
"siapa sebenarnya orang-orang itu, kenapa mereka datang berombongan?",tanya Italia pada diri sendiri dengan sangat khawatir dan takut melihat beberapa mobil di depan gerbang.
sekarang ia berdiri di balkon kamar nya sehingga bisa melihat ke luar gerbang,ia di temani oleh dua pelayan yang berdiri di belakang nya.
"Nona anda tenang saja tidak ada yang berani melakukan keributan di sini,dan sebentar lagi nona Atalia pasti datang!", ucap pelayan itu menenangkan nya.
"tapi bagaimana jika mereka nekat,dan Atalia apakah tidak apa-apa jika Atalia menemui mereka?",tanya nya melihat kedua pelayan itu.
"saya yakin tidak apa-apa,mereka sepertinya tidak ingin melakukan keributan kelihatan nya hanya ingin bertamu saja,namun selama ini Nona tidak pernah menerima tamu siapapun memasuki apertemen ini",jelas pelayan itu.
hingga sebuah mobil tiba-tiba muncul,dan mobil itu tak lain adalah mobil David.
penjaga gerbang yang melihat Atalia langsung memencet tombol pembuka gerbang besar dan tinggi Yang terbuat dari alumunium itu.
"Siapa mereka?",tanya David memperhatikan dari spion melihat beberapa mobil di depan gerbang itu.
"tidak tahu,Itali menyuruh ku cepat kembali karna ini!kau bisa langsung pulang tidak perlu khawatir", ucap Atalia setelah itu langsung turun setelah penjaga gerbang itu membukanya pintu membuka.
Namun David tetap turun karna ia khawatir jika orang-orang di depan itu adalah orang yang berniat mencelakai Atalia."bagaimana bisa aku pergi begitu saja!", ucapnya membuat Atalia menghela nafas tidak bisa menghalangi David.
beberapa pria berpakaian hitam yang berdiri di Samping beberapa mobil asing itu langsung membungkuk saat melihat Atalia,hal itu tentu saja membuat Atalia bingung ia yakin kalau mereka bukanlah anak buahnya karna anak buahnya mempunyai logo tertentu yang selalu di pakai tapi mereka tidak mempunyai logo.
"kau kenal mereka?",tanya David yang berjalan di samping Atalia.
"tidak,aku bahkan tidak pernah melihat mereka",jawab Atalia yang memang benar adanya, kemudian ia menghentikan langkahnya saat jaraknya dengan orang-orang itu cukup dekat.
"selamat malam nyonya,maaf kami berkunjung malam-malam ke tempat anda,kami tidak ada bermaksud jahat atau apapun",ucap salah satu bodyguard itu berbicara setelah lebih dekat dengan Atalia sembari membungkuk.
__ADS_1
"katakan siapa kalian?aku tidak punya banyak waktu untuk orang asing yang tidak sopan", ucap Atalia berbicara dengan nada dingin,itu memang tidaklah sopan bagaimana pun juga itu sudah hampir larut malam sekitar pukul 09.30.
kemudian salah satu bodyguard itu membuka kan pintu mobil untuk seorang wanita paruh baya yang bergaya elegan nan cantik ia berjalan mendekati Atalia dan David yang sekarang berdiri.
Atalia menatap wanita itu dengan intens hingga saat wanita itu berdiri tepat di depannya ia bisa melihat dengan jelas wajahnya yang terlihat tidak begitu asing.
David merasakan aura wanita berbeda,ia kemudian menggenggam tangan Atalia dan berdiri di depan Atalia menghalangi wanita itu mendekati nya.
"David!",Atalia terkejut dengan David yang tiba-tiba berdiri di depan nya bahkan menggenggam tangan nya.
"jika kau ingin mengatakan sesuatu katakan saja tidak perlu dengan jarak dekat!",ucap David menatap wanita itu dengan tatapan dingin dan tajam nya.
"ah maaf,aku terlalu antusias melihat nya aku Sama sekali tidak ada niat jahat! melihat nya aku refleks ingin memeluk nya tadi",Ucap wanita itu melihat David dengan tersenyum.
"katakan apa maksud dan tujuan anda kemari?dan siapa anda?",tanya David dengan nada dinginnya yang menusuk membuat wanita itu merasa tertekan.
"tidak enak berbicara di sini,apa Kita tidak bisa masuk dan membicarakan nya saja ini sangat penting",ucap wanita itu dengan nada memohon.
setelah menyadari itu Atalia langsung mengalihkan pandangan nya ke arah wanita itu,"aku tidak pernah menerima tamu,jika ada hal yang penting katakan saja di sini!",ucap Atalia dengan mencuri-curi pandang pada David yang ternyata masih menatap nya dengan begitu serius.
"bagaimana dengan nya?",tanya nya menunjukkan seorang kakek tua yang duduk di kursi roda dan di dorong oleh seorang wanita seperti seorang bodyguard mendekati mereka.
David dan Atalia memperhatikan wajah kakek tua itu dengan seksama,"kenapa aku merasa wajah nya sedikit tidak asing?",gumam Atalia menatap Kakek tua itu.
"Atalia mungkin kau tidak mengingat ku tapi ku rasa kau masih bisa mengenali kakek tua ini kan",ucap wanita itu membuat Atalia mengerutkan keningnya.
"maaf aku tidak mengenalnya,siapa sebenarnya kalian dan apa tujuan kalian datang kemari?",tanya nya dengan tidak sabar ingin melangkah mendekati wanita itu namun David menahan nya tampak David tidak mengijinkan nya lebih dekat lagi dengan wanita itu, jadi ia hanya berdiri di samping David yang masih menggenggam tangan nya.
__ADS_1
"Atalia...kau tidak ingat kakek?ini adalah kakek",ucap pria tua itu menatap Atalia dengan mata yang merah dan berkaca-kaca namun tertutupi dengan wajah keriput nya.
Atalia tidak mudah percaya karna ia memang merasa tidak mengenal pria tua itu terlebih lagi wanita itu.
"Atalia dia adalah ayah kandung dari kak Fingie,dia adalah kakek Gilberto,wajar jika kau melupakan nya karna kau bertemu dengan nya saat usiamu tiga tahun!",jelas wanita itu.
"Dia memang kakek Gilberto!",gumam David cukup terkejut ia masih mengingat pria tua itu,dulu saat ia tinggal di kerajaan bersama Atalia ia pernah bertemu dengan nya pada saat kakek Gilberto ayah kandung ratu fingie berkunjung,meskipun wajah nya semakin keriput tapi Ia yakin kalau itu memang kakek Gilberto yang ia temui di kerajaan pada saat usia nya 7 tahun.
Atalia tersenyum sinis,ia tahu kalau ayah dari ibunya memang bernama Gilberto tapi ia memang tak mengingat wajah pria tua itu."jangan coba menipuku!", ucapnya dengan menatap tajam wanita elegan itu.
"Atalia cucuku,sebenarnya saat mengetahui ada pembantaian di kerajaan kami sangat terpukul, bahkan nenekmu meninggal pada saat mengetahui hal itu,Kakek mencari informasi mengenai pembantaian itu dan mengetahui itu adalah pembunuhan perencanaan dari pangeran ke tiga tapi kakek tidak mempunyai kemampuan dan keberanian untuk mengungkapkan kebenaran karna yang bekerja sama dengan pangeran ketiga adalah orang-orang yang tidak biasa dan semua orang juga tidak akan percaya dengan ucapan kakek karna tak mempunyai bukti yang nyata!",jelas kakek tua itu dengan cucuran air mata.
Atalia memejam kan matanya kuat menekan rasa sakit nya jika mengingat kembali pada saat itu, terlebih mengingat bagaimana pandangan orang-orang tentang keluarga nya yang begitu buruk,mereka mengutuki keluarga nya selama lebih dari lima belas tahun dan mungkin karena itulah ayah ibu dan kakak keduanya bisa pergi setelah semua nya selesai.
"maafkan kakek nak,kakek tidak berguna Kakek tidak bisa di andalkan dan membersihkan nama keluarga kerajaan pada saat itu!",ucap kakek tua itu dengan rasa bersalah.
"sudah cukup!,meskipun kau memang kakek Gilberto ayah dari ibuku aku tidak peduli sama sekali bagiku sejak saat itu tak ada nama keluarga lagi, sekarang kalian pergi dari sini aku tidak ingin melihat kalian!!",Atalia berbicara dengan keras dan menekan Ucapan nya.
Ia melalui semuanya sendiri pada saat itu,ia hidup dengan penuh kesakitan fisik dan mental hidup nya penuh penderitaan selama hidup di keluarga Heru,ia memeras otak nya dan bekerja keras tidak memikirkan dirinya sendiri,selama 13 tahun ia berjuang sendiri untuk membalas dendam dan membuktikan kebenaran pembantaian itu.
Italia yang berdiri tidak jauh dari mereka mendengar semuanya,ia sangat terkejut ternyata kakek nya masih hidup.
"Atalia maafkan kakek,kakek tahu kau pasti menderita,kakek mencari mu setelah mengetahui kalau kau masih hidup!tapi sekeras apapun kakek mencari mu,kakek tidak menemukan mu",ucap Kakek tua itu menangis.
"Atalia kita pernah bertemu,aku melihat mu di pinggir jalan pada saat itu!",ucap wanita elegan itu dengan bersungguh-sungguh.
"Apapun itu aku tidak ingin dengar,yang ku inginkan kalian pergi sekarang juga!!!",teriak nya.
__ADS_1
David langsung memeluknya,ia bisa melihat dari wajah dan tatapan Atalia bahwa rasa sakit nya belum hilang dan sekarang Kakek Gilberto tiba-tiba muncul setelah sekian lama nya.
* EPISODE 02 bisa lihat kembali ya,wanita elegan di episode ini muncul di episode 2 dan