untuk masalah besar dan untuk penyelidikan kasus pembisnis besar dan juga presiden.


tiba-tiba Qania yang tidak tahan berteriak,''Tunggu dulu!!David jika kau melihat ini mama sangat merindukan mu!!mama minta maaf karna selama ini sering mengabaikan mu!!tapi mama sangat menyayangi mu!mama tidak berharap kau menerima kata maaf ku tapi aku ingin menemui mu"teriak Qania dengan mendekatkan wajah nya ke kamera dengan menangis,kemudian salah satu polisi mendorong kursiroda nya untuk meninggal kan tempat itu.


***


Pitter dan Davif yang melihat siaran Live itu sangat terkejut saat mengetahui kalau ternyata keluarga Jhon ada di penjara yang paling besar dan paling besar di Asia,tapi saat melihat video terakhir keduanya terdiam, David cukup kasihan saat melihat kondisi Qania yang duduk di kursi roda.


"David apakah kau tidak merasa kasihan pada tante Qania?atau tidak ingin bertemu dengan nya?"tanya Pitter.


David terdiam mendengarnya,ia seperti hanyut dalam pikiran nya sendiri.


"David!"panggil Pitter berfikir kalau David tidak konsen.


"aku tidak tahu,aku mau istirahat aku capek!"ucap David berdiri kemudian berjalan meninggal kan Pitter yang duduk di sofa menonton televisi.


"aku tahu kau pasti kasihan melihat tante dan tidak tega!"gumam nya melihat punggung David yang mulai menjauh dan berjalan ke lantai atas.


***


malam hari di kamar Italia yang masih terang karna belum tidur padahal sudah jam 10.

__ADS_1


Italia yang masih duduk di atas kasur dengan memainkan ponsel nya tertegun saat melihat Atalia tiba-tiba masuk ke kamar nya.


"atalia kenapa kau ada di sini?"tanya nya dengan menjauhkan ponselnya.


"mm...aku ingin tidur bersama mu!"ucap Atalia berjalan ke arah kasur dan naik kemudian berbaring di samping Italia,hal membuat Italia heran,sebelum-sebelum nya Atalia bahkan sangat jarang mau tidur sekamar dengan nya.


"apakah kau sedang sakit,kau terlihat lemah!"ucap Italia meletakkan ponsel nya di atas nakas.


"tidak,mungkin karna ini sudah cukup larut dan aku sudah mengantuk!"ucap Atalia dengan bergeser semakin dekat dengan Italia.


"benar juga,kita tidur saja kalau begitu!"ucap Italia menaikkan selimut pada mereka berdua.


"tidak,kita berbincang-bincang saja dulu aku jadi tidak mengantuk!"ucap Atalia dengan melihat ke langit-langit kamar.


"sangat jarang kau begini,kalau begitu aku akan mengambil kesempatan ini untuk bertanya bagaimana hubungan mu dengan David?"tanya Italia yang memang sangat ingin tahu tentang hubungan saudara nya itu.


"tidak kah kau ingin menikah?agar ada yang menjaga mu nanti!"ucap Atalia tiba-tiba mengatakan nya tanpa berkedip melihat ke atas.


"haha hei apa yang kau katakan aku ini masih usia 23 tahun,lagi pula aku mau berkarir dulu!"ucap italia dengan cepat.


"aku sangat ingin ada orang yang menjaga mu yang belum dewasa ini"Atalia memiringkan kepala nya melihat Italia dengan tersenyum.


"bukankah ada kau yang menjaga ku,setiap kemana-mana kau terus mengirim kan 2 pengawal yang terus mengikuti ku,itu sudah lebin cukup menjagaku ok!"tutur Italia dengan menekan ucapan nya dan mengerucut kan bibirnya.


"lagian usia seperti ku ini waktu yang tepat untuk mengejar karir!"ucap Italia.


"tapi aku ingin kau menikah dan yang menjaga mu bukan pengawal ku tapi pria yang selalu ada untuk mu!"ucap Atalia seperti nada memaksa membuat Italia binging kesal.


"Atalia sudah cukup!dengar ya aku tidak akan menikah sampai usia ku 28 tahun!"ucap Italia dengan mendegus dan berbalik membelakangi Atalia.


"aku tidak yakin,bisa selalu melindungi mu nanti!"gumam Atalia dengan menghela nafas berat.


bersambung...


jangan lupa


like....


komen...


vote...


rate...


share...


terima kasih semua atas dukungan kalian hadiah vote komen dan like kalian😉🤗

__ADS_1


__ADS_2