RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
David merajuk


__ADS_3

Atalia membuka mata nya yang masih terasa berat,pada saat ia sudah membuka matanya terlihat jelas wajah David di depan matanya langsung.


''pa..pagi!",ucapnya dengan kaku terlebih saat melihat wajah David yang tampak datar sekarang.


David tidak menjawab sama sekali,ia menarik tangan nya yang di jadikan atalia sebagai bantalnya,dan langsung pergi begitu saja tanpa menoleh ke arah Atalia lagi.


Atalia tertegun melihat sikap David padanya,tapi ia tahu David pasti Masih marah padanya,ia duduk dan memikirkan apa yang harus ia lakukan agar david tidak lagi marah padanya.


''Tunggu dulu!"ucapnya tapi David Sama sekali tidak mendengar kan nya dan berlalu begitu saja keluar dari kamarnya.


Atalia adalah orang awam dalam hal itu,jadi ia tidak tahu apa yang harus di lakukan untuk membujuk David agar tidak lagi marah padanya,ia tahu itu adalah kesalahan nya.


***


hingga saat ia turun,Yoria dan tuan Albert sudah ada disana begitupun dengan David yang makan lebih dulu tapi tidak dengan Yoria dan tuan Albert.


"Atalia sayang kapan kamu pulang?kenapa ibu tidak tahu?"tanya Yoria sangat senang melihat Atalia sekaarang ada di sana tampak sehat tanpa kekurangan satu apapun.


"aku pulang larut malam Bu,jadi aku tidak tega menggangu!"ucap Atalia kemudian duduk di samping David.


"Ayo sayang makan,kau harus lebih mementingkan kesehatan dari apapun itu,kau membuat mama sangat khawatir dengan tiba-tiba pergi dan tidak pulang atau memberi kabar!"ucap Yoria membantu Atalia menyendokkan lauk dan sayuran ke piring Atalia.


Atalia tersenyum mengangguk kemudian mencuri pandangan melihat David yang sekarang tetap makan tanpa melihat ke arahnya,Atalia mengigit bibir atasnya tidak tahu harus bagaimana memulai berbicara dengan David.


"ayo sayang makan!"ucap Yoria yang melihat Atalia hanya diam saja.


Atalia lagi-lagi tersenyum dan mengangguk,''iya ma''ucapnya menyendokkan makanan kedalam mulut nya dengan sekali-sekali mencuri-curi pandang melihat David.


Tuan Albert melihat kedunya secara bergantian,"apa kalian ada masalah?"tanya nya membuat kedua nya saling menggelengkan kepala.


"lalu kenapa,papa lihat kalian tidak ada pembicaraan apapun!"ucap Tuan Albert lagi dengan bingung melihat keduanya.

__ADS_1


"kami tidak..."Ucap Atalia menggantung saat David memotong pembicaraan.


''aku sudah selesai,aku akan keperusahan sekarang!",ucap David bangkit dari tempat duduk nya membuat Atalia langsung melihat ke arahnya dan menghentikan pergerakan tangan nya.


",ke perusahan?kau benar-benar ingin ke perusahan!"tanya Tuan Albert terkejut dengan itu.


''benar,aku merasa bosan dan jenuh di sini tanpa melakukan apapun,tidak ada yang menarik!"ucap David membuat Atalia langsung tertegun.


Tuan Albert langsung melihat ke arah Atalia yang sekarang menunduk.


''David apa yang kau katakan!"ucap Tuan Abert tapi David tetap berjalan keluar.


"David bagaimana bisa kau mengatakan itu!"ucap Yoria melihat ke arah Atalia juga.


"tidak apa-apa ma,aku hanya bercanda saja aku pergi dulu ma pa !"ucap David kemudian keluar dari sana.


Atalia benar-benar merasa sesak dengan perlakuan dingin David padanya,ia berdiri dan mengikuti David dari belakang.


David seolah tidak mengetahui hal itu sehingga ia terus melangkah kan kaki untuk keluar dari rumah,hingga saat sudah jauh dari meja makan Atalia memanggilnya.


Atalia mempercepat langkah nya dan mendahului David,ia merentangkan tangan nya menghalangi jalan David,David tampak berdecak kesal ia ingin lewat dari sisi Atalia tapi Atalia bergeser tidak memberikan jalan pada David.


"jika kau benar-benar marah padaku!!jangan diam begitu,bicara saja marah lah padaku jangan mendiami ku begitu!",ucap nya dengan wajah sendu.


"aku harus segera pergi ke perusahan,minggirlah!"ucap David tapi Atalia sama sekali tidak mendengar nya ia terus menghalangi David.


''sampai kau memarahi ku,aku baru akan memberi mu jalan keluar!",ucap Atalia dengan berisi keras tidak membiarkan David lewat.


David tidak ingin melihat wajah Atalia sekarang,karna itu akan menggoyahkan nya untuk memberi pelajaran pada Atalia yang seenak nya pergi dan membuat nya was-was dan khawatir sampai ingin membuat nya mati karna berfiki hal yang tidak-tidak.


''aku minta maaf!!aku tahu aku salah!aku tidak akan melakukan nya lagi"ucapnya sekarang menyatukan tangan nya memohon pada David yang masih tidak mau melihat wajahnya.

__ADS_1


"kita bicarakan nanti saja!",ucapnya kemudian dengan cepat melewati Atalia,membuat Atalia sedih dengan sikap dingin David yang tidak seperti biasanya.


"dia benar-benar marah padaku!",gumam nya dengan sangat sedih.


***


sore hari David pulang lebih awal karna ia benar-benar merindukan Atalia,ia tidak tahan tidak melihat wajah Atalia sejak pagi hingga sore hari.


saat ia sampai kerumah,ia tertegun melihat Atalia yang membantu pelayan menyiapkan makan malam,seketika David goyah melihat hal itu,ia seperti melihat sosok Atalia sudah sebagai istrinya tampak keibuan!


melihat David sudah datang,Atalia langsung menghampiri nya,tapi dengan cepat David menghindari kontak mata dengan Atalia,ia harus melakukan nya sekali-sekali.


"aku sudah membantu bibik memasak,meskipun memang bukan masakan ku tapi aku membantu memasak!",ajak Atalia tapi David menolak dan pergi begitu saja sehingga membuat Atalia sangat sedih.


tapi jujur saja David tidak tega melihat wajah kecewa Atalia,saat ia menolak untuk makan padahal Atalia pasti sudah bekerja keras,aakh sungguh Atalia benar-benar membuat nya tidak sanggup untuk mendiami,memarahi,dan melihat wajah sedih itu!.


ia ingin berbalik dan menghabiskan semua makanan yang ada di atas meja,dan membuat Atalia tersenyum tapi ia harus bisa menahan itu semua dulu.


***


di sisi lain Italia terkejut melihat Pitter yang ada di depan perusahan Starg sekarang,ia sangat senang berfiki kalau Pitter meras diri nya sangat baik dan ingin membalas nya dengan mengajak nya makan malam.


tapi ia langsung terdiam saat melihat sosok wanita yang menghampiri Pitter dan tampak Pitter juga sepertinya memang menunggu nya,buktinya Pitter membukakan pintu untuk wanita itu dan mereka pergi dengan senyum ceria.


entah kenapa ada perasaan sakit di hati Italia,ia seperti merasa cemburu melihat Pitter dekat dengan wanita lain.


"ooh ayolah Italia,apa yang kau pikirkan!apa urusan nya dengan mu jika memang dia mempunyai kekasih!",gumam nya memarahi diri sendiri.


***


Atalia masuk ke kamar David dengan mengetuk nya lebih dulu,tapi karna tidak ada jawaban ia masuk sendiri terlihat David yang sedang duduk di atas ranjang berkutat dengan laptobnya.

__ADS_1


sungguh ia tidak bisa tahan dengan sikap dingin David padanya.


bersambung....


__ADS_2