RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
Rasa di lindungi


__ADS_3

Pitter langsung menghentikan langkahnya saat David yang di ikuti nya tiba-tiba berhenti,dan berbalik menghadap nya.


"kalau begitu dimana wanita itu?"tanya David pada Pitter yang juga tidak tau.


"Tidak tahu,mungkin dia juga ada di kerumunan itu tadi"ucap Pitter menebak,membuat David langsung terdiam.


''kalau tadi dia di sana,kenapa tidak menghentikan ku,ck membuat ku sangat malu bahkan melihat.....aaakh!!!"kesal David mengumpat dalam hati.


***


"mommy,wanita yang bersama kak David dari keluarga Jhon,wanita itulah yang menjebak ku,bahkan sekarang dia berada di balkon"ucap Zahra menatap sang ratu dengan tatapan yakin namun air mata nya terus mengalir deras.


"apa maksud mu?"tanya sang ratu bingung.


"dia yang membuat ku pingsan dan menarik ku ke kamar ini,dan juga menyuruh pria menjijikkan ini meniduri ku!!!"tangis Zahra kembali histeris mengingat betapa sekarang dia sangat memalukan.


Sang ratu sangat terkejut,begitupun Raja yang masih berdiri dengan amarah memburu bahkan pedang di tangan nya yang berlumuran darah di genggam dengan sangat kuat.


"wanita yang mana maksud mu!!!"tanya sang raja dengan sangat menggema di ruangan itu,menatap Zahra seperti ingin membunuh nya.


Zahra semakin gemetar mendapat tatapan itu dari sang ayah,"yang datang bersamanya tadi"ucap nya dengan gemetar.


Sang raja mengangkat pedang nya,dan langsung menuju balkon,berjalan dengan langkah besar di penuhi amarah,iya menendang pintu menuju balkon dengan sangat keras,hingga pintu terbuka lebar dan rusak.


iya berdiri dengan gagah,memperhatikan kesetiap sudut balkon,menendang semua kursi,meja, dan pot-pot bunga yang ada di sana,namun iya sama sekali tak melihat siapapun."kurang ajar!!"umpat nya,kembali berbalik masuk ke kamar.


"kau ingin menipu ku!!!dasar anak tidak tahu malu!!!!"teriak nya emosi mengayun pedang nya pada Zahra,namun sang ratu langsung berteriak.


"hentikan!!!!!!!!!"teriak nya dengan sangat nyaring,menghadang nya dengan tubuh,membuat sang raja langsung berhenti,dan langsung berbalik meninggal kan dua wanita dan 1 mayat pria itu.


kedua wanita itu menangis tersedu-sedu dengan berpelukan,"mommy hiks aku tidak ingin hidup lagi!!aku sangat menjijikkan!!!"teriak nya dengan menangis histeris.

__ADS_1


"Jangan bicara begitu!!mommy sangat menyayangi mu,mommy pasti akan melakukan yang terbaik untuk mu"ucap sang ratu menangis dengan menangkup pipi putri nya itu dengan kedua tangan nya.


"tapi wanita itulah yang melakukan nya mom"ucap Zahra lagi.


seketika ekspresi sang ratu serius,"kau yakin?"tanya nya,yang di anggukkan oleh zahra.


"baiklah,mommy percaya pada mu,kamu tunggu di sini mama akan turun dan memberi nya pelajaran!"ucap sang ratu dengan ekspresi serius dan tegas tatapan mata nya sangat tajam.


"lihat saja hiks,aku pasti akan membuat mu lebih memalukan dari ini"ucap Zahra mengepal kedua tangan nya,memperhatikan punggung sang ibu yang mulai menghilang di balik pintu.


...


"eh itu dia!"ucap Pitter menunjuk ke arah belakang David,menunjuk Atalia yang menoleh kesana kemari.


David berbalik dan benar saja Atalia berdiri sendiri dengan menoleh ke sana kemari kemudian sudut bibir nya melengkung sempurna,ada perasaan lega bercampur bahagia di hatinya.


di saat bersamaan Atalia menangkap kedua orang itu dengan tatapan nya,sudut bibir nya melengkung kecil kemudian langsung menghampiri dua pria asia itu,dan melambaikan kedua tangan nya seperti sedang menyapa.


Namun tatapan David langsung berubah tajam pada nya,"darimana saja kau!!?"tanya nya memegang lengan Atalia dengan kuat.


David menyadari perbuatan nya,langsung melepas kan tangan Atalia dengan menepis nya,"baguslah,kita pulang saja"ucap David dengan cuek melewati Atalia yang tadinya berdiri di depan nya.


pitter menghela nafas,"mari nona,silah kan"ucap Pitter pada Atalia yang bengong.


Atalia menganggukkan kepala nya kemudian mengikuti langkah David yang lebar.


namun Sebelum Mereka keluar,tiba-tiba suara Ratu menggema di ruangan itu,menyita perhatian orang-orang.


"Berhenti!!"ucap nya dengan keras namun terdengar tegas,dan melangkah kan kaki nya dengan elegan ke arah David,Atalia,dan Pitter yang berhenti karna ucapan sang ratu.


"Kau ikut saya!"ucap sang ratu dengan wajah arogan dan tegas nya menatap tajam Atalia yang di samping David.

__ADS_1


David mengerut kan kening nya tidak suka dengan sikap Wanita yang di sebut ratu itu.


Melihat Atalia diam membuat sang ratu tak sabar dan langsung menarik tangan nya,namun David dengan sigap menahan tangan Atalia di sisi nya dan menatap sang ratu dengan tajam.


"Maaf jika ingin mengatakan apapun,katakan saja di sini"ucap David tanpa merasa takut sedikit pun pada Wanita yang berkuasa di inggris itu.


"Ini urusan penting"ucap sang ratu membalas tatapan David.


"Kalau tidak ada apa-apa lagi kami permisi"ucap David dengan suara dingin dan penuh penekanan,membuang tatapan nya.


"Jika kalian berani keluar, kalian akan tahu konsekuensi nya!!"ucap sang ratu mengepal tangan nya dengan menahan amarah nya.


"Oh,aku akan menunggu nya"ucap David tidak peduli dan langsung menarik tangan Atalia.


David kembali menghentikan langkah nya,"jika ada hal penting aku akan menunggu kalian di apertemen ku"ucap David dengan tegas,kemudian menatap Pitter.


Pitter mengerti kemudian memberi alamat apertemen David yang sekarang mereka tinggali.


Sang ratu itu menahan emosi nya,iya menerima nya dengan kasar dari tangan Pitter,iya menahan nya karna masih memandang keluarga Jhon yang memang terkenal besar,berkuasa dan kaya raya.


Atalia tertegun,setelah sekian lama iya hidup semenenjak iya menginjak umur 5 tahun,ini adalah pertama kali nya iya merasakan di lindungi dan di bela oleh seseorang,ada perasaan yang aneh di hati nya,bahkan sangat susah di jelas kan oleh nya sendiri.


Mata nya tak lepas dari siluet David yang tampan dengan wajah tegas tetap menarik tangan nya,''apa perasaan di lindungi begini?''gumam nya.


"aku tidak peduli apapun,meski identitas mu besar aku tidak peduli yang terpenting keadalian untuk putri ku,bahkan jika aku mati aku tidak akan melepas kan wanita yang sudah membuat putri ku seperti sekarang ini",gumam nya mengepal kuat kertas di tangan nya itu,kemudian berbalik melangkah kan kaki nya.


Atalia sedikit memutar kepala nya,melihat siluet Sang ratu yang marah,sudut bibir nya melengkung seperti senyum iblis,"tunggu kejutan selanjut nya"ucap nya dalam hati,kemudian kembali memutar kepala nya dengan pelan.


###


LIKE YA...

__ADS_1


KOMEN YA....


VOTE YAAA....😚


__ADS_2